Janice Tjen Cabut dari Asian Games 2026 demi Turnamen WTA 1000 di Beijing
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Janice Tjen, petenis putri peringkat dunia 36, mengumumkan pada Jumat, 11 September lewat Instagram bahwa ia tidak akan membela Merah Putih di Asian Games Aichi‑Nagoya 2026 karena harus berkompetisi di turnamen wajib WTA Tour di Beijing.
Alasan Penarikan Diri
Janice menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah pertimbangan matang. WTA menegaskan bahwa ia tidak mendapatkan pengecualian untuk mengikuti Asian Games, sementara turnamen WTA 1000 di Beijing bersifat mandatory dan berpotensi menimbulkan hukuman berupa denda, kehilangan poin, serta pemotongan bonus jika ia absen.
Dampak pada Karier
Sebagai atlet papan atas, Janice harus mematuhi kalender WTA yang meliputi Indian Wells, Miami, Madrid, dan Beijing. Ketidakhadirannya di Asian Games berarti ia kehilangan kesempatan membela Indonesia di panggung Asia, padahal sebelumnya ia telah mengukir medali di Asian Games 2022 serta SEA Games, dan berperan penting dalam promosi tim nasional di Billie Jean King Cup.
Penghargaan bagi Indonesia
Meski berat, Janice menegaskan rasa syukurnya atas setiap kesempatan mewakili Tanah Air, termasuk kebanggaan meraih medali dan membantu tim nasional. Ia tetap berkomitmen memberikan yang terbaik di turnamen internasional WTA demi meningkatkan profil tenis Indonesia.
Pertanyaan Terkait
Kenapa Janice tidak dapat ikut Asian Games? Karena kalender WTA mengharuskannya bermain di turnamen wajib WTA 1000 di Beijing, tanpa pengecualian.
Apa konsekuensi bila ia melewatkan turnamen WTA? Ia berisiko dikenai denda, kehilangan poin peringkat, serta pemotongan bonus akhir tahun.


