Debut Bersejarah! Como Pesta Gol 4-1 atas RB Leipzig, Cesc Fabregas Ukir Sejarah Liga Champions
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Como mengukir debut bersejarah di Liga Champions dengan membungkam wakil Jerman, RB Leipzig, 4-1 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Jumat (11/9) dini hari WIB. Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan pernyataan tegas bahwa I Lariani datang bukan untuk sekadar melengkapi panggung elite Eropa.
Sejak menit awal, tim asuhan Cesc Fabregas tampil menekan dan disiplin. Baru 15 menit laga berjalan, Como sudah membuka keunggulan. Martin Baturina menjadi pencetak sejarah: golnya adalah gol pertama Como di Liga Champions, mengubah skor menjadi 1-0.
Baturina tidak berhenti di situ. Pada menit ke-38, ia berperan sebagai kreator. Umpan terobosannya dikonversi Anastasios Douvikas menjadi gol kedua tuan rumah. Como menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Babak Kedua: Leipzig Bangkit, Como Menutup Pintu
Memasuki babak kedua, Como tetap garang. Sembilan menit setelah jeda, Assane Diao mencatatkan namanya di papan skor. Skor berubah 3-0 dan Stadion Giuseppe Sinigaglia bergemuruh.
Leipzig sempat memberi perlawanan. Empat menit berselang, Andrija Maksimovic memperkecil kedudukan memanfaatkan umpan Christopher Nkunku. Namun, momentum itu tidak berbuah gol tambahan.
Justru pada menit terakhir waktu normal, Maximo Perrone menutup pesta. Gelandang Argentina itu menyelesaikan umpan Nico Paz menjadi gol keempat. Como pun mengakhiri laga dengan kemenangan mengesankan 4-1.
Analisis: Debut yang Menggetarkan, Bukan Kebetulan
Sebagai pengamat, saya melihat kemenangan ini sebagai buah dari keberanian Fabregas menurunkan pemain muda dengan naluri menyerang tinggi. Baturina menjadi motor, Douvikas tajam, dan Perrone menunjukkan ketenangan di momen krusial. Leipzig memang bukan tim sembarangan, tetapi mereka dibuat tidak nyaman sepanjang laga.
Yang paling menarik, Como tidak hanya bertahan dan mengandalkan serangan balik. Mereka menguasai ritme, menekan tinggi, dan efisien di sepertiga akhir. Jika konsisten, I Lariani bisa menjadi kejutan paling menyegarkan di fase grup Liga Champions musim ini.
FAQ Terkait Berita Ini
Siapa pencetak gol pertama Como di Liga Champions? Martin Baturina, pada menit ke-15.
Berapa skor akhir Como vs RB Leipzig? Como menang 4-1 atas RB Leipzig.
Siapa pelatih Como dalam laga ini? Cesc Fabregas.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Panas Konflik Timur Tengah Picu Mundurnya Jadwal Piala Asia 2027

Usung Ambisi Besar di Umur 12 Tahun, Narantraya Jeihan Sabet Runner-up Piala Panglima TNI Menuju Porprov Jawa Barat

Judoka Muda Sashenka Persembahkan Medali Perunggu Historis bagi Indonesia di YOG Dakar
