Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Rp3 M untuk Emas Asian Games, Lantas Berapa Bonus Perak dan Perunggu? Ini Kata Menpora!

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Rp3 M untuk Emas Asian Games, Lantas Berapa Bonus Perak dan Perunggu? Ini Kata Menpora!
BAGIKAN:

Presiden Prabowo Subianto mengguncang dunia olahraga Tanah Air dengan janji bonus fantastis Rp3 miliar bagi atlet Indonesia yang sanggup menyabet emas di Asian Games 2026. Namun, pertanyaan besar pun menggelayut: berapa ganjaran bagi peraih perak dan perunggu? Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, buka suara di tengah euforia pelepasan kontingen ke Aichi-Nagoya, Rabu (9/9) di Istana Negara.

Dalam acara yang sarat semangat kebangsaan itu, Presiden hanya menyebutkan angka megah untuk emas, tanpa menyentuh podium di bawahnya. Padahal, perjuangan atlet meraih perak atau perunggu tak kalah heroik. Sebagai pengamat olahraga yang mengikuti denyut nadi prestasi atlet Indonesia, saya menilai kebijakan bonus yang transparan adalah bentuk penghargaan moral sekaligus motivasi jangka panjang.

Menpora: Fokus pada Pengumpulan Emas, Tapi Perak-Perunggu Tetap Dihitung

Erick Thohir menegaskan, besaran bonus untuk perak dan perunggu Asian Games 2026 belum diputuskan. Namun, ia memastikan nilainya akan berbeda dari bonus SEA Games 2025. "Untuk perorangan emas Rp3 miliar, nanti untuk beregu, ganda, ada hitungan tersendiri. Termasuk perak dan perunggu, kita lihat," ujarnya seusai pelepasan, dikutip dari detik.

Yang menarik, Menpora menyoroti logika penilaian multi-event internasional. "Ketika bertanding di luar negeri, yang dihitung adalah pengumpulan emas, bukan perak atau perunggu," katanya. Sebagai jurnalis yang meliput SEA Games dan Asian Games bertahun-tahun, saya paham betul bahwa perolehan emas menjadi barometer kejayaan negara. Namun, jangan lupa, perak dan perunggu adalah batu loncatan menuju emas di masa depan.

Perbandingan Bonus SEA Games 2025: Patokan Awal

Untuk memberi gambaran, Presiden Prabowo pernah memberikan bonus perak tunggal Rp315 juta dan perunggu Rp157 juta pada SEA Games 2025 lalu. Jika pola itu diterapkan, dengan skala Asian Games yang lebih bergengsi, angka tersebut berpotensi melonjak. Namun, Erick belum memastikan apakah menggunakan kelipatan atau formula baru.

Saya melihat, perbedaan signifikan antara emas dan perak bisa menjadi pemicu semangat sekaligus tantangan. Bayangkan, peraih emas mendapat Rp3 miliar—sebuah jumlah yang mengubah hidup. Atlet perak dan perunggu tentu menanti kepastian agar fokus bertanding tanpa beban pikiran. Transparansi dari pemerintah sangat dinanti, karena ini menyangkut kesejahteraan atlet dan masa depan olahraga nasional.

Dalam analisis saya, kebijakan bonus bukan sekadar uang, melainkan sinyal penghargaan atas pengorbanan fisik dan mental. Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan menjadi panggung pembuktian. Saya optimistis, dengan bonus besar dan dukungan penuh, atlet Indonesia mampu bersaing di tingkat Asia. Namun, pemerintah perlu segera mengumumkan rincian bonus perak dan perunggu agar target medali Indonesia tercapai tanpa polemik di tengah jalan.

Tak kalah penting, perhitungan bonus untuk cabang beregu dan ganda juga harus jelas. Jangan sampai atlet yang bertanding dalam tim merasa terabaikan. Saya berharap Kemenpora dan KONI duduk bersama merumuskan skema yang adil dan kompetitif, sehingga setiap keping medali memiliki nilai yang dihargai setimpal.

FAQ Terkait Berita Ini

Apakah bonus perak dan perunggu Asian Games 2026 sudah ditentukan?
Belum. Menpora Erick Thohir menyatakan masih dalam pembahasan dan akan diumumkan kemudian, dengan jaminan berbeda dari bonus SEA Games 2025.

Berapa bonus emas Asian Games 2026 untuk atlet Indonesia?
Presiden Prabowo telah menetapkan Rp3 miliar untuk perorangan peraih medali emas.

Apakah atlet beregu mendapat bonus yang sama?
Tidak. Menpora menjelaskan ada perhitungan khusus untuk beregu dan ganda, yang akan disesuaikan dengan jumlah atlet dan kontribusi.

Meow! Tanya Nesi!
😸