Pensiun dari Polri, Fadil Imran Curi Gim 21-19 Lawan Bagas/Apri di Pelatnas PBSI!
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Ketua Umum PBSI Fadil Imran membuka masa purnabakti dari Polri dengan aksi tak biasa: turun langsung ke lapangan dan menjajal pasangan ganda campuran baru, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (10/9). Sparring ini bukan sekadar seremonial. Fadil datang memantau persiapan atlet jelang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, sekaligus memberi pesan bahwa tensi kompetisi sudah naik.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Fadil berpasangan dengan Verrell Yustin Mulia. Pensiunan Komisaris Jenderal Polisi itu menggenggam raket dengan tangan kiri, gaya yang mengingatkan pada Lin Dan atau Flandy Limpele. Dari sisi taktik, ia cenderung menutup depan dan beberapa kali meraih poin dari netting. Smash-nya pun masih cukup tajam untuk individu berusia 58 tahun.
Bagas/Apri tidak selalu nyaman menerima pukulan silang Fadil. Skor sengit tak terhindarkan, dan Fadil menang dalam salah satu gim 21-19. Bagi pecinta bulu tangkis, momen ini menunjukkan bahwa kualitas kontrol dan penempatan bola tak selalu soal usia. Ada naluri bertanding yang tetap hidup.
Purnabakti Polri dan Fokus Asian Games
Fadil resmi pensiun per 30 Agustus 2026. Pangkat terakhirnya Komjen dengan jabatan Astamaops Polri. Pria kelahiran 14 Agustus 1968 itu purna tugas meski ada aturan baru soal perpanjangan masa kerja anggota Polri hingga usia 60 tahun. Regulasi baru yang disahkan DPR hanya berlaku untuk anggota Polri dengan tahun kelahiran mulai 1969. Artinya, Fadil dan rekan seumurannya mesti purna bakti di usia 58 tahun.
Di Fadil Imran, kita melihat figur yang tak benar-benar jauh dari lapangan. Ia datang ke Pelatnas PBSI Cipayung untuk memantau persiapan para atlet. Tim Badminton Indonesia mengirim 20 atlet, terdiri dari 10 putra dan 10 putri, di pesta olahraga level benua. Jadwal badminton Asian Games 2026 berlangsung di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi, pada 20-29 September 2026.
Setelah pelepasan kontingen Indonesia di Istana Negara, Rabu (9/9), Fadil menegaskan target di ajang pesta olahraga benua Asia. Kita target dari Kemenpora satu emas, satu emas beregu putra, kata Fadil. Target itu terasa terukur, tetapi juga menuntut ketajaman strategi, terutama di sektor beregu putra yang persaingannya selalu brutal.
FAQ Terkait Berita Ini
Siapa yang dijajal Fadil Imran di Pelatnas PBSI Cipayung?
Fadil menjajal pasangan ganda campuran baru, Bagas Maulana/Apriyani Rahayu, bersama Verrell Yustin Mulia.
Apa hasil sparring Fadil Imran?
Skor berlangsung sengit. Fadil menang dalam salah satu gim dengan skor 21-19.
Mengapa Fadil Imran datang ke Pelatnas?
Ia memantau persiapan atlet Indonesia jelang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dan menegaskan target satu emas beregu putra.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Judoka Muda Sashenka Persembahkan Medali Perunggu Historis bagi Indonesia di YOG Dakar

Sassuolo Terjun Bebas: Jay Idzes dkk Terancam Masuk Zona Degradasi usai Raih 1 Poin dari 6 Laga

Klasik PSMS vs Persija Pembuka: Duel Bersejarah Kembali di League Cup 2026/2027
