Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Minta Anak yang Sudah di Tangan? Minola Sebayang Pertanyakan Urgensi Rekonvensi Hak Asuh Sarwendah

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: KapanLagi
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Minta Anak yang Sudah di Tangan? Minola Sebayang Pertanyakan Urgensi Rekonvensi Hak Asuh Sarwendah
BAGIKAN:

Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mempertanyakan urgensi gugatan rekonvensi hak asuh anak yang diajukan Sarwendah. Ia menilai permohonan itu janggal karena hak asuh ketiga anak saat ini justru sudah berada di tangan Sarwendah. Pernyataan itu disampaikan Minola di kantornya, Kamis (10/9/2026).

‘Saya nggak mengerti ya, apa tema atau urgensi dari gugatan rekonvensi tersebut. Urgensinya apa? Karena kita menggugat hak asuh anak itu wajar, karena saat ini hak asuh anak itu ada pada S,’ ujar Minola.

Menurutnya, jika tujuan Sarwendah adalah merespons gugatan pihak Ruben, ia cukup membantah dalil-dalil dalam berkas perkara. Tidak ada kebutuhan untuk meminta kembali hak asuh yang sudah berada pada pihaknya.

Logika yang Dipertanyakan

Minola menyoroti kejanggalan permohonan tersebut. ‘Kalau kemudian ada rekonvensi untuk meminta anak itu hak asuhnya jatuh ke dia, loh bukannya udah sama dia hak asuh anak? Coba secara logika berpikir anak ada pada dia kok minta lagi? Kan ini nggak masuk akal. Harusnya dia tetap bertahan, bukan meminta. Masa meminta sesuatu yang ada dalam kekuasaannya,’ jelasnya.

Ia menegaskan, gugatan hak asuh dari pihak Ruben diajukan karena kesepakatan dalam Akta 39 tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Akta 39 dan Keluhan soal Waktu Bersama Anak

Salah satu poin yang disorot adalah komitmen soal waktu Ruben dapat tinggal bersama anak-anak selama 2 hingga 3 hari. Menurut Minola, komitmen itu belum dipenuhi.

‘Karena kita melihat hak asuh anak yang ada pada S itu tidak berjalan sebagaimana seharusnya, tidak berjalan sebagaimana idealnya,’ katanya.

‘Idealnya itu dia harus menaati komitmen yang tertuang dalam Akta 39, dengan memberikan waktu bukan hanya bertemu leluasa, tapi juga waktu untuk tinggal bersama 2-3 hari dengan Ruben. Tapi itu tidak terlaksana,’ sambungnya.

Sorotan Live TikTok dan Lingkungan Anak

Selain soal pelaksanaan komitmen, Minola menyampaikan kekhawatiran Ruben terhadap lingkungan tumbuh kembang anak-anak. Ia menyinggung dugaan keterlibatan anak dalam aktivitas komersial tanpa persetujuan ayahnya.

‘Dari awal Ruben sudah komplain, tidak setuju kalau anak-anak ini dilibatkan dalam siaran langsung jualan di TikTok. Masa sih orang dewasa minta bantuin jualan sama anak di bawah umur tanpa izin dari ayahnya? Belum lagi mempertontonkan bahasa tubuh yang menjurus ke hal-hal yang tidak senonoh di hadapan anak,’ ungkap Minola.

Kekhawatiran itu, menurutnya, berkaitan dengan batasan peran anak dalam aktivitas orang dewasa serta perlunya persetujuan orang tua.

Rekonvensi dan Pertarungan Persepsi

Di sisi lain, Minola menilai gugatan rekonvensi yang diajukan Sarwendah memuat hal-hal yang berpotensi memojokkan kliennya. Ia menyebut ada isu yang disinggung, mulai dari persoalan utang hingga tudingan perilaku buruk.

‘Kecuali patut diduga hanya ingin menampilkan hal-hal yang menjelek-jelekkan klien kami, Ruben. Tapi nggak apa-apa, itu hak pilihan dari masing-masing pihak untuk menempuh upaya hukum dengan cara berbeda. Kami hormati, nanti semuanya tergantung pada pembuktian dan pertimbangan majelis hakim di persidangan,’ pungkasnya.

Sebagai pengamat budaya pop, saya melihat duel ini bukan sekadar perkara legal. Ada adu narasi soal peran orang tua, batas eksploitasi anak di ruang digital, dan bagaimana konflik privat dibawa ke panggung publik. Publik pun dibuat menunggu: apakah rekonvensi ini murni langkah hukum atau bagian dari strategi persepsi?

FAQ Terkait Berita Ini

Apa yang dimaksud rekonvensi hak asuh? Rekonvensi adalah gugatan balik yang diajukan pihak tergugat dalam perkara perdata. Dalam kasus ini, Sarwendah mengajukan permohonan terkait hak asuh anak.

Mengapa Minola Sebayang mempertanyakan urgensi gugatan? Karena hak asuh ketiga anak saat ini sudah berada pada Sarwendah. Menurutnya, tidak logis meminta kembali sesuatu yang sudah ada dalam kekuasaannya.

Apa inti kekhawatiran Ruben Onsu? Ruben menyoroti pelaksanaan komitmen dalam Akta 39, termasuk waktu tinggal bersama anak selama 2-3 hari, serta keterlibatan anak dalam siaran langsung jualan di TikTok tanpa persetujuan ayahnya.

BERITA TERKAIT (Selebriti)

Meow! Tanya Nesi!
😸