Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Jangan Nonton Sendirian! 12 Film Bertema Banjir Besar dan Tsunami yang Bikin Deg-degan

SelebritiRio DewantaraRio DewantaraSumber: KapanLagi
Rio Dewantara
Rio Dewantara
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Jangan Nonton Sendirian! 12 Film Bertema Banjir Besar dan Tsunami yang Bikin Deg-degan
BAGIKAN:

Film bertema banjir besar dan tsunami tidak pernah kehilangan magnet bagi penonton Indonesia. Lewat drama, ketegangan, dan perjuangan epik, genre ini menawarkan adrenalin sekaligus renungan tentang kerapuhan manusia di hadapan alam. Dari kota yang terendam hingga dunia yang nyaris tenggelam, berikut 12 rekomendasi film yang wajib masuk daftar tonton.

Daya tarik utama film bencana terletak pada visual memukau dan narasi yang menguras emosi. Heroisme, pengorbanan, hingga sisi gelap manusia muncul saat situasi ekstrem. Tidak heran, tema bertahan hidup selalu relevan dan mudah memicu diskusi.

Dari Buaya hingga Hiu, Ini Deretan Filmnya

The Flood memadukan bencana banjir dengan horor hewan buas. Ketika badai besar menerjang Louisiana, sekelompok narapidana dan penjaga terjebak di tengah banjir. Situasi makin berbahaya setelah kawasan tersebut dipenuhi buaya lapar. Perjuangan keluar dari bangunan yang tergenang air berubah menjadi pertarungan hidup dan mati.

Flood menggambarkan London yang menghadapi ancaman banjir dahsyat akibat gelombang badai dan pasang tinggi. Para ahli, petugas keamanan, serta pemerintah berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan jutaan warga. Ketika pertahanan kota gagal menahan air, sejumlah karakter harus bertahan sekaligus mencari jalan keluar dari London yang mulai terendam.

Thrash menghadirkan kombinasi banjir, badai, dan serangan hiu. Sebuah kota di Carolina Selatan diterjang badai kategori lima hingga air dengan cepat menggenangi berbagai kawasan. Situasi berubah menjadi mimpi buruk ketika hiu ikut masuk ke wilayah yang terendam. Para penyintas harus mencari cara menyelamatkan diri dari banjir sekaligus menghindari predator yang mengintai di air.

Crawl mengikuti Haley yang berusaha menyelamatkan ayahnya ketika badai besar menyebabkan banjir di Florida. Keduanya justru terjebak di ruang bawah rumah yang semakin dipenuhi air. Ancaman semakin serius karena banjir membawa sejumlah buaya ke sekitar rumah. Perjuangan bertahan hidup pun menjadi semakin menegangkan karena mereka harus melawan alam sekaligus predator.

The Day After Tomorrow menggambarkan bencana iklim ekstrem yang menyebabkan berbagai wilayah dunia mengalami perubahan cuaca drastis. Banjir besar melanda sejumlah kota sebelum suhu turun secara ekstrem dan membuat manusia harus bertahan dalam kondisi membeku. Di tengah kekacauan tersebut, seorang ilmuwan berusaha menemukan anaknya yang terjebak di New York dan bertahan menghadapi cuaca ekstrem.

2012 mengisahkan serangkaian bencana alam yang melanda dunia, termasuk gempa dahsyat dan tsunami. Kehidupan manusia berubah menjadi perjuangan untuk bertahan hidup. Film ini mengikuti Jackson Curtis dan keluarganya yang berusaha mencapai tempat aman di tengah kehancuran global. Gelombang besar, bangunan runtuh, serta kepanikan manusia membuat perjalanan mereka semakin penuh bahaya.

The Great Flood adalah film Korea Selatan yang menghadirkan dunia dilanda banjir besar hingga mengancam kelangsungan hidup manusia. Cerita mengikuti seorang peneliti dan anaknya yang terjebak dalam situasi penuh bahaya. Selain menghadapi air yang terus naik, kisahnya berkembang menjadi cerita fiksi ilmiah tentang teknologi, kecerdasan buatan, serta perjuangan manusia mempertahankan kehidupan.

The Impossible, terinspirasi dari pengalaman nyata keluarga María Belón, menceritakan perjuangan sebuah keluarga ketika tsunami Samudra Hindia 2004 menghantam Thailand. Setelah terpisah oleh gelombang besar, mereka berusaha menemukan satu sama lain di tengah kehancuran. Film ini tidak hanya menampilkan kedahsyatan tsunami, tetapi juga menggambarkan kekuatan keluarga dan harapan untuk bertahan.

Haeundae berlatar di Haeundae, Busan, yang menghadapi ancaman tsunami besar. Ketika gelombang dahsyat menghantam kawasan pesisir, masyarakat harus berusaha menyelamatkan diri dalam waktu singkat. Ceritanya tidak hanya menonjolkan kehancuran akibat bencana, tetapi juga memperlihatkan hubungan keluarga, pengorbanan, dan keberanian orang-orang yang berusaha melindungi satu sama lain.

Noah mengangkat kisah banjir besar dalam perspektif epik dan religius. Nuh mendapat tugas membangun bahtera untuk menyelamatkan keluarganya serta berbagai jenis hewan dari banjir yang akan melanda dunia. Di tengah persiapan tersebut, ia harus menghadapi ancaman dari manusia lain yang berusaha mendapatkan tempat di dalam bahtera.

Bacaan Sholat Delisa mengambil latar bencana tsunami Aceh 2004 dan mengikuti kisah Delisa, seorang anak yang harus menghadapi kehilangan serta perubahan besar dalam hidupnya. Di tengah kehancuran akibat tsunami, Delisa berusaha bertahan bersama orang-orang di sekitarnya. Ceritanya lebih menonjolkan sisi emosional, keluarga, keimanan, dan ketabahan menghadapi bencana.

Satu lagi, film China yang menggabungkan aksi dan bencana dengan latar operasi khusus ketika wilayah perbatasan dilanda hujan deras dan banjir. Sebuah tim harus menghadapi situasi berbahaya sambil menjalankan misi. Ancaman alam menjadi salah satu tantangan yang membuat perjalanan mereka semakin sulit, sehingga unsur survival terasa kuat sepanjang cerita.

Analisis Nadia Putri: Mengapa Kita Selalu Tertarik pada Film Bencana?

Sebagai pengamat budaya pop, saya melihat film bencana bukan sekadar tontonan visual. Ia adalah cermin kecemasan kolektif kita terhadap perubahan iklim, urbanisasi, dan ketidakpastian. Ketika layar menampilkan air yang terus naik, penonton diajak merenung: seberapa siap kita menghadapi krisis? Namun, di balik itu, ada harapan yang selalu dijual, yakni keluarga, keberanian, dan solidaritas. Itulah mengapa genre ini tidak pernah benar-benar surut.

FAQ Terkait Berita Ini

Apa saja film survival bertema banjir besar? Beberapa di antaranya The Flood, Flood, Crawl, The Great Flood, Haeundae, The Impossible, dan Bacaan Sholat Delisa.

Film apa yang mengangkat kisah tsunami berdasarkan kejadian nyata? The Impossible terinspirasi dari pengalaman keluarga yang selamat dari tsunami Samudra Hindia 2004. Sementara Bacaan Sholat Delisa berlatar tsunami Aceh 2004.

Film mana yang menampilkan banjir sekaligus ancaman predator? Crawl dan The Flood menjadi pilihan menarik karena banjir dalam kedua film tersebut diperburuk oleh kehadiran buaya. Sementara Thrash menghadirkan ancaman hiu di tengah wilayah yang dilanda banjir.

Meow! Tanya Nesi!
😸