Haaland Jeritkan Senjata Baru Man City! Bouaddi Disebut Permata, Tapi Ada Satu Catatan Kecil!
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Manchester, Indonesia – Erling Haaland tak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Di tengah hiruk-pikuk persaingan Liga Champions, bomber haus gol itu justru menyorot satu nama anyar di skuat Manchester City: Ayyoub Bouaddi. Pemain muda Maroko yang baru dua pekan berseragam The Citizens itu langsung mendapat pujian setinggi langit dari sang mega bintang, bahkan disebut sebagai 'permata' baru yang siap menjadi pembeda di semua kompetisi musim ini.
Pujian itu terlontar usai laga matchday kedua fase grup Liga Champions, di mana City menang meyakinkan 2-0 atas FC Porto. Bouaddi yang tampil sebagai starter menjalani debut gemilang. Haaland, yang biasanya lebih sering bicara dengan gol, kali ini buka suara soal rekan setim barunya itu dengan nada antusias. "Menurut saya, dia bermain sangat bagus. Dalam beberapa pekan terakhir saat latihan, saya sampaikan kepada pimpinan klub bahwa dia tampil luar biasa; jadi menurut kami memiliki permata di sini," ujar Haaland dikutip dari Metro.
Bouaddi, Bukan Sekadar Rekrutan Biasa
Bagi Dimas Pratama, ini bukan sekadar basa-basi. Haaland adalah tipe pemain yang blak-blakan. Ketika ia memuji, itu artinya ada kualitas istimewa. Bouaddi, yang didatangkan dari Lille, menunjukkan ketenangan di atas rata-rata. Pelatih Enzo Maresca pun ikut melempar pujian. "Dari pemain seperti Erling, Ruben Dias, Mateo Kovacic, kami mengharapkan kontrol permainan, namun Ayyoub sama sekali tidak terlihat panik. Dia tampil sangat baik dan performanya luar biasa," ujar juru taktik asal Italia itu.
Yang menarik, Haaland menyelipkan kritik ringan yang justru menunjukkan chemistry sedang terbangun. "Dia seharusnya mengoper bola kepada saya saat saya bebas tanpa kawalan. Saya sempat agak kesal, jadi saya akan bilang kepadanya sekarang juga; dia bermain bagus, kecuali soal operan itu!" celetuk Haaland sambil tertawa. Ini sinyal positif: seorang striker haus gol yang sudah mulai 'menuntut' umpan dari pemain baru, artinya kepercayaan sudah terbangun di atas lapangan.
Dampak Taktis untuk Skema Maresca
Kehadiran Bouaddi memberi dimensi baru di lini tengah City. Dengan kemampuan membaca permainan dan distribusi bola yang tenang, ia bisa menjadi pelapis ideal bagi peran Rodri atau bahkan partner duet di laga-laga padat. Maresca, yang dikenal dengan filosofi penguasaan bola, pasti tersenyum lebar melihat pemain muda yang tak grogi di pentas Eropa. Dalam dua pekan, Bouaddi sudah menunjukkan adaptasi cepat, dan jika Haaland sudah 'memanggil-manggil' umpan, ini pertanda sang pemain sudah masuk dalam ritme tim.
Bagi pecinta sepak bola Indonesia, ini adalah momen menarik untuk menyaksikan bagaimana Manchester City membangun kedalaman skuat. Dengan jadwal padat di Premier League, FA Cup, dan Liga Champions, Bouaddi bisa menjadi kunci rotasi yang membuat The Citizens tetap kompetitif di semua front. Haaland sendiri tak ragu menyebut timnya memiliki senjata baru, dan senjata itu bernama Ayyoub Bouaddi.
FAQ Terkait Berita Ini
1. Siapa Ayyoub Bouaddi?
Ayyoub Bouaddi adalah pemain muda asal Maroko yang baru direkrut Manchester City dari Lille pada bursa transfer terakhir. Ia berposisi sebagai gelandang tengah dan baru menjalani debut di Liga Champions.
2. Mengapa Haaland memuji Bouaddi?
Haaland memuji performa Bouaddi yang dinilai luar biasa saat latihan dan dalam debutnya melawan Porto. Ia menyebut Bouaddi sebagai 'permata' karena ketenangan dan kualitas tekniknya yang jarang dimiliki pemain seusianya.
3. Apa dampak Bouaddi bagi Manchester City?
Bouaddi memberikan opsi segar di lini tengah, terutama untuk rotasi di kompetisi padat. Kehadirannya bisa menjadi pelapis atau partner bagi Rodri, dan menambah kedalaman skuat yang sangat dibutuhkan untuk meraih gelar di semua ajang.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Judoka Muda Sashenka Persembahkan Medali Perunggu Historis bagi Indonesia di YOG Dakar

Sassuolo Terjun Bebas: Jay Idzes dkk Terancam Masuk Zona Degradasi usai Raih 1 Poin dari 6 Laga

Klasik PSMS vs Persija Pembuka: Duel Bersejarah Kembali di League Cup 2026/2027
