Mbappe Klaim Bakal Angkat Trofi Ballon d'Or 2026, Legenda Prancis Naik Pitam: 'Kekanak-kanakan!'
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Striker haus gol Real Madrid, Kylian Mbappe, bikin geger jagat sepak bola Eropa! Bukan karena aksi spektakuler di lapangan hijau, melainkan pernyataan pedasnya yang mengaku bakal mengangkat trofi Ballon d'Or 2026. Sang kapten timnas Prancis ini bahkan masuk daftar nominasi penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola tersebut, yang akan diumumkan di London, Inggris, pada Oktober mendatang.
Mbappe, yang hingga kini belum pernah mencicipi gelar Ballon d'Or, tak segan menyuarakan keyakinannya. "Saya merasa bisa memenangi itu tahun ini, jadi saya tidak menjauhkan diri dari hal itu," tegas Mbappe kepada France Football, menunjukkan mentalitas juara yang ia bangun sejak kecil.
Tekanan Besar di Pundak Mbappe
Sebagai ujung tombak Los Blancos, Mbappe sadar betul bahwa bermain untuk Real Madrid menuntut standar tertinggi. Dalam sesi wawancaranya, ia menyinggung deretan megabintang yang pernah mengangkat trofi bola emas semasa berseragam putih-putih: Ronaldo Nazario, Fabio Cannavaro, Cristiano Ronaldo, Luka Modric, hingga Karim Benzema. "Saya selalu berpikir saya yang terbaik [pemain di dunia], tapi setiap orang punya pendapatnya masing-masing. Mungkin orang mempunyai pemikiran berbeda. Saya rasa ini bukan diskusi yang perlu kita lakukan," tutur Mbappe, mencoba meredam perdebatan.
Namun, pernyataan itu justru menjadi bumerang. Legenda hidup timnas Prancis, Christophe Dugarry—pemenang Piala Dunia 1998—turun gunung melontarkan kritik pedas. Baginya, sikap Mbappe mencerminkan individualisme berlebih di era sepak bola modern.
Dugarry: 'Daripada Bicara Trofi Individu, Bicara Trofi Tim!'
Dugarry tak tanggung-tanggung melabeli Mbappe dengan kata-kata tajam. "Untuk secara terbuka meminta penghargaan individu seperti itu, menurut saya itu kekanak-kanakan dan menyedihkan. Tidak ada gunanya memintanya, terutama sebagai kapten tim nasional Anda," cetus Dugarry, dikutip dari RMC Sport.
Mantan striker Barcelona dan Chelsea itu menyarankan agar Mbappe lebih fokus pada pencapaian kolektif. "Sepak bola menjadi semakin individualistis, dan sering kali hal itu membuat saya muak. Daripada berbicara tentang diri Anda sendiri dan penghargaan individu, Anda harus berbicara tentang tim, tentang berbagi kesuksesan, dan tentang trofi yang tidak Anda menangkan tetapi ingin Anda menangkan bersama," papar Dugarry.
Analisis: Mental Pemenang atau Arogansi?
Sebagai pengamat sepak bola, saya melihat ada dua sisi mata uang dalam polemik ini. Di satu sisi, keyakinan diri adalah modal utama seorang pesepak bola kelas dunia. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pun tak pernah ragu menyebut diri mereka yang terbaik. Namun di sisi lain, sebagai kapten timnas, pernyataan Mbappe bisa dianggap kurang bijak. Sepak bola adalah olahraga tim—seindah apa pun trofi Ballon d'Or, ia tak akan pernah sebermakna mengangkat trofi Piala Dunia atau Liga Champions bersama rekan-rekan setim. Mbappe perlu belajar membedakan antara confidence dan arrogance. Karena pada akhirnya, trofi individu hanyalah cerminan kecil dari trofi tim yang lebih agung.
FAQ Terkait Berita Ini
1. Kapan pengumuman pemenang Ballon d'Or 2026 dilakukan?
Pengumuman pemenang Ballon d'Or 2026 akan digelar di London, Inggris, pada bulan Oktober mendatang.
2. Apakah Kylian Mbappe pernah memenangkan Ballon d'Or sebelumnya?
Hingga saat ini, Mbappe belum pernah memenangkan trofi Ballon d'Or sepanjang karier profesionalnya.
3. Siapa Christophe Dugarry dan mengapa ia mengkritik Mbappe?
Christophe Dugarry adalah legenda timnas Prancis pemenang Piala Dunia 1998. Ia mengkritik Mbappe karena menilai pernyataan Mbappe soal Ballon d'Or terlalu individualistis dan tidak pantas diucapkan oleh seorang kapten tim nasional.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Park Hang Seo Bentrok dengan Suporter Thailand Diduga Akibat Ejekan Rasial

Jack Miller Kritik Keputusan MotoGP Qatar, Sebut Mayoritas Pembalap Tidak Ingin Ikut Balapan

MotoGP 2026: Duel Marquez vs Martin, Acosta & Bezzecchi Masih Buka Peluang
