Rabu, 4 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Erupsi Gunung dan Banjir Gempur Perjalanan Tim Indonesia ke Asian Games, Okto: Kita Harus Keluar sebagai Pemenang!

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Erupsi Gunung dan Banjir Gempur Perjalanan Tim Indonesia ke Asian Games, Okto: Kita Harus Keluar sebagai Pemenang!
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Perjuangan kontingen Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dimulai dari ujian alam yang tak terduga.
  • Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau memaksa penutupan bandara dan mengubah total rute keberangkatan para atlet.
  • Namun, berkat kolaborasi cepat antara tim Chef de Mission (CdM), NOC, dan Kemenpora, rombongan akhirnya diterbangkan melalui jalur darat ke Surabaya, lalu Singapura, sebelum menuju Nagoya.

Perjuangan kontingen Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dimulai dari ujian alam yang tak terduga. Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengungkapkan bahwa erupsi Gunung Anak Krakatau memaksa penutupan bandara dan mengubah total rute keberangkatan para atlet. Namun, berkat kolaborasi cepat antara tim Chef de Mission (CdM), NOC, dan Kemenpora, rombongan akhirnya diterbangkan melalui jalur darat ke Surabaya, lalu Singapura, sebelum menuju Nagoya. Tantangan belum usai: banjir di Nagoya turut menghambat jadwal latihan, termasuk persiapan tim tim basket Indonesia. Okto menegaskan, sebagai bangsa besar, Indonesia tidak akan surut dan justru harus keluar sebagai pemenang.

Perjalanan yang seharusnya mulus ini berubah menjadi operasi darurat ketika erupsi Anak Krakatau membuat bandara terdekat tak beroperasi. Okto menjelaskan, para atlet yang sudah siap bertolak terpaksa diarahkan ke Surabaya. "Berkat kecekatan dan soliditas antara CdM, NOC, serta Kemenpora, para atlet akhirnya berhasil diberangkatkan lewat Surabaya demi mematuhi agenda yang sudah ditentukan," ujarnya di Wisma Serbaguna, Senayan, usai pengukuhan Tim Indonesia, Rabu (9/9).

Banjir di Nagoya, Latihan Basket Terganggu

Setibanya di Jepang, badai lain menghampiri. Banjir yang melanda wilayah Nagoya ikut mengganggu jadwal persiapan, terutama bagi tim basket Indonesia yang semestinya sudah memulai latihan intensif. Okto mengakui, "Setibanya di Nagoya, kami menghadapi kendala lain berupa banjir yang membuat jadwal latihan tim basket sedikit terhambat." Namun, NOC dan CdM terus berkomunikasi dengan panitia lokal dan pemerintah setempat untuk mencari solusi terbaik.

Sebagai pengamat olahraga, saya melihat ini bukan sekadar ujian logistik, tapi juga mental. Tim Indonesia sedang diuji di level tertinggi—bukan hanya oleh kekuatan lawan, tapi oleh alam itu sendiri. Dan respon yang cepat, fleksibel, serta koordinasi yang apik adalah modal utama untuk tetap kompetitif.

Prioritas Tetap pada Atlet dan Optimisme Menyongsong Arena

Okto memastikan bahwa pelayanan terhadap atlet adalah prioritas mutlak. Setiap perubahan skema perjalanan dan persiapan akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. "Sebagai bangsa yang besar, kita tidak akan pernah surut hanya karena tantangan-tantangan ini. Kuncinya, kita harus keluar sebagai pemenang," tegasnya dengan penuh keyakinan. Ia berharap perjuangan para atlet di Asian Games 2026 dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia di tengah berbagai cobaan yang sedang dihadapi.

Menurut analisis saya, situasi ini justru bisa menjadi pemantik semangat—saat semua berjalan mulus, semangat juang terkadang tumpul. Namun, ketika dihadapkan pada rintangan beruntun, mental pemenang terasah. Saya yakin, para atlet yang sudah melalui jalan panjang ini akan tampil dengan determinasi ekstra. Asian Games bukan hanya soal medali, tapi juga soal bagaimana kita menaklukkan ketidakpastian.

FAQ Terkait Berita Ini

  • Apa penyebab utama kendala perjalanan Tim Indonesia ke Asian Games 2026? Erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutup bandara, sehingga rombongan harus dialihkan melalui jalur darat ke Surabaya lalu terbang ke Singapura dan Nagoya.
  • Bagaimana kondisi persiapan tim basket Indonesia di Nagoya? Banjir sempat mengganggu jadwal latihan, namun NOC dan CdM terus berkoordinasi dengan panitia lokal untuk memastikan latihan tetap berjalan.
  • Apa sikap NOC Indonesia menghadapi kendala ini? Okto menegaskan bahwa pelayanan atlet tetap prioritas dan Indonesia tidak akan surut, dengan tujuan akhir keluar sebagai pemenang.
Meow! Tanya Nesi!
😸