Beregu Putra Siap Pecahkan Rekor? Ini Target Emas PBSI di Asian Games 2026!
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Jakarta – Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) memasang target ambisius di Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang. Ketua Umum PBSI, Fadil Imran, dengan tegas menargetkan satu medali emas dari sektor beregu putra sebagai wujud pemenuhan harapan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
"Kita target dari Kemenpora satu emas, beregu putra," ujar Fadil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (9/9). Pernyataan ini sekaligus menjawab rasa penasaran publik terhadap strategi bulu tangkis Indonesia di ajang multicabang terbesar Asia tersebut.
Deretan Nama Andalan di Sektor Putra
PBSI telah mengumumkan daftar 20 pemain yang akan berlaga, terdiri dari 10 putra dan 10 putri. Untuk tim beregu putra, nama-nama seperti Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Muhamad Yusuf, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Nikolaus Joaquin, dan Amri Syahnawi menjadi andalan. Fadil menyebut bahwa kombinasi pemain senior dan junior ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda.
"Kami percaya pada kualitas para pemain. Jonatan dan Fajar adalah tulang punggung yang sudah teruji, sementara Alwi dan Zaki adalah wajah masa depan yang siap memberikan kejutan," ujar pengamat yang akrab dengan dinamika tim ini.
Tantangan dan Strategi Persiapan
Fadil menegaskan bahwa tidak ada kendala berarti dalam persiapan menuju Asian Games 2026. Hanya saja, PBSI harus jeli memilih turnamen pemanasan agar para atlet tidak kelelahan. Ini menjadi kunci agar performa puncak bisa tetap terjaga saat babak kualifikasi hingga final bergulir pada 20–29 September mendatang.
Dari sisi taktik, beregu putra memiliki keunggulan di nomor tunggal dan ganda. Kehadiran Jonatan Christie di tunggal pertama, ditopang Alwi Farhan yang sedang moncer, menjadi senjata utama. Sementara di ganda, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin siap memberikan poin krusial. Namun, persaingan dari negara-negara seperti China, Jepang, dan India diprediksi sangat ketat. Kunci sukses adalah konsistensi dan mental juara di setiap partai.
Komposisi Tim Putri dan Ganda Campuran
Di sisi putri, PBSI mengandalkan Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Mutiara Ayu Puspitasari, serta ganda putri Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Untuk ganda campuran, pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah dan Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti juga siap memberikan perlawanan sengit.
Meski target emas hanya di beregu putra, bukan berarti sektor lain dilepas begitu saja. Pelatih dan manajemen tim terus mematangkan strategi agar setiap nomor mampu merebut medali, setidaknya untuk memperbaiki raihan perolehan medali dari edisi sebelumnya.
Analisis: Peluang dan Ancaman
Sebagai pengamat olahraga, saya melihat target satu emas ini realistis namun penuh tantangan. Beregu putra Indonesia memiliki kedalaman skuat yang mumpuni, terutama di tunggal dan ganda putra. Namun, format beregu di Asian Games sering kali menghadirkan kejutan karena tekanan mental dan rotasi pemain. Kekuatan utama adalah pengalaman Jonatan dan ketajaman Alwi yang sedang naik daun. Ancaman terbesar datang dari tuan rumah Jepang yang bermain di depan publik sendiri, serta China yang selalu haus gelar.
Yang perlu diwaspadai adalah faktor kelelahan dan cedera. Oleh karena itu, keputusan PBSI untuk mengatur jadwal turnamen menjadi langkah bijak. Jika para pemain bisa tampil dalam kondisi prima dan taktik rotasi berjalan mulus, bukan tidak mungkin emas beregu putra akan kembali menghiasi leher pebulutangkis Indonesia, seperti yang pernah diraih di era kejayaan lalu.
FAQ Terkait Berita Ini
1. Kapan Asian Games 2026 akan berlangsung?
Asian Games 2026 diadakan di Aichi-Nagoya, Jepang, mulai 19 September hingga 4 Oktober 2026. Cabang bulu tangkis digelar pada 20–29 September.
2. Siapa saja pemain andalan beregu putra Indonesia?
Andalan utama adalah Jonatan Christie (tunggal), Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (ganda), serta pemain muda seperti Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah.
3. Mengapa PBSI hanya menargetkan emas dari beregu putra?
Target ini merupakan amanat dari Kemenpora, dan PBSI menilai sektor beregu putra memiliki peluang terbaik berdasarkan komposisi pemain dan performa terkini. Namun, semua nomor tetap berusaha maksimal untuk meraih hasil terbaik.


