Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Baskara Putra Jujur: 'Vas Bunga' Lomba Sihir Terinspirasi Gaya Vokal Cholil Mahmud, 'Berasa Banget!'

SelebritiRio DewantaraRio DewantaraSumber: KapanLagi
Rio Dewantara
Rio Dewantara
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Baskara Putra Jujur: 'Vas Bunga' Lomba Sihir Terinspirasi Gaya Vokal Cholil Mahmud, 'Berasa Banget!'
BAGIKAN:

Baskara Putra, vokalis Lomba Sihir, mengaku sengaja meniru gaya bernyanyi Cholil Mahmud dari Efek Rumah Kaca dalam lagu terbaru mereka, 'Vas Bunga'. Pengakuan ini ia sampaikan di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2024), usai merasakan langsung proses kreatif sang idola di studio. Bagi Baskara, eksperimen vokal ini bukan sekadar fanservice, melainkan bentuk apresiasi mendalam yang lahir dari kedekatan personal sekaligus pembelajaran teknis yang mengubah cara pandangnya terhadap musik.

"Gua ngefans banget, dari gua masih sekolah gua ngefans banget sama Efek Rumah Kaca. Cuman sembari berjalannya waktu, akhirnya juga kenal secara personal," ujarnya. Namun, kedekatan itu sempat membuatnya abai pada nilai karya idolanya. "Mungkin secara nggak langsung gue jadi take their music for granted gitu loh, padahal sebenarnya mereka bagus banget," sambungnya. Kesempatan masuk studio bersama musisi ERK menjadi titik balik. Baskara menyaksikan langsung bagaimana mereka meracik bunyi dan mengolah tubuh menjadi instrumen—pengalaman yang, diakuinya, membuatnya "ngeh lagi" betapa luar biasanya lagu-lagu yang selama ini ia dengar.

Dari Studio ERK ke 'Vas Bunga': Menerjemahkan Karakter Vokal

Pembelajaran itu ia bawa ke ruang rekaman Lomba Sihir. Dalam diskusi internal, Baskara mengusulkan pendekatan baru untuk 'Vas Bunga'. "Gua mau coba cara nyanyinya Mas Cholil. Berasa banget kan? Tentu hasilnya nggak mungkin sama, nggak ada yang bisa niru Mas Cholil, cuman gua berusaha bernyanyi seperti bagaimana dia bernyanyi," katanya. Lebih dari sekadar warna suara, ia menata struktur lirik, dinamika naik-turun nada, hingga pemenggalan suku kata agar selaras dengan gaya penulisan khas sang idola. "Sampai liriknya tuh gua bikin suku katanya seperti seakan itu kalau misalnya Mas Cholil nulis, ya mungkin gitu ya, dari perspektif gua gitu," pungkasnya.

Langkah Baskara ini menarik untuk dicermati. Di tengah industri yang sering mengedepankan orisinalitas, ia justru terang-terangan mengakui pengaruh—sebuah sikap yang jarang ditemui. Bukan sekadar meniru, ia berusaha memahami alur pikir dan teknik vokal idolanya, lalu mentransformasikannya ke dalam karyanya sendiri. Ini mengingatkan kita bahwa inspirasi terbuka adalah bagian dari evolusi musik, dan ketika dilakukan dengan penghormatan, hasilnya bisa menjadi jembatan antar-generasi pendengar. 'Vas Bunga' pun bukan sekadar lagu baru, melainkan dialog antara dua musisi yang saling mengagumi.

FAQ Terkait Berita Ini

Apakah Baskara Putra sengaja meniru gaya Cholil Mahmud di lagu 'Vas Bunga'?
Ya, Baskara mengaku sengaja mencoba teknik bernyanyi ala Cholil Mahmud, mulai dari dinamika vokal hingga pemenggalan suku kata, sebagai bentuk apresiasi dan pembelajaran dari proses kreatif idolanya.

Bagaimana pengalaman Baskara bekerja sama dengan Efek Rumah Kaca?
Baskara mendapat kesempatan masuk studio bersama ERK, di mana ia melihat langsung cara mereka mengolah bunyi dan ide menjadi komposisi. Pengalaman itu mengubah cara pandangnya terhadap kualitas lagu-lagu mereka.

Kapan dan di mana Baskara Putra menyampaikan pengakuan ini?
Ia menyampaikannya saat bertemu media di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, pada Rabu (30/10/2024).

Meow! Tanya Nesi!
😸