Macklemore Bikin Geger Konser Ed Sheeran, Dukung Palestina Malah Diboikot? Ini Kata Pelantun 'Thrift Shop'
Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Penyanyi rap asal Amerika Serikat, Macklemore, kembali membuat kehebohan di panggung konser. Kali ini, aksi vokalnya yang dengan lantang menyuarakan dukungan untuk Palestina saat menjadi pembuka tur Ed Sheeran di Stadion MetLife, New Jersey, pada 28 Agustus lalu, justru memicu gelombang protes dan desakan boikot dari sejumlah pihak, termasuk organisasi pro-Israel. Peraih empat piala Grammy itu pun angkat bicara menanggapi kontroversi yang mengancam keterlibatannya di sisa rangkaian The Loop Tour.
Pesan Kemanusiaan atau Politisasi Panggung?
Dalam pernyataannya yang dikutip oleh Variety pada Senin (7/9), Macklemore menegaskan bahwa seruan 'Free Palestine' yang ia sampaikan di atas panggung bukanlah bentuk kebencian terhadap komunitas Yahudi. Ia dengan tegas menyatakan, "Kepada seluruh saudara dan saudari Yahudi saya: kritik terhadap Israel, kritik terhadap apartheid, dan sikap menentang genosida sama sekali bukan bentuk kritik terhadap Anda." Baginya, apa yang diperjuangkan adalah hak asasi manusia yang setara, dan ia merasa panggung konser adalah medium yang sah untuk menyuarakan kepedulian terhadap penderitaan warga Gaza dan Tepi Barat.
Namun, pernyataan itu tak serta-merta meredam amarah. Organisasi Israeli American Council (IAC) justru meluncurkan petisi keras yang menuntut agar Macklemore dicoret dari sisa tur Ed Sheeran. Mereka menilai aksi tersebut menyalahgunakan panggung konser megah untuk mempromosikan agenda politik sepihak. Seruan boikot pun bergema di media sosial, memecah belah penggemar musik yang selama ini mengagumi karya-karya Macklemore, termasuk lagu ikoniknya 'Same Love' yang identik dengan isu kesetaraan.
Macklemore: Bebaskan Semua, Bukan Hanya Palestina
Menariknya, Macklemore tidak hanya berhenti pada isu Palestina. Dalam penampilan berikutnya, ia memperluas daftar solidaritasnya: "Bebaskan Palestina, bebaskan Lebanon, bebaskan Cuba, bebaskan Kongo, bebaskan Sudan, bebaskan semua orang yang tinggal di Amerika dari ketakutan atas organisasi terorisme, ICE." Ia menegaskan filosofinya yang kuat: "Tidak ada satu pun yang bebas sampai kita semua benar-benar merdeka." Sikap ini mendapat pujian dari sebagian aktivis HAM, namun tetap dianggap kontroversial oleh kalangan yang menilai bahwa isu Israel-Palestina jauh lebih kompleks daripada sekadar narasi kebebasan.
Sebagai pengamat budaya pop, saya melihat bahwa langkah Macklemore ini sejalan dengan tren selebritas internasional yang semakin berani menyuarakan pandangan politik, meskipun risikonya besar. Ia tak lagi sekadar penyanyi, melainkan figur yang mempertaruhkan karier demi nilai-nilai kemanusiaan. Pertanyaannya, apakah publik siap menerima bahwa panggung hiburan kini menjelma panggung perlawanan? Dan apakah boikot akan benar-benar menggagalkan tur Ed Sheeran, atau justru menambah daya tarik konser itu sendiri?
FAQ Terkait Berita Ini
Apa yang memicu kontroversi Macklemore di konser Ed Sheeran?
Macklemore menyuarakan dukungan untuk Palestina dan menyerukan 'Free Palestine' saat menjadi pembuka konser Ed Sheeran, yang kemudian memicu reaksi keras dari organisasi pro-Israel dan desakan boikot.
Apakah Macklemore menyatakan permusuhan terhadap Yahudi?
Tidak. Ia secara eksplisit mengatakan bahwa kritiknya terhadap kebijakan pemerintah Israel dan apartheid tidak ditujukan kepada komunitas Yahudi, melainkan sebagai bentuk perjuangan kemanusiaan untuk kebebasan semua orang.
Bagaimana nasib Macklemore di tur Ed Sheeran selanjutnya?
Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Ed Sheeran atau tim tur tentang pencoretan Macklemore, namun petisi dari IAC terus bergulir dan tekanan publik semakin besar.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Lima Sinema Drama China Terbaru November 2026: dari Romansa VR hingga Intrik Balas Dendam Kerajaan

Rayakan 10 Tahun, 'Your Name' Kembali Putar di Bioskop Indonesia Beserta Kesan Visual 4K

Bioskop Trans TV Perkenalan Civil War (2024) di Layar Kaca, Hadirkan Rangkaian Film Aksi dan Horor 2-8 November 2026
