Dividen Rp6,16 Triliun Meluncur Oktober 2026, Bank Mandiri Pesta HUT ke-28

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Dividen Rp6,16 Triliun Meluncur Oktober 2026, Bank Mandiri Pesta HUT ke-28
BAGIKAN:

Jakarta, 7 September 2026 – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk resmi mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp66 per saham, atau setara dengan total Rp6,16 triliun. Keputusan ini diambil dalam Rapat Direksi yang telah mendapat persetujuan Dewan Komisaris pada Kamis (3/9) dan disampaikan kepada publik melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Jumat (4/9). Pembagian ini menjadi bagian dari total dividen yang diberikan Bank Mandiri sepanjang kalender 2026, yang mencapai Rp50,63 triliun – termasuk dividen tahun buku 2025 sebesar Rp44,47 triliun.

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menegaskan bahwa langkah ini merupakan wujud apresiasi kepada para pemegang saham sekaligus cermin optimisme manajemen terhadap fundamental bisnis perseroan. "Pembagian dividen interim ini mencerminkan keyakinan kami terhadap fundamental Bank Mandiri ke depan sekaligus menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan para pemegang saham, termasuk investor ritel. Kami lakukan secara terukur dengan memastikan kecukupan modal, likuiditas, dan rasio keuangan tetap terjaga, serta ruang pertumbuhan bisnis tetap memadai," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (7/9).

Keputusan strategis ini diambil di tengah kinerja keuangan yang gemilang. Hingga Agustus 2026, secara bank only, penyaluran kredit Bank Mandiri tumbuh 17,6% year-on-year (YoY) menjadi Rp1.592 triliun, ditopang oleh Dana Pihak Ketiga (DPK) yang juga melesat 17,6% YoY menjadi Rp1.687 triliun. Total aset perseroan mencapai Rp2.358 triliun, tumbuh 20,7% YoY, sementara laba bersih melonjak 22,3% YoY menjadi Rp37,5 triliun. Rasio Non-Performing Loan (NPL) gross tetap terjaga di level 1,00%, menandakan pertumbuhan yang sehat dan prudent.

Dividen dan Ekspansi Berjalan Seiring

Manajemen Bank Mandiri memastikan bahwa pembagian dividen interim tidak akan mengganggu kegiatan operasional, likuiditas, maupun rencana ekspansi. Dengan modal yang kokoh, perseroan masih memiliki ruang untuk menyalurkan kredit ke sektor-sektor produktif tanpa mengorbankan kepentingan pemegang saham. "Dengan permodalan dan likuiditas yang terjaga, Bank Mandiri memiliki kapasitas memadai untuk membagikan dividen sekaligus melanjutkan ekspansi kredit ke sektor-sektor produktif. Seluruh proses pembayaran dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan pasar modal," tambah Novita.

Analis ekonomi makro menilai langkah ini sebagai sinyal positif bagi investasi saham perbankan, terutama di tengah ketidakpastian global. Bank Mandiri tidak hanya menunjukkan kemampuan membagi keuntungan, tetapi juga keyakinan bahwa pertumbuhan kredit dan kualitas aset tetap terjaga. Hal ini penting bagi investor ritel dan institusi yang mengincar dividen tinggi, sekaligus menegaskan posisi Bank Mandiri sebagai salah satu bank BUMN paling solid di Tanah Air.

Jadwal Pembagian Dividen

Berikut jadwal penting bagi para pemegang saham:

  • Cum dividend di Pasar Reguler dan Negosiasi: 15 September 2026
  • Ex dividend di Pasar Reguler dan Negosiasi: 16 September 2026
  • Cum dividend di Pasar Tunai: 17 September 2026
  • Ex dividend di Pasar Tunai: 18 September 2026
  • Recording date: 17 September 2026
  • Tanggal pembayaran: 2 Oktober 2026 – bertepatan dengan HUT ke-28 Bank Mandiri yang mengusung tema "Tumbuh Bersama Majukan Indonesia".

Momentum HUT ini sekaligus mempertegas arah Bank Mandiri untuk terus menjaga pertumbuhan berkelanjutan, menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham, dan mendukung perekonomian nasional. Bagi investor, dividen interim ini menjadi tambahan keuntungan di tengah prospek suku bunga yang masih dinamis. Kinerja solid yang ditunjukkan hingga Agustus 2026 memberikan ruang fiskal yang lebar, dan pembagian dividen bukanlah akhir, melainkan bagian dari siklus pengelolaan modal yang sehat.

FAQ Terkait Berita Ini

Apakah pembagian dividen interim ini mengurangi kemampuan Bank Mandiri untuk berekspansi?
Tidak. Manajemen menegaskan bahwa dividen interim dihitung berdasarkan surplus modal setelah memperhitungkan kebutuhan likuiditas dan pertumbuhan kredit. Rasio kecukupan modal (CAR) dan likuiditas tetap di atas ambang batas regulasi.

Bagaimana cara mendapatkan dividen interim ini?
Pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada recording date 17 September 2026 berhak menerima dividen. Dividen akan dibayarkan pada 2 Oktober 2026 melalui mekanisme yang ditentukan oleh pihak sekuritas atau bank kustodian.

Apakah dividen interim ini sudah termasuk pajak?
Dividen yang dibagikan kepada pemegang saham dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Investor disarankan untuk berkonsultasi dengan konsultan pajak masing-masing.

Meow! Tanya Nesi!
😸