Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Diah Permatasari Ngaku Overprotective Banget: 'Anak Sampai Protes, Tapi Mami Tetap Kepo!'

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: KapanLagi
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Diah Permatasari Ngaku Overprotective Banget: 'Anak Sampai Protes, Tapi Mami Tetap Kepo!'
BAGIKAN:

Jadi ibu zaman now memang nggak gampang, apalagi buat Diah Permatasari. Aktris dan presenter ini blak-blakan mengaku dirinya termasuk tipe orang tua yang overprotective—bahkan sampai anak-anaknya kerap protes karena kebanyakan diawasi. Tapi buat Diah, was-was itu wajar, lho!

Dalam perbincangan santai di kawasan SCBD, Senin (7/9/2026), Diah mengungkapkan bahwa kekhawatirannya muncul dari kesadaran bahwa tantangan generasi sekarang jauh berbeda dengan masa kecilnya dulu. “Saya enggak mau kalau saya lalai,” tegasnya. Baginya, pendampingan orang tua adalah harga mati, terutama soal tata krama, nilai, dan pergaulan.

Anak Sudah Dewasa, Tapi Mami Tetap Ikut Campur

Meski putra-putranya mulai beranjak remaja, Diah mengaku tetap intens terlibat dalam urusan sekolah hingga kebiasaan harian mereka. “Anak tuh tetap tanggung jawab saya. Saya nomor satu dalam hal perilaku dan tatakrama,” ujarnya dengan nada mantap.

Namun, sikap protektif ini nggak selalu mulus. Diah tertawa saat mengakui anak-anaknya sering meminta sang ibu untuk tidak berlebihan. “Mami jangan terlalu kayak gitu dong! Aku tuh nggak ada apa-apa,” tirunya menirukan protes anak. Tapi naluri keibuannya justru makin menjadi-jadi saat jarak memisahkan. “Saya tipe yang was-was,” akunya.

Menariknya, Diah sudah punya “strategi” menghadapi protes anak: didiemin aja. Tapi di balik itu, ia tetap konsisten memantau pergaulan dan sopan santun mereka. Menurutnya, fondasi nilai yang kuat adalah hal yang nggak bisa ditawar.

Sebagai pengamat budaya pop, saya melihat tren helicopter parenting memang makin umum di kalangan selebriti, apalagi dengan gempuran media sosial dan pergaulan digital. Diah mungkin tergolong ekstra, tapi bukankah setiap orang tua punya caranya sendiri untuk melindungi buah hati? Yang jelas, ia nggak malu mengakui kecemasannya—justru itu yang bikin ia terlihat manusiawi.

FAQ Terkait Berita Ini

1. Apakah Diah Permatasari benar-benar overprotective?
Ya, ia sendiri mengaku demikian. Ia merasa tantangan zaman sekarang membuatnya harus lebih waspada dan terlibat langsung dalam keseharian anak-anaknya.

2. Bagaimana reaksi anak-anak Diah terhadap sikapnya?
Anak-anaknya sering protes dan memintanya untuk tidak terlalu cemas. Namun Diah tetap berpegang pada prinsipnya, meski terkadang ia mendiamkan protes mereka.

3. Apa alasan Diah begitu protektif?
Ia khawatir lalai dalam mendampingi anak, karena menurutnya generasi kini menghadapi lingkungan yang berbeda dari masa ia tumbuh, sehingga pengawasan nilai dan etika menjadi prioritas.

Meow! Tanya Nesi!
😸