Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Krisis Gaza Memanas: Jokowi-Anwar Jalin Komunikasi Hangat, 8 Negara Muslim Kecam Keras Rencana Israel

DuniaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Internasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Krisis Gaza Memanas: Jokowi-Anwar Jalin Komunikasi Hangat, 8 Negara Muslim Kecam Keras Rencana Israel
BAGIKAN:

Pertemuan virtual antara Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Minggu (6/9) berlangsung di tengah eskalasi diplomatik yang signifikan, ketika delapan negara Muslim secara serentak mengecam rencana Israel untuk memindahkan paksa warga Palestina dari Jalur Gaza. Dalam sambungan telepon yang berlangsung saat Jokowi berada di Penang, Malaysia, untuk menghadiri dialog perdamaian, kedua pemimpin saling bertukar kabar dan mempererat hubungan bilateral, sementara di kancah internasional, kecaman keras mengemuka dari Riyadh hingga Ankara.

Momen Keakraban Jokowi-Anwar di Tengah Agenda Perdamaian

Presiden Jokowi yang tengah berkunjung ke Penang, Malaysia, meluangkan waktu untuk berbincang hangat dengan PM Anwar melalui sambungan telepon pada Minggu pagi. Momen yang diunggah di akun Instagram pribadi Jokowi itu memperlihatkan keduanya tertawa renyah dan saling bertukar kabar. Dalam percakapan tersebut, Jokowi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa Anwar untuk Indonesia, seraya meminta maaf karena tak sempat bertemu langsung selama kunjungannya. Dialog ini menegaskan eratnya hubungan antara dua negara tetangga, terutama dalam menghadapi dinamika geopolitik kawasan yang semakin kompleks, termasuk isu konflik Israel-Palestina yang kembali memanas.

Delapan Negara Muslim Bersatu Kecam Rencana Pemindahan Paksa

Pada hari yang sama, delapan negara Arab dan Muslim—Arab Saudi, Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab, Qatar, Pakistan, Indonesia, dan Turki—mengeluarkan pernyataan bersama yang mengecam keras rencana Israel untuk memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza. Para menteri luar negeri mereka menilai langkah tersebut sebagai ancaman serius terhadap upaya perdamaian yang didukung Amerika Serikat. Pernyataan bersama menyebut bahwa usulan mekanisme pemindahan paksa itu bertentangan dengan berbagai inisiatif internasional untuk mencapai stabilitas di Gaza.

Kecaman ini menjadi sinyal kuat bahwa negara-negara Muslim tidak tinggal diam terhadap kebijakan yang dianggap dapat memperburuk krisis kemanusiaan di Palestina. Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, turut menegaskan sikap konsistennya dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, sebagaimana telah menjadi komitmen konstitusional. Analis hubungan internasional menilai bahwa solidaritas ini dapat mendorong tekanan diplomatik lebih lanjut kepada Israel dan sekutunya, meskipun tantangan besar tetap ada mengingat posisi Amerika Serikat yang cenderung mendukung langkah-langkah Israel.

Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau: WNI Tertahan di Singapura

Di tengah hiruk-pikuk isu internasional, persoalan domestik juga muncul: penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang erupsi. Sejumlah penumpang, termasuk rombongan jurnalis CNN Indonesia yang terbang dari Vladivostok via Beijing, tertahan di Singapura sejak Sabtu (5/9). Penutupan bandara yang berdampak pada lalu lintas penerbangan ke Jabodetabek dan Lampung ini memaksa pihak otoritas penerbangan untuk mengalihkan sejumlah rute. Meski terpisah dari isu politik, kejadian ini mengingatkan pada kerentanan infrastruktur transportasi terhadap bencana alam, dan menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan darurat di kawasan ring of fire.

Analisis: Pergeseran Peta Diplomasi dan Dampaknya bagi Perdamaian

Kombinasi antara komunikasi tingkat tinggi antara pemimpin Indonesia dan Malaysia serta kecaman kolektif dari delapan negara Muslim menunjukkan adanya upaya terkoordinasi untuk mempengaruhi narasi global mengenai Palestina. Langkah ini dapat dibaca sebagai upaya untuk menyeimbangkan pengaruh Amerika Serikat yang selama ini menjadi mediator dominan. Namun, efektivitas kecaman tersebut sangat bergantung pada kesatuan tindak lanjut, misalnya melalui forum OKI atau PBB. Sementara itu, dialog perdamaian yang dihadiri Jokowi di Penang menjadi platform potensial untuk membahas pendekatan alternatif, meskipun hasil nyata masih perlu ditunggu. Dalam konteks hubungan diplomatik Indonesia-Malaysia, momen ini memperkuat kohesi kedua negara dalam menghadapi isu-isu regional, sekaligus menunjukkan bahwa diplomasi personal tetap menjadi instrumen penting.

FAQ Terkait Berita Ini

1. Mengapa delapan negara Muslim mengecam rencana Israel?
Mereka menilai rencana pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza melanggar hukum internasional dan mengancam proses perdamaian yang sudah berlangsung, serta berpotensi memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

2. Apa dampak penutupan Bandara Soekarno-Hatta bagi masyarakat?
Penutupan sementara akibat abu vulkanik menyebabkan sejumlah penerbangan tertunda atau dialihkan, sehingga penumpang, termasuk WNI dari luar negeri, mengalami keterlambatan. Ini juga mengganggu rantai logistik dan mobilitas udara di kawasan Jabodetabek.

3. Bagaimana sikap Indonesia dalam konflik Israel-Palestina?
Indonesia secara konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan mengecam segala bentuk penjajahan. Pernyataan bersama yang ditandatangani oleh Menlu RI menjadi bukti komitmen tersebut, sejalan dengan amanat konstitusi dan kebijakan luar negeri bebas aktif.

Meow! Tanya Nesi!
😸