Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Zahaby Gholy Mendekati Puncak Top Skor! Brace ke Gawang Laos Bawa Indonesia U-20 ke Puncak Klasemen

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Zahaby Gholy Mendekati Puncak Top Skor! Brace ke Gawang Laos Bawa Indonesia U-20 ke Puncak Klasemen
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Zahaby Gholy cetak dua gol (brace) ke gawang Laos, termasuk tendangan bebas spektakuler, bawa Indonesia U-20 menang 3-0.
  • Kemenangan ini bawa Indonesia ke puncak klasemen Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan 4 poin.
  • Gholy kini bersaing di papan top skor dengan koleksi 2 gol, hanya terpaut satu gol dari pemuncak sementara (Bahrain dan Jepang).

Bintang muda Zahaby Gholy kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di skuat Timnas Indonesia U-20. Dalam laga krusial melawan tuan rumah Laos di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, Kamis (3/9), pemain Persija Jakarta itu tampil gemilang dengan mencetak brace yang mengantarkan Garuda Nusantara meraih kemenangan telak 3-0.

Dua gol Gholy menjadi pembeda di laga yang berlangsung sengit. Yang paling memukau adalah gol keduanya melalui tendangan bebas melengkung yang indah—bola berputar deras dan bersarang sempurna di pojok kiri gawang Laos, membuat kiper lawan hanya bisa terpaku. Aksi individu ini bukan sekadar tambahan angka, melainkan pernyataan taktis bahwa Indonesia memiliki eksekutor set-piece andal.

Hasil ini menjaga asa besar Nova Arianto dan anak asuhnya untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027. Saat ini, Indonesia bercokol di puncak klasemen Grup H dengan raihan 4 poin, mengungguli Australia dan Laos. Namun, ujian sesungguhnya masih menunggu: laga penentuan kontra Australia pada 6 September mendatang akan menjadi pertaruhan tiket ke Asia.

Di sisi lain, torehan dua gol Gholy membuat namanya mulai diperhitungkan di perburuan sepatu emas kualifikasi. Dengan 2 gol, ia kini sejajar dengan deretan nama-nama tajam seperti Marcus Neill (Australia), Moamel Malik (Irak), Aly Al Alawi (Oman), Kim Yu-jin (Korut), Abraev Kuvonchbek (Uzbekistan), dan Ahmed Saleh Shams (Yaman). Sementara puncak klasemen sementara ditempati oleh Ali Mahran (Bahrain) dan Homare Tokuda (Jepang) yang masing-masing mengoleksi 3 gol. Peluang Gholy untuk mengejar masih terbuka lebar, apalagi ia akan berhadapan langsung dengan Australia—laga yang bisa menjadi panggung emas bagi penyerang berusia 17 tahun itu.

Analisis Pakar

Saya, Dimas Pratama, melihat performa Gholy bukan sekadar kebetulan. Pemain muda ini memiliki insting pembunuh di kotak penalti dan ketenangan di atas rata-rata untuk usianya. Tendangan bebasnya yang melengkung ke gawang Laos menunjukkan bahwa ia telah berlatih intensif dalam situasi bola mati—sesuatu yang jarang dimiliki pemain sekalibernya di level U-20. Tapi yang lebih penting, keberaniannya mengambil tanggung jawab di momen krusial menjadi sinyal positif bagi masa depan sepak bola Indonesia. Nova Arianto jelas telah menemukan permata yang bisa menjadi andalan dalam skema 4-3-3-nya, di mana Gholy ditempatkan sebagai penyerang sayap atau second striker yang bergerak bebas.

Namun, saya tidak mau terburu-buru gembira. Kemenangan atas Laos, meski meyakinkan, belum menjadi tolok ukur sebenarnya. Laos adalah tim yang secara kualitas berada di bawah Indonesia. Ujian sesungguhnya adalah Australia—tim yang fisik dan taktiknya jauh lebih matang. Saya menilai lini tengah Indonesia masih perlu peningkatan dalam distribusi bola, karena Gholy kerap kehausan suplai dari lini kedua. Jika Australia mampu mematikan pergerakan Gholy dengan marking ketat, kita butuh opsi alternatif di sayap kiri. Selain itu, pertahanan Indonesia juga masih terlihat goyah saat menghadapi serangan balik cepat; hal ini harus diperbaiki jika ingin menahan gempuran Socceroos U-20.

Secara taktis, saya berharap Nova Arianto tidak hanya mengandalkan Gholy sebagai penyelamat. Pemain seperti Figo Dennis dan Dony Tri Pamungkas harus ikut mengambil peran dalam menciptakan peluang. Pertandingan kontra Australia akan menjadi ajang pembuktian apakah kita benar-benar pantas berbicara di Asia. Jika Gholy bisa mencetak gol lagi di laga besar itu, maka bukan tidak mungkin ia akan menggeser Ali Mahran dan Tokuda dari puncak top skor. Namun, yang lebih penting dari reputasi individu adalah lolos bersama tim. Saya optimistis, tapi tetap waspada—sebab sepak bola seringkali memberikan kejutan di menit-menit akhir. Mari kita doakan yang terbaik, dan dukung penuh perjuangan Garuda Muda di Laos.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Berapa gol Zahaby Gholy di Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 sejauh ini?
A: Gholy telah mencetak 2 gol, yang seluruhnya ia lesakkan ke gawang Laos pada laga 3 September 2026.

Q: Siapa pemuncak klasemen Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027?
A: Timnas Indonesia U-20 saat ini memuncaki Grup H dengan 4 poin, setelah menang atas Laos dan hasil imbang di laga sebelumnya (belum disebutkan).

Q: Kapan laga krusial Indonesia U-20 vs Australia U-20 akan digelar?
A: Pertandingan penentuan antara Indonesia dan Australia dijadwalkan pada 6 September 2026, yang akan menentukan peluang lolos ke Piala Asia U-20 2027.

Meow! Tanya Nesi!
😸