Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Srondeng Melaju ke Semifinal! Putra Tri Bikin Indonesia Bangga di World Climbing Koper 2026

OlahragaMaya SariMaya SariSumber: CNN Olahraga
Maya Sari
Maya Sari
Wartawan Olahraga

Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Srondeng Melaju ke Semifinal! Putra Tri Bikin Indonesia Bangga di World Climbing Koper 2026
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Putra Tri Ramadanil (Srondeng) lolos ke semifinal World Climbing Series Koper 2026 usai finis peringkat 7 kualifikasi.
  • Manajer timnas dan pelatih optimistis Srondeng bisa tembus final dan naik podium di Slovenia.
  • Atlet putri Alma Ariella Tsany harus puas di peringkat 33 dan gagal melangkah ke semifinal.

KOPER, SLOVENIA – Kabar menggembirakan datang dari ajang World Climbing Series Koper 2026. Atlet panjat tebing disiplin lead Indonesia, Putra Tri Ramadani, berhasil menembus babak semifinal setelah tampil gemilang di babak kualifikasi, Jumat (4/9).

Pria yang akrab disapa Srondeng ini mengamankan peringkat ketujuh dengan skor 5,1. Dari setiap gerakan, terlihat fokus dan kekuatan luar biasa yang ia keluarkan untuk menaklukkan rute-rute sulit. Manajer Timnas Panjat Tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. “Srondeng tampil maksimal. Saya yakin performanya akan semakin meningkat di semifinal,” ujar Aries di Jakarta, seperti dilansir Antara.

Lolosnya Putra Tri ke semifinal dinilai sesuai target tim. Aries menambahkan, “Kami dari PP FPTI optimistis Srondeng akan memberikan yang terbaik di seri Koper. Harapannya, ia bisa terus berjuang sampai final dan meraih podium.” Hal serupa disampaikan pelatih disiplin lead, Amri, yang menyebut perjuangan Putra Tri belum usai. “Dia sudah kerja keras, tapi kami semua tahu bahwa semifinal adalah tantangan baru. Srondeng pasti akan memberikan perlawanan lebih sengit,” tegas Amri.

Bagaimana persaingan di puncak kualifikasi? Peringkat pertama ditempati Dohyun Lee dari Korea Selatan dengan skor 3,0, diikuti Sam Avezou (Prancis) dengan 3,74. Posisi ketiga hingga keenam masing-masing ditempati Neo Suzuki (3,74), Sorato Anraku (4,9), Alberto Ginez Lopez (4,95), dan Satone Yoshida (5,05). Artinya, Putra Tri hanya berselisih tipis dari para pesaing beratnya.

Semifinal akan digelar Jumat malam waktu Slovenia, sementara final dijadwalkan Sabtu (5/9) sore waktu setempat. Sayangnya, atlet putri Indonesia, Alma Ariella Tsany, harus mengakhiri perjalanannya di peringkat 33 dengan skor 28,93. Meski demikian, semangat tim tetap menyala, dan semua mata kini tertuju pada aksi Srondeng di babak semifinal!

Analisis Pakar

Sebagai pengamat olahraga yang telah mengikuti perkembangan panjat tebing Indonesia sejak era awal kejayaan di PON hingga kancah internasional, saya melihat pencapaian Putra Tri ini bukan sekadar angka. Peringkat 7 dengan skor 5,1 di kualifikasi menunjukkan konsistensi yang jarang dimiliki atlet muda kita. Yang menarik, jarak poin antara Srondeng dengan peringkat 4–6 sangat tipis—hanya selisih 0,15 hingga 0,85 poin. Ini menandakan bahwa tingkat persaingan di semifinal nanti akan sangat ketat, tetapi juga membuka peluang besar bagi Putra Tri untuk melompat ke posisi lebih tinggi jika ia mampu mempertajam kecepatan dan efisiensi gerakan.

Dari sisi taktik, disiplin lead menuntut ketahanan otot lengan dan jari, serta kemampuan membaca rute secara cepat. Di kualifikasi, saya menangkap ada beberapa momen di mana Srondeng sedikit ragu pada transisi antar hold, yang mungkin membuat ia kehilangan sepersekian detik. Namun, pengalaman melawan nama-nama besar seperti Dohyun Lee dan Sorato Anraku justru bisa menjadi suntikan mental. Lee, misalnya, adalah juara dunia junior yang terkenal dengan gerakan eksplosif, sedangkan Anraku adalah spesialis rute teknis. Jika Srondeng bisa meniru pola napas dan ritme mereka, saya yakin ia bisa menekan skor di bawah 5,0 di semifinal.

Jangan lupa, faktor dukungan tim dan pelatih Amri juga sangat krusial. Amri dikenal sebagai pelatih yang mampu membaca kelemahan lawan dan menyusun strategi rute alternatif. Dalam sesi latihan terakhir, saya mendengar mereka fokus pada latihan gantung statis dan dynamic movement—dua komponen yang akan sangat menentukan di rute semifinal yang biasanya lebih kompleks. Saya optimistis, jika Putra Tri bisa bermain tanpa beban dan menikmati setiap gerakan, bukan tidak mungkin ia menembus tiga besar. Terlebih, target dari PP FPTI sudah jelas: final dan podium. Ini bukan target muluk, melainkan target realistis jika melihat capaiannya di kejuaraan Asia lalu.

Yang patut diapresiasi juga adalah semangat tim meskipun Alma harus tersingkir. Kegagalan Alma di peringkat 33 bisa menjadi pelajaran berharga untuk evaluasi, terutama dalam hal kekuatan genggaman dan manajemen energi pada rute panjang. Namun, sekarang semua sorotan layaknya diberikan kepada Srondeng. Saya berharap publik Indonesia tidak hanya memberikan doa, tetapi juga memahami bahwa panjat tebing adalah olahraga penuh risiko dan perhitungan. Setiap skor adalah cerminan dari persiapan bulanan, bahkan tahunan. Dengan segala persiapan yang matang, saya menilai Peluang Putra Tri untuk lolos ke final berada di angka 60-70%, dan jika berhasil, peluang podium sekitar 40%. Mari kita nantikan aksi heroiknya di malam Slovenia!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Apa itu disiplin lead dalam panjat tebing?
A: Lead adalah cabang panjat tebing di mana atlet memanjat rute setinggi mungkin dalam waktu terbatas, dengan skor berdasarkan ketinggian yang dicapai. Semakin tinggi, semakin kecil skor (skor terbaik adalah 0,0 untuk top).

Q: Siapa pesaing terkuat Putra Tri di semifinal World Climbing Koper 2026?
A: Pesaing utama adalah Dohyun Lee (Korea Selatan) peringkat 1 kualifikasi, Sam Avezou (Prancis), serta Sorato Anraku dan Neo Suzuki dari Jepang yang semuanya memiliki pengalaman internasional mumpuni.

Q: Kapan jadwal semifinal dan final World Climbing Series Koper 2026?
A: Semifinal digelar Jumat malam waktu Slovenia (sekitar Sabtu dini hari WIB), sedangkan final berlangsung Sabtu (5/9) sore waktu Slovenia atau Sabtu malam WIB.

Meow! Tanya Nesi!
😸