Messi Resmi Gantung Sepatu! Nico Paz Siap Warisi Nomor 10 Sakral Argentina — Apakah Layak?
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ringkasan Singkat
- Lionel Messi mengumumkan pensiun dari timnas Argentina setelah 17 tahun memakai nomor 10.
- Nico Paz, gelandang muda Como 1907, disebut-sebut sebagai calon penerus nomor ikonik tersebut.
- Syaratnya: pelatih Lionel Scaloni harus perpanjang kontrak agar Nico Paz resmi mengenakan nomor 10 di Piala Dunia 2026.
Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Argentina. Sang legenda hidup, Lionel Messi, resmi memutuskan pensiun dari Tim Tango. Keputusan ini mengakhiri era keemasan yang telah berlangsung lebih dari 17 tahun, sejak ia pertama kali mengenakan nomor punggung 10 pada Maret 2009 di era mendiang Diego Maradona. Namun, nomor 10 itu tak bisa dipensiunkan karena regulasi FIFA yang mengharuskan nomor berurutan dalam skuad.
Pertanyaan besar pun muncul: siapa yang layak menggantikan sang mega bintang? Berdasarkan laporan ESPN Argentina yang dikutip Sportbible, Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) telah mengincar satu nama: Nico Paz, gelandang kreatif Como 1907. Pemain berusia 21 tahun ini dinilai sebagai talenta paling menjanjikan yang siap mengemban tanggung jawab berat di pundaknya.
Namun, ada syarat penting. Pelatih Lionel Scaloni harus memperpanjang kontraknya dengan Argentina dalam beberapa bulan ke depan. Jika kesepakatan tercapai, Nico Paz akan resmi menjadi pemilik nomor 10. Scaloni sendiri dikenal sebagai arsitek kebangkitan Argentina, dan kepercayaannya kepada pemain muda menjadi kunci.
Nico Paz bukanlah nama asing. Ia menjalani debut bersama Scaloni pada Oktober 2024 saat melawan Bolivia di kualifikasi Piala Dunia 2026. Sejak itu, ia sudah tampil 11 kali dengan catatan 1 gol dan 1 assist. Tapi performa terbaiknya justru muncul bersama Como di musim 2025/2026, di mana ia mencetak 13 gol dan 8 assist dari 40 pertandingan. Kematangan permainannya di bawah asuhan Cesc Fabregas membuat Como memutuskan membelinya secara permanen dari Real Madrid Castilla dengan harga selangit.
Apakah Nico Paz siap menggantikan jejak raksasa seperti Messi? Publik Argentina pasti menantikan jawabannya di lapangan hijau.
Analisis Pakar
Oleh Dimas Pratama – Pengamat Olahraga Senior
Wah, ini adalah momen yang sangat emosional sekaligus strategis bagi sepak bola Argentina. Messi adalah lebih dari sekadar pemain; ia adalah ikon, simbol, dan nyawa dari sepak bola gaucho. Keputusannya pensiun tentu menyisakan lubang besar, bukan hanya dari sisi teknis, tapi juga dari sisi kepemimpinan di ruang ganti. Namun, saya justru melihat ini sebagai ujian sejati bagi regenerasi Argentina. Mereka tidak bisa terus bergantung pada figur masa lalu. Ini adalah saatnya bagi generasi baru untuk menunjukkan gigi.
Nico Paz adalah pilihan yang menarik dan berani. Saya sudah memantau perkembangannya sejak di Real Madrid Castilla, dan saya akui, dia punya visi permainan yang matang di usianya. Di Como, ia berkembang pesat di bawah Fabregas—seorang gelandang kelas dunia yang paham betul bagaimana mengatur ritme pertandingan. 13 gol dan 8 assist dalam semusim di Serie A bukanlah angka main-main. Itu menunjukkan ia tidak hanya kreator, tapi juga eksekutor yang mematikan. Namun, perlu diingat, mengenakan nomor 10 Argentina adalah beban psikologis yang luar biasa. Banyak pemain hebat sebelumnya yang kewalahan. Jadi, saya menilai, Scaloni harus bijak—jangan langsung membebani dia dengan ekspektasi seperti Messi, tetapi biarkan dia tumbuh secara bertahap.
Saya juga menyoroti syarat perpanjangan kontrak Scaloni. Ini adalah langkah politik yang cerdas dari AFA. Scaloni adalah pelatih yang mampu membangun harmoni antara pemain senior dan junior. Dengan mengaitkan warisan nomor 10 dengan masa depan Scaloni, AFA memastikan stabilitas tim untuk menghadapi Piala Dunia 2026. Menurut saya, ini bukan sekadar soal nomor punggung, tapi soal filosofi permainan. Scaloni harus memastikan bahwa Nico Paz mendapatkan peran yang sesuai—bukan menjadi 'Messi baru', tapi menjadi 'Nico Paz yang unik'. Saya berharap ia diberi kebebasan mengekspresikan diri, bukan terjebak dalam bayang-bayang besar.
Secara keseluruhan, ini adalah langkah progresif. Argentina tidak boleh terjebak nostalgia. Saya melihat Nico Paz memiliki bakat, mental, dan lingkungan yang tepat untuk berkembang. Namun, tantangan terbesarnya adalah konsistensi dan ketahanan menghadapi tekanan internasional. Jika ia bisa melewati fase adaptasi ini, saya yakin Argentina akan tetap menjadi raksasa di pentas dunia. Yang pasti, kita semua akan menyaksikan dengan nafas tertahan bagaimana babak baru sejarah sepak bola Argentina terukir.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Kapan Lionel Messi resmi mengumumkan pensiun dari timnas Argentina?
A: Messi mengumumkan pensiun pada awal pekan ini, setelah lebih dari 17 tahun memperkuat Tim Tango. - Q: Mengapa nomor 10 Argentina tidak bisa dipensiunkan?
A: Karena FIFA mewajibkan setiap tim nasional menggunakan nomor punggung secara berurutan dalam skuad resmi, sehingga nomor 10 harus diisi oleh pemain lain. - Q: Siapa Nico Paz dan mengapa ia layak menjadi penerus Messi?
A: Nico Paz adalah gelandang kreatif Como 1907 berusia 21 tahun, yang sudah debut di timnas Argentina dan tampil gemilang dengan 13 gol dan 8 assist di Serie A musim lalu. Ia dinilai sebagai talenta terbaik generasi emas Argentina berikutnya.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Persib Bandung Hadapi Melbourne Victory di ACL 2: Jadwal, Strategi, dan Dampaknya pada Grup E

2.300 Atlet Padati GOR Ciracas, Liga Taekwondo DKI Jakarta Seri 14 Gencar Bidik Regenerasi Atlet Internasional

Persib Tampil Konsisten, Persija Rawan Terlempar dari Puncak Klasemen
