Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kutukan Nenek Bikin Calon Gubernur 'BAPAK PALING JUJUR' Nggak Bisa Bohong, Kampanye Berantakan!

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: KapanLagi
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Kutukan Nenek Bikin Calon Gubernur 'BAPAK PALING JUJUR' Nggak Bisa Bohong, Kampanye Berantakan!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Film komedi terbaru 'Bapak Paling Jujur' rilis teaser trailer, diadaptasi dari film Korea 'Honest Candidate'.
  • Andovi da Lopez berperan sebagai calon gubernur yang tiba-tiba kehilangan kemampuan berbohong akibat kutukan neneknya.
  • Film garapan Fajar Nugros ini tayang 15 Oktober 2026 dan dibintangi deretan komedian tanah air.

Kapanlagi.com – Bayangkan kalau seorang calon pemimpin tiba-tiba kehilangan kemampuan paling penting dalam politik: bohong. Itulah premis kocak yang diangkat BAPAK PALING JUJUR, film komedi terbaru dari sutradara Fajar Nugros yang hari ini meluncurkan teaser trailer resminya. Dijadwalkan tayang 15 Oktober 2026 di seluruh bioskop Indonesia, film ini janji bikin perut kita mules—bukan karena politik, tapi karena gelak tawa.

Di film ini, Andovi da Lopez berperan sebagai Jonas Prakoso, calon gubernur yang jago banget memoles citra. Punya program, janji manis, strategi jitu—semua sudah disiapkan agar rakyat terpukau. Tapi nahas, kutukan dari neneknya bikin Jonas kehilangan kemampuan untuk berbohong. Seketika, semua yang ada di kepalanya langsung meluncur keluar tanpa filter. Nggak bisa ngeles, nggak bisa kasih jawaban diplomatis, nggak bisa pura-pura baik.

Teaser yang dirilis memperlihatkan kekacauan luar biasa. Di tengah kampanye, alih-alih mengucapkan janji manis, Jonas malah mengeluarkan pengakuan jujur yang bikin tim sukses pusing tujuh keliling. Di rumah pun, hubungan dengan istrinya Vanny (Claresta Taufan) jadi rumit karena kejujuran Jonas nggak kenal waktu. “Kata orang jujur itu baik, tapi coba deh kalau harus jujur tiap detik—hidup bisa berantakan,” ujar produser Aoura Lovenson Chandra dalam keterangan pers.

Yang bikin film ini makin menarik adalah pesan tersembunyi di balik komedi. Sutradara Fajar Nugros menegaskan, “Kami nggak ingin menggurui. Kami ingin penonton tertawa, lalu sadar bahwa kejujuran yang konyol itu sebenarnya dekat banget dengan keseharian kita.” Film ini diadaptasi dari film Korea populer Honest Candidate dan merupakan produksi ketiga Cahaya Pictures setelah Satu Imam Dua Makmum dan Pesugihan Sate Gagak. Selain Andovi, turut bermain Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla Purnama, David Nurbianto, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, dan deretan komedian lainnya.

Apakah Jonas bakal selamat dari kekacauan ini? Atau justru kejujuran menjadi senjata pamungkasnya? Kita tunggu 15 Oktober 2026.

Analisis Pakar

Sebagai pengamat budaya pop yang sehari-hari menyaksikan dinamika hiburan Tanah Air, saya Nadia Putri, merasa BAPAK PALING JUJUR bukan sekadar film komedi instan. Ini adalah cermin sosial yang dibungkus absurditas khas komedi situasi. Fajar Nugros, yang sudah terbukti dengan karya-karyanya, kali ini mengambil risiko besar: mengangkat tema kejujuran di dunia politik—sebuah topik yang sensitif namun jarang dieksplorasi dengan tawa. Saya salut, karena menyindir melalui tawa justru lebih efektif daripada ceramah panjang.

Yang membuat saya penasaran adalah bagaimana film ini menyeimbangkan adaptasi dari versi Korea. Honest Candidate sendiri adalah film yang laris karena keberaniannya mengkritik budaya politik Korea Selatan. Nah, Cahaya Pictures tentu harus melakukan lokalisasi yang cerdas agar tidak terkesan copypaste. Dari teaser, saya melihat nuansa Indonesia yang kental—mulai dari gestur Andovi yang khas hingga setting kampanye yang mirip dengan pemilu kita. Ini poin plus, karena penonton lokal bisa lebih terhubung.

Dari sisi akting, Andovi da Lopez adalah pilihan yang tepat. Sebagai komedian yang sudah terbiasa dengan improvisasi, ia punya modal besar untuk memerankan Jonas yang kebingungan antara ingin menjaga citra dan terpaksa jujur. Chemistry-nya dengan Claresta Taufan juga terasa natural, meski hanya sekilas di teaser. Saya justru penasaran dengan peran para pemain pendukung seperti Soleh Solihun dan Lolox—mereka biasanya jadi ''pemanas'' yang bikin adegan makin absurd.

Yang paling saya tunggu adalah pesan moral yang disampaikan. Jangan-jangan film ini mengajak kita bertanya: “Apakah kita benar-benar siap menerima pemimpin yang jujur?” Atau justru kita lebih nyaman dengan janji-janji manis yang dibungkus dusta? Fajar Nugros bilang tidak mau menggurui, tapi tanpa sadar film ini bisa menjadi kritik sosial yang tajam. Saya optimis, jika dieksekusi dengan baik, BAPAK PALING JUJUR akan menjadi fenomena baru di genre komedi politik Indonesia—seperti halnya Warkop DKI di zamannya, namun dengan sentuhan modern.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Kapan film 'Bapak Paling Jujur' tayang di bioskop?
    A: Film ini direncanakan tayang serentak di seluruh Indonesia pada 15 Oktober 2026.
  • Q: Apakah 'Bapak Paling Jujur' diadaptasi dari film lain?
    A: Ya, film ini diadaptasi dari film Korea Selatan berjudul 'Honest Candidate' yang juga mengangkat tema serupa tentang politisi yang tidak bisa berbohong.
  • Q: Siapa saja pemain utama di film ini?
    A: Pemain utamanya adalah Andovi da Lopez sebagai Jonas Prakoso, Claresta Taufan sebagai Vanny, serta didukung Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla Purnama, dan banyak komedian lainnya.
Meow! Tanya Nesi!
😸