Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Infinix XPAD 30 Pro Resmi Hadir di Indonesia: Layar 2.5K, Chipset Gahar, dan Harga yang Bikin Ngiler!

TeknologiKelvin WijayaKelvin WijayaSumber: CNN Teknologi
Kelvin Wijaya
Kelvin Wijaya
Software Engineer

Membahas teknologi dari kacamata pengembang dan inovasi perangkat lunak.

Infinix XPAD 30 Pro Resmi Hadir di Indonesia: Layar 2.5K, Chipset Gahar, dan Harga yang Bikin Ngiler!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Infinix XPAD 30 Pro resmi meluncur di Indonesia pada 8 September 2026, membawa layar 11 inci 2.5K 90Hz sebagai unggulan utama.
  • Ditenagai chipset MediaTek Helio G200 Ultimate, tablet ini hadir dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan 256GB.
  • Harga dan spesifikasi lengkap akan diumumkan pada peluncuran, dengan penjualan dimulai 9 September 2026.

Jakarta, 2 September 2026 – Infinix resmi mengonfirmasi kehadiran tablet terbarunya, Infinix XPAD 30 Pro, di Indonesia. Peluncuran perdana akan digelar pada 8 September 2026, dengan penjualan daring dimulai keesokan harinya. Tablet ini diposisikan sebagai perangkat premium dengan tagline BE UNXPADTED, menawarkan fleksibilitas dan performa mumpuni untuk berbagai aktivitas.

Dalam pernyataan resmi, Tommy Xiong, Country Manager Infinix Indonesia, menekankan bahwa XPAD 30 Pro dirancang untuk pengguna yang dinamis. "Kami ingin membantu mereka tetap siap menghadapi setiap perubahan rencana, bahkan yang tak terduga," ujarnya. Desain tablet ini mengusung konsep ramping dengan ketebalan hanya 6,6mm dan berat 476 gram, tersedia dalam tiga pilihan warna: Twilight Purple, Anthracite Grey, dan Titanium Silver.

Dari sisi spesifikasi, Infinix membekali XPAD 30 Pro dengan layar 11 inci beresolusi 2.5K (1600 x 2560 piksel), refresh rate 90Hz, dan kecerahan puncak 550 nits. Dapur pacunya ditenagai chipset MediaTek Helio G200 Ultimate, yang diklaim mampu menghadirkan performa gaming dan multitasking yang mulus. Varian RAM tersedia mulai dari 4GB hingga 16GB, dipadukan dengan penyimpanan internal 128GB atau 256GB.

Sektor fotografi dibekali kamera depan dan belakang 8MP, sementara daya tahan baterai didukung oleh kapasitas 8.200mAh dengan pengisian cepat 18W. Meskipun spesifikasi global sudah terungkap, Infinix belum memastikan apakah varian Indonesia akan identik atau mengalami penyesuaian. Sebagai referensi, pendahulunya, Infinix XPAD 20 Pro, dibanderol mulai Rp2,799 juta untuk varian 8GB/128GB.

Analisis Pakar

Sebagai tech-reviewer, saya melihat Infinix XPAD 30 Pro sebagai langkah strategis Infinix untuk memperkuat dominasinya di segmen tablet mid-range premium. Kehadiran layar 2.5K 90Hz di kelas harga yang diprediksi masih terjangkau (berdasarkan harga pendahulunya) adalah nilai jual utama. Namun, ada beberapa catatan kritis yang perlu digarisbawahi.

Pertama, pemilihan chipset MediaTek Helio G200 Ultimate memang menarik, mengingat fokusnya pada performa gaming. Namun, di era di mana tablet semakin digunakan untuk produktivitas, optimasi untuk aplikasi berat seperti pengeditan video atau rendering 3D menjadi pertanyaan besar. Helio G200 memang unggul dalam efisiensi daya dan performa gaming, tapi apakah cukup untuk bersaing dengan Snapdragon 8 Gen 2 atau Dimensity 9000 yang mulai merambah tablet kelas menengah? Infinix perlu membuktikan klaim "performa canggih" ini melalui benchmark yang transparan.

Kedua, desain yang ramping dan ringan patut diapresiasi, tapi ketebalan 6,6mm dan berat 476 gram mungkin masih terasa kurang ideal untuk penggunaan satu tangan dalam waktu lama. Di sisi lain, pilihan warna yang trendi menunjukkan Infinix paham tren estetika Gen Z dan milenial. Namun, material bodinya—apakah menggunakan metal atau plastik premium—belum diungkap. Ini krusial, karena build quality sering menjadi titik lemah tablet di segmen ini.

Ketiga, baterai 8.200mAh dengan pengisian 18W terasa seperti langkah mundur dibandingkan kompetitor yang sudah mengadopsi fast charging 30W atau lebih. Dalam pengujian saya sebelumnya, tablet dengan kapasitas baterai besar sering kali mengorbankan kecepatan pengisian, padahal pengguna modern menginginkan keduanya. Apakah Infinix akan menyertakan charger 18W di dalam kotak, atau justru memaksa pengguna membeli aksesori terpisah? Ini detail kecil tapi berdampak besar pada pengalaman pengguna.

Terakhir, strategi pemasaran dengan tagline BE UNXPADTED cukup catchy, tapi apakah Infinix benar-benar menghadirkan inovasi yang membedakan XPAD 30 Pro dari kompetitor seperti Samsung Galaxy Tab S9 FE atau Xiaomi Pad 6? Layar 2.5K dan chipset Helio G200 memang menarik, tapi tanpa fitur unik—seperti stylus built-in, dukungan 5G, atau software optimasi khusus—tablet ini berisiko tenggelam di tengah pasar yang semakin kompetitif. Saya menantikan apakah Infinix akan menyertakan ekosistem aksesori atau software yang benar-benar memaksimalkan potensi perangkat ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Kapan Infinix XPAD 30 Pro resmi dijual di Indonesia?
    A: Penjualan daring dimulai pada 9 September 2026 pukul 00.00 WIB, sehari setelah peluncuran resmi pada 8 September 2026.
  • Q: Berapa harga Infinix XPAD 30 Pro?
    A: Harga resmi belum diumumkan. Sebagai perbandingan, pendahulunya, XPAD 20 Pro, dibanderol mulai Rp2,799 juta untuk varian 8GB/128GB.
  • Q: Apa keunggulan utama Infinix XPAD 30 Pro dibandingkan kompetitor?
    A: Layar 11 inci 2.5K 90Hz, chipset MediaTek Helio G200 Ultimate, dan desain ramping dengan ketebalan 6,6mm menjadi keunggulan utamanya.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
😸