10 Jenis Kalung yang Namanya Mungkin Belum Pernah Kamu Dengar, Ada yang Bisa Dipakai dengan Banyak Gaya!
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Ringkasan Singkat
- Selain choker dan kalung liontin, ada 8 jenis kalung lain dengan nama dan fungsi berbeda.
- Setiap jenis memiliki panjang dan posisi unik, dari yang paling pendek (collar) hingga yang sangat panjang (rope).
- Memahami jenis kalung membantu kamu memilih aksesori yang pas untuk berbagai kesempatan dan gaya berpakaian.
Pernah nggak sih kamu lihat kalung cantik di toko, tapi bingung mau nyebut namanya? Tenang, kamu nggak sendirian. Selama ini kita cuma hafal choker atau kalung liontin, padahal dunia perhiasan itu luas banget. Ada banyak model yang desainnya nggak kalah aesthetic, tapi jarang diketahui namanya.
Nah, biar kamu nggak ketinggalan tren, yuk kenali 10 jenis kalung yang wajib kamu tahu. Dari yang super dekat di leher sampai yang bisa kamu lilit-lilit gonta-ganti gaya, semuanya punya karakter sendiri. Siapa tahu salah satunya jadi andalan baru di koleksi perhiasanmu.
1. Collar Necklace β Kalung ini berada di pangkal leher, dekat tulang selangka, tapi nggak sekencang choker. Bentuknya bisa rantai, mutiara, atau logam. Cocok banget buat kamu yang mau aksesori jadi pusat perhatian di area leher, apalagi kalau pakai atasan off-shoulder.
2. Choker β Yang ini pasti udah familiar, tapi tetap wajib disebut. Choker melingkar rapat di leher, panjangnya sekitar 35β40 cm. Dari yang simpel sampai yang ada liontin, choker bisa dipakai sehari-hari atau acara formal, tergantung bahan dan desainnya.
3. Princess Necklace β Panjangnya 43β49 cm, jatuh pas di tulang selangka. Ini salah satu jenis yang paling serbaguna. Bisa pakai rantai polos, liontin, atau mutiara. Cocok banget buat kamu yang cari satu kalung andalan buat segala suasana.
4. Matinee Necklace β Ukuran 50β70 cm, turun sampai dada atas. Kalau princess masih terlalu pendek, matinee bisa jadi pilihan. Cocok dipadukan dengan pakaian polos biar kalungnya makin menonjol.
5. Opera Necklace β Panjang 71β86 cm, bisa dipakai satu untai atau dililit jadi dua lapis. Fleksibel banget, kamu bisa ubah gaya tanpa ganti kalung. Buat yang suka eksperimen, ini wajib dicoba.
6. Rope Necklace β Lebih panjang dari opera, biasanya di atas 90 cm bahkan sampai 100 cm lebih. Bisa dililit, diuntai, atau dibiarkan menjuntai. Banyak kemungkinan gaya dari satu kalung.
7. Lariat β Sering disamain dengan rope, tapi ujungnya nggak pakai pengait dan biasanya ada bagian menjuntai di tengah. Bisa ditata bebas, jadi pusat perhatian karena bentuknya yang unik.
8. Bib Necklace β Kalung dengan bagian depan melebar kayak celemek kecil. Penuh dengan batu, manik, atau logam. Langsung jadi statement piece yang bikin penampilanmu beda.
9. Multi-strand Necklace β Terdiri dari beberapa untai dalam satu aksesori. Bisa sama panjang atau bertingkat. Buat kamu yang suka tampilan berlapis tapi malas pakai banyak kalung sekaligus, ini solusi praktis.
10. Pendant Necklace β Kalung dengan liontin sebagai pusat perhatian. Bentuk liontin bisa apa saja: huruf, simbol, batu, geometris. Gampang dipadukan dan bisa jadi identitas gaya pribadi.
Nah, dari semua jenis itu, mana yang paling sering kamu lihat? Menurut data, princess necklace adalah yang paling umum dipakai karena panjangnya pas dan mudah dipadukan. Tapi kalau kamu suka gaya kekinian, collar necklace lagi naik daun lho.
Analisis Pakar
Sebagai pengamat budaya pop, saya melihat bahwa tren kalung di Indonesia sebenarnya mencerminkan pergeseran gaya hidup. Dulu, orang cenderung memilih kalung yang simpel dan nggak mencolok. Tapi sekarang, terutama di kalangan anak muda, kalung sudah jadi medium ekspresi diri. Mereka nggak ragu pakai bib necklace yang besar atau rope yang panjang, bahkan untuk kegiatan sehari-hari. Ini menarik karena menunjukkan bahwa aksesori bukan lagi pelengkap, tapi bagian utama dari identitas visual.
Dari daftar 10 jenis tadi, yang paling underrated menurut saya adalah lariat. Banyak yang belum tahu cara memakainya, padahal fleksibilitasnya luar biasa. Kamu bisa buat simpul, biarkan menjuntai, atau bahkan dijadikan gelang kalau panjangnya cukup. Sayangnya, brand-brand lokal masih jarang memproduksi lariat, sehingga orang lebih memilih opera atau rope yang lebih umum. Padahal, kalau lebih banyak pilihan, konsumen Indonesia pasti antusias bereksperimen.
Selain itu, saya juga melihat bahwa kesadaran akan proporsi tubuh mulai meningkat. Nggak sedikit yang bertanya, βKalung panjang apa yang cocok untuk leher pendek?β atau βAman nggak sih pakai choker kalau berleher besar?β Jawabannya, semua jenis bisa, asal tahu cara memilih dan memadukan. Misalnya, untuk leher pendek, hindari choker yang terlalu ketat, lebih baik pilih princess atau matinee yang memberi ruang. Saya sering mengingatkan followers di media sosial bahwa aturan berpakaian itu fleksibel, yang terpenting adalah rasa percaya diri saat memakainya.
Terakhir, saya prediksi tren kalung bertingkat (multi-strand) akan semakin populer di 2026. Kenapa? Karena orang mulai bosan dengan tampilan minimalis dan ingin sesuatu yang lebih kompleks namun tetap elegan. Multi-strand memberikan efek berlapis tanpa perlu repot memadukan beberapa kalung berbeda. Saya sudah lihat banyak selebriti dan influencer mulai mengadopsi gaya ini. Jadi, buat kamu yang ingin tampil beda, segera incar model ini sebelum pasar lokal penuh dengan tiruan yang kualitasnya di bawah standar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Apa perbedaan utama antara choker dan collar necklace?
A: Choker melingkar sangat rapat di leher (panjang ~35-40 cm), sementara collar berada di pangkal leher dekat tulang selangka dan tidak selalu menempel ketat. Collar lebih longgar dan mengikuti bentuk leher.
Q: Jenis kalung apa yang paling cocok untuk leher pendek agar tampak lebih jenjang?
A: Sebaiknya pilih princess (43-49 cm) atau matinee (50-70 cm) yang jatuh di tulang selangka atau dada atas. Hindari choker yang terlalu ketat karena bisa membuat leher terlihat lebih pendek.
Q: Berapa panjang ideal kalung untuk dipakai sehari-hari?
A: Princess necklace (43-49 cm) adalah pilihan paling praktis karena panjangnya sedang, mudah dipadukan dengan berbagai kerah baju, dan nyaman dipakai lama tanpa terasa mengganggu.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Lima Sinema Drama China Terbaru November 2026: dari Romansa VR hingga Intrik Balas Dendam Kerajaan

Rayakan 10 Tahun, 'Your Name' Kembali Putar di Bioskop Indonesia Beserta Kesan Visual 4K

Bioskop Trans TV Perkenalan Civil War (2024) di Layar Kaca, Hadirkan Rangkaian Film Aksi dan Horor 2-8 November 2026
