Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Pengabdi Setan 3: Origin Siap Pecah Rekor! Dari Strasbourg 1518 Sampai TIFF 2027

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: CNN Selebriti
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Pengabdi Setan 3: Origin Siap Pecah Rekor! Dari Strasbourg 1518 Sampai TIFF 2027
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Film Pengabdi Setan 3: Origin resmi masuk tahap produksi dan bakal jadi prekuel paling ambisius Joko Anwar.
  • Ceritanya dimulai dari wabah histeria massal di Strasbourg tahun 1518, lalu berlanjut ke mercusuar berhantu di Jawa abad ke‑17.
  • Direncanakan tayang di bioskop pada 2027, dipasarkan secara internasional lewat TorontoInternationalFilmFestival oleh Barunson E&A.

Setelah sukses besar Pengabdi Setan (2017) dan Pengabdi Setan 2: Communion (2022), sutradara Joko Anwar kembali mengumumkan bahwa Pengabdi Setan 3: Origin kini resmi memasuki fase produksi. Film ini dijanjikan akan mengungkap asal‑usul sekte menyeramkan serta perjanjian gelap dengan iblis yang menjadi benang merah dua film sebelumnya.

Joko Anwar menegaskan, “Sejak film pertama, cerita ini memang tidak pernah dirancang selesai dalam satu film. Ada banyak hal yang sengaja belum diceritakan dan banyak pertanyaan yang ditinggalkan untuk penonton.” Kini, waktunya menguak misteri itu. Ia menambahkan, “Film ini adalah segala sesuatu yang tanpa saya sadari sedang saya bangun selama ini—film yang akhirnya menjawab dari mana kutukan itu berasal, mengapa kutukan tersebut tidak pernah berhenti, dan apa sebenarnya yang diinginkannya.”

Plot Pengabdi Setan 3: Origin akan dimulai dengan wabah histeria massal yang tercatat dalam sejarah Strasbourg pada abad ke‑16, sebuah peristiwa nyata yang menambah nuansa horor historis. Cerita kemudian berpindah ke sebuah mercusuar berhantu di pesisir selatan Jawa pada abad ke‑17, memperluas jangkauan geografis dan budaya film.

Produksi film ini menjadi yang paling ambisius dalam karier Joko Anwar: syuting akan dilakukan di dua benua dan melibatkan tujuh bahasa—Indonesia, Alsasia, Portugis, Jawa, Belanda, Turki, dan Latin. Meski belum ada detail lengkap tentang pemain atau alur cerita, ekspektasi penonton sudah memuncak.

Joko Anwar mengumumkan tanggal rilisnya lewat Instagram pada 1 September, menuliskan, “Penantian lama tak pernah sia‑sia. Semua jawaban bermula di sini. Pengabdi Setan 3: Origin, lahir di bioskop 2027.” Film ini akan dipasarkan secara internasional dengan judul Satan's Slaves: Origin oleh Barunson E&A, studio Korea Selatan di balik Parasite. Barunson E&A berencana memperkenalkan film ini ke pembeli internasional pada TorontoInternationalFilmFestival September mendatang.

Analisis Pakar

Sebagai pengamat budaya pop, saya melihat Pengabdi Setan 3: Origin bukan sekadar lanjutan cerita horor, melainkan sebuah proyek ambisius yang menggabungkan elemen sejarah, mitologi lokal, dan produksi berskala global. Langkah Joko Anwar menelusuri peristiwa nyata di Strasbourg 1518 memberi film sebuah fondasi historis yang jarang ditemui dalam genre horor Indonesia. Ini bukan hanya menambah kedalaman naratif, tetapi juga membuka peluang diskusi tentang bagaimana trauma kolektif dapat bertransformasi menjadi legenda urban.

Penggunaan tujuh bahasa dan lokasi syuting lintas benua menandakan evolusi industri film Indonesia ke arah produksi internasional yang kompetitif. Barunson E&A, yang pernah mengangkat Parasite ke panggung Oscar, kini menjadi mitra strategis yang dapat menembus pasar Barat. Ini bukan sekadar soal distribusi; ini adalah sinyal bahwa cerita horor Indonesia siap bersaing di festival-festival bergengsi, sekaligus memperkenalkan keunikan budaya Nusantara ke audiens global.

Dari segi pemasaran, penetapan tanggal rilis 2027 memberi ruang bagi tim produksi untuk menyempurnakan efek visual dan sound design—dua elemen krusial dalam menciptakan atmosfer menegangkan. Juga, strategi pre‑sale hak distribusi di TIFF akan menambah hype dan potensi pendapatan luar negeri, yang pada gilirannya dapat mengalir kembali ke industri lokal, memperkuat ekosistem produksi film horor Indonesia.

Namun, tantangannya tetap pada keseimbangan antara menjaga esensi horor tradisional yang sudah dicintai penonton lokal dan menyesuaikan selera internasional yang lebih menuntut inovasi teknis. Jika Joko Anwar berhasil menyatukan kedua dunia ini, Pengabdi Setan 3: Origin tidak hanya akan menjadi film horor yang menakutkan, tetapi juga karya seni budaya yang melintasi batas geografis.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Kapan Pengabdi Setan 3: Origin akan tayang di bioskop?
    A: Film ini dijadwalkan rilis pada tahun 2027.
  • Q: Apa latar cerita utama film ini?
    A: Cerita dimulai dari wabah histeria massal di Strasbourg tahun 1518 dan berlanjut ke mercusuar berhantu di Jawa abad ke‑17, mengungkap asal‑usul sekte dan perjanjian iblis.
  • Q: Siapa yang menangani distribusi internasional film ini?
    A: Barunson E&A, studio Korea Selatan yang juga memproduksi Parasite, akan memasarkan film ini secara global, termasuk di Toronto International Film Festival.
Meow! Tanya Nesi!
😸