Pantang Menyerah! Janice Tjen Siap Mengguncang US Open 2026 Lewat Sektor Ganda Putri!
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Ringkasan Singkat
- Janice Tjen terhenti di nomor tunggal US Open 2026 setelah kalah dari unggulan ke-5, Mirra Andreeva.
- Janice beralih fokus ke nomor ganda putri berpasangan dengan Leylah Fernandez.
- Laga ganda dijadwalkan berlangsung Kamis (3/9) pukul 22.00 WIB melawan Haverlag/Radisic.
New York – Semangat juang petenis muda kebanggaan Indonesia, Janice Tjen, benar-benar diuji di panggung megah US Open 2026. Meski harus menelan pil pahit tersingkir di nomor tunggal, Janice tidak membiarkan kepalanya tertunduk. Ia kini bersiap melakukan comeback spektakuler melalui sektor ganda putri!
Janice dijadwalkan akan bertarung habis-habisan bersama partnernya, Leylah Fernandez, pada Kamis (3/9). Mereka akan menghadapi tantangan dari pasangan tangguh Isabelle Haverlag dan Nika Radisic. Catat waktunya, laga panas ini akan dimulai pukul 22.00 WIB. Ini adalah momen pembuktian bagi Janice untuk membangkitkan mentalitas pemenangnya!
Jika menilik laga tunggal sebelumnya, Janice sebenarnya memberikan perlawanan yang cukup berani saat berhadapan dengan unggulan kelima asal Rusia, Mirra Andreeva, di Louis Armstrong Stadium. Janice sempat membuat Andreeva kewalahan dengan posisi imbang 2-2 di set pertama, bahkan sempat memimpin 1-0 di set kedua. Namun, ketenangan dan pengalaman Andreeva menjadi pembeda, menutup laga dengan skor telak 6-2, 6-2.
Statistik mencatat bahwa Janice kesulitan mendapatkan break point, sementara Andreeva sangat klinis dengan memanfaatkan seluruh empat peluang break yang ada. Namun, itulah indahnya olahraga; kekalahan di satu sektor adalah bahan bakar untuk meledak di sektor lainnya. Kini, fokus penuh dialihkan ke nomor ganda!
Analisis Pakar
Sebagai pengamat yang sudah lama mengikuti perkembangan tenis Indonesia, saya melihat apa yang terjadi pada Janice Tjen bukan sekadar kekalahan, melainkan sebuah proses pendewasaan taktis. Menghadapi pemain sekaliber Mirra Andreeva di Louis Armstrong Stadium adalah tekanan mental yang luar biasa. Janice menunjukkan bahwa secara teknis, ia mampu mengimbangi ritme permainan pemain top dunia di awal set. Namun, masalah klasik yang muncul adalah consistency dan game management saat berada di bawah tekanan tinggi.
Ketiadaan break point sepanjang pertandingan menunjukkan bahwa Janice masih terlalu bermain 'aman' dan kurang berani mengambil risiko di momen krusial. Di level Grand Slam, Anda tidak bisa hanya sekadar 'bertahan' atau 'mengimbangi'; Anda harus mampu mendikte permainan. Andreeva sangat cerdik memanfaatkan celah tersebut, melakukan tekanan konstan yang membuat Janice kehilangan fokus setelah gim keempat di set pertama.
Namun, transisi ke nomor ganda bersama Leylah Fernandez adalah langkah strategis yang sangat menarik. Fernandez memiliki court coverage yang luar biasa dan insting menyerang yang tajam. Jika Janice bisa mengombinasikan stabilitas baseline-nya dengan agresivitas Fernandez, mereka bisa menjadi kuda hitam yang menakutkan. Kunci kemenangan di laga Kamis nanti adalah komunikasi dan pembagian area lapangan yang presisi.
Saya sangat optimis Janice bisa meraih hasil positif. Mentalitas 'pantang menyerah' yang ia tunjukkan dengan segera beralih fokus ke nomor ganda adalah ciri khas atlet elit. Jika ia mampu mengonversi rasa kecewa dari nomor tunggal menjadi energi agresif di nomor ganda, saya tidak terkejut jika Janice bisa melangkah jauh dan memberikan kejutan besar bagi publik New York!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Kapan jadwal pertandingan ganda Janice Tjen di US Open 2026?
A: Pertandingan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 3 September 2026, mulai pukul 22.00 WIB.
Q: Siapa pasangan Janice Tjen di nomor ganda putri?
A: Janice Tjen berpasangan dengan petenis berbakat Leylah Fernandez.
Q: Mengapa Janice Tjen tersingkir di nomor tunggal?
A: Janice kalah dua set langsung (2-6, 2-6) dari unggulan kelima asal Rusia, Mirra Andreeva.


