Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Netflix Bikin Geger! Drama 'The Trauma Code' Siap Goyang Musim 2, Tapi Ada Badai di Balik Layar

SelebritiRio DewantaraRio DewantaraSumber: CNN Selebriti
Rio Dewantara
Rio Dewantara
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Netflix Bikin Geger! Drama 'The Trauma Code' Siap Goyang Musim 2, Tapi Ada Badai di Balik Layar
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Lee Nak-jun mengklaim syuting The Trauma Code musim 2 mulai Oktober 2026.
  • Netflix resmi menepis kabar itu, menyatakan produksi masih dalam pembahasan.
  • Aktres Ha Young jadi sorotan karena kontroversi keluarga dan ketidakpastian perannya di season berikutnya.

Penggemar The Trauma Code: Heroes on Call sempat heboh ketika penulis sekaligus kreator Lee Nak-jun muncul di Malja Show pada 24 Agustus lalu. Di sana, ia menegaskan bahwa The Trauma Code sudah masuk fase pre‑produksi untuk season 2, bahkan lokasi syuting sedang diamankan dan target mulai pengambilan gambar adalah Oktober 2026.

Namun, tidak lama setelah pernyataan Lee menyebar, Netflix melontarkan klarifikasi lewat perwakilan resmi. “Belum ada yang diputuskan. Kami masih dalam diskusi produksi season 2, jadi detail syuting atau casting belum bisa dikonfirmasi,” ujar mereka dalam rilis yang dipublikasikan MHN Sports via Naver pada 25 Agustus.

Sementara itu, sorotan lain mengarah ke aktris Ha Young. Ia memerankan suster Cheon Jang‑mi, sosok energik yang selalu siap menolong Baek Kang‑hyuk (Ju Ji‑hoon) dan Yang Jae‑won (Choo Young‑woo). Namun, catatan sejarah keluarganya yang pro‑Jepang memicu protes di Korea Selatan, menambah ketegangan tentang apakah ia akan kembali di season 2 atau digantikan.

Lee Nak‑jun sendiri menegaskan masih ada “cerita yang belum terungkap” di musim pertama. “Jika performanya bagus, season 2 dan bahkan season 3 sudah ada di benak kami,” katanya, menambah harapan para fans yang terus menelusuri web novel dan webtoon aslinya.

Analisis Pakar

Di balik drama produksi ini, ada dinamika industri yang cukup menarik. Pertama, pernyataan Lee Nak‑jun yang tampak terlalu optimis bisa jadi strategi pemasaran pra‑rilis untuk menguji respons pasar. Di era streaming, hype awal sering menjadi bahan bakar penjualan langganan, terutama untuk judul‑judul K‑drama yang memiliki basis fandom internasional.

Kedua, respons cepat Netflix menolak klaim tersebut menunjukkan betapa berhatinya platform global dalam mengelola ekspektasi penonton. Mengingat Netflix beroperasi di lebih dari 190 negara, mereka harus memastikan setiap pengumuman resmi terkoordinasi dengan tim produksi lokal, agar tidak menimbulkan kebingungan atau bahkan potensi litigasi.

Ketiga, kontroversi seputar Ha Young menyoroti sensitivitas politik yang masih melekat pada industri hiburan Korea Selatan. Sejarah keluarga yang pro‑Jepang bukan hanya isu pribadi, melainkan menjadi bahan perdebatan publik yang dapat memengaruhi keputusan casting. Produser kini harus menyeimbangkan antara nilai artistik, popularitas aktor, dan tekanan sosial.

Akhirnya, keberhasilan season pertama menjadi kunci utama. Data streaming menunjukkan lonjakan subscriber setelah episode-episode krusial, dan Lee mengaku bahwa penjualan web novel meningkat signifikan. Jika angka-angka ini terus naik, Netflix kemungkinan besar akan mengunci season 2 dan 3, meski harus menavigasi tantangan produksi dan politik yang ada.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Kapan season 2 The Trauma Code akan mulai syuting?
    A: Netflix belum mengonfirmasi tanggal pasti; produksi masih dalam tahap pembahasan.
  • Q: Apakah Ha Young akan kembali memerankan Cheon Jang‑mi?
    A: Belum ada konfirmasi resmi; keputusan akan dipertimbangkan mengingat kontroversi yang melingkupi aktris tersebut.
  • Q: Mengapa Netflix menolak pernyataan Lee Nak‑jun?
    A: Karena belum ada keputusan final mengenai produksi season 2, sehingga detail syuting dan casting belum dapat diumumkan.
Meow! Tanya Nesi!
😸