Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Napas Lega di Puncak Dunia! Fajar/Fikri Segel Ranking 2 BWF, Tapi Liang/Wang Mengintai Tajam!

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Napas Lega di Puncak Dunia! Fajar/Fikri Segel Ranking 2 BWF, Tapi Liang/Wang Mengintai Tajam!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Fajar/Fikri Bertahan di Peringkat 2: Meskipun terhenti di perempat final Kejuaraan Dunia, pasangan Indonesia ini sukses mengamankan posisi runner-up dunia dengan 94.453 poin.
  • Ancaman Nyata dari China: Liang Wei Keng/Wang Chang menempel super ketat di peringkat ketiga dengan selisih tipis hanya 364 poin saja!
  • Sabar/Reza Tembus 10 Besar: Ganda putra non-pelatnas Sabar/Reza meroket ke peringkat 7 dunia, membuktikan kedalaman skuad ganda putra Indonesia masih sangat mengerikan.

Halo pecinta bulu tangkis tanah air! Bung Dimas Pratama di sini, membawa kabar panas dan mendebarkan dari rilis peringkat terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) per Selasa (25/8). Tensi persaingan di sektor ganda putra dunia benar-benar sedang membara, dan pahlawan kita, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mempertahankan posisi elite mereka sebagai ganda putra nomor dua dunia!

Fajar/Fikri saat ini mengantongi 94.453 poin. Posisi puncak masih kokoh digenggam oleh monster lapangan tengah asal Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, yang memimpin dingin dengan raihan fantastis 115.899 poin. Namun, yang membuat jantung kita berdegup kencang adalah kejaran dari raksasa China, Liang Wei Keng/Wang Chang, di posisi ketiga yang mengoleksi 94.089 poin. Selisihnya sangat tipis, Bung! Hanya terpaut tipis di angka ratusan poin!

Sementara itu, peraih medali perak Kejuaraan Dunia asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, menguntit di peringkat keempat dengan 88.884 poin. Fajar/Fikri sendiri sebenarnya harus menelan pil pahit setelah langkah mereka dihentikan di babak perempat final oleh ganda tangguh Taiwan, Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan, lewat pertarungan ketat dua gim langsung 19-21, 16-21.

Namun, kabar gembira juga datang dari pasangan independen kita yang sedang on-fire! Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani sukses merangsek naik ke peringkat ketujuh dunia dengan tabungan 71.746 poin. Di lapis kedua, regenerasi Indonesia terus berjalan dengan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di posisi ke-12, disusul Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana di peringkat ke-25, dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat di urutan ke-27.

Analisis Pakar

Mari kita bedah secara taktis, Bung! Keberhasilan Fajar/Fikri bertahan di peringkat dua dunia ini adalah sebuah berkah sekaligus alarm peringatan keras. Secara matematis, mereka selamat karena tabungan poin dari turnamen-turnamen sebelumnya masih sangat solid. Namun, secara performa di lapangan, kekalahan dari Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan di perempat final Kejuaraan Dunia kemarin menunjukkan adanya celah taktis yang harus segera dibenahi oleh tim pelatih.

Fajar/Fikri seringkali terjebak dalam pola permainan drive-drive cepat yang monoton ketika ditekan. Transisi bertahan ke menyerang mereka kerap terlambat satu langkah, membuat lawan mudah mengontrol area depan net. Fikri memiliki smash belakang yang sangat mematikan, namun Fajar harus lebih cerdik dan agresif di area depan untuk memotong bola-bola tanggung. Jika variasi serangan mereka tidak ditambah, posisi nomor dua dunia ini akan sangat mudah dikudeta.

Ingat, Liang/Wang dari China hanya berjarak 364 poin di belakang mereka! Ini adalah jarak yang sangat rawan. Satu kegagalan dini di turnamen Super 750 atau Super 1000 berikutnya akan langsung melempar Fajar/Fikri ke peringkat ketiga. Kehilangan status unggulan kedua akan sangat merugikan dalam proses drawing turnamen-turnamen besar ke depan, karena mereka berpotensi bertemu lawan-lawan berat lebih awal.

Di sisi lain, saya sangat angkat topi untuk Sabar/Reza! Menembus peringkat 7 dunia sebagai pemain profesional non-pelatnas adalah prestasi yang luar biasa. Gaya main mereka yang cair, penuh trik, dan tanpa beban justru sering menjadi momok menakutkan bagi ganda putra top dunia. Kehadiran Sabar/Reza, ditambah kombinasi baru seperti Leo/Bagas, memberikan tekanan sehat bagi Fajar/Fikri untuk tidak cepat puas. Persaingan internal ganda putra Indonesia justru sedang sangat sehat dan menjanjikan!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Mengapa Fajar/Fikri tetap berada di peringkat 2 dunia meski kalah di perempat final Kejuaraan Dunia?
A: Karena akumulasi poin dari turnamen-turnamen sebelumnya yang mereka ikuti dalam 52 pekan terakhir masih cukup tinggi untuk mempertahankan posisi mereka dari kejaran Liang/Wang.

Q: Siapa ganda putra nomor 1 dunia saat ini dan berapa poinnya?
A: Peringkat 1 dunia saat ini ditempati oleh pasangan Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae, dengan total 115.899 poin.

Q: Berapa selisih poin antara Fajar/Fikri dengan peringkat di bawahnya?
A: Selisih poin Fajar/Fikri (peringkat 2) dengan Liang Wei Keng/Wang Chang (peringkat 3) sangat tipis, yaitu hanya 364 poin.

BERITA TERKAIT (Olahraga)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ