Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Bikin Merinding! One Piece Live-Action Season 3 Bocorkan Pemeran Kunci Alabasta, Ada Ace dan Pasukan Pemberontak!

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: CNN Selebriti
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Bikin Merinding! One Piece Live-Action Season 3 Bocorkan Pemeran Kunci Alabasta, Ada Ace dan Pasukan Pemberontak!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Netflix resmi mengumumkan jajaran pemeran baru untuk One Piece Live-Action Season 3, termasuk karakter penting Alabasta seperti Koza, Toto, Pell, dan Chaka.
  • Musim ketiga ini akan berfokus penuh pada busur legendaris "The Battle of Alabasta" yang penuh dengan intrik politik dan perang saudara.
  • Proses syuting di Cape Town, Afrika Selatan telah resmi rampung, menjanjikan visual gurun pasir yang epik dan realistis.

Halo Nakama! Nadia Putri di sini, dan jujur saja, jantungku lagi maraton setelah mendengar kabar terbaru dari dunia Grand Line! Netflix baru saja membagikan update panas yang pastinya bikin kalian makin nggak sabar buat nonton One Piece Live Action Season 3. Kali ini, mereka memamerkan jajaran aktor baru yang bakal menghidupkan karakter-karakter ikonik di busur Alabasta. Siap-siap menyambut Emilio Sakraya sebagai Koza, pemimpin pemberontak yang karismatik, dan Omid Abtahi sebagai Toto, sang ayah yang setia mencari air di tengah gurun.

Nggak ketinggalan, duo pelindung kerajaan terkuat yang punya loyalitas tanpa batas juga sudah menemukan pemerannya. Ada Jamie Ward yang akan berperan sebagai Pell "The Falcon" dan Nabeel Khan sebagai Chaka "The Jackal". Kehadiran mereka berdua dipastikan akan menambah ketegangan emosional di tengah konflik yang membakar Kerajaan Alabasta.

Eits, kejutan untuk musim ketiga ini nggak berhenti sampai di situ! Season 3 juga bakal diramaikan oleh Cole Escola sebagai Bon Clay yang super kocak dan dicintai fans, Daisy Head sebagai Miss Doublefinger, Awdo Awdo sebagai Mr. 1, dan yang paling dinanti-nanti oleh sejuta umat: si tampan Xolo Maridueña yang akan memerankan kakak Luffy, Portgas D. Ace! Mereka semua akan beradu akting dengan geng Topi Jerami kesayangan kita yang dipimpin oleh Iñaki Godoy (Luffy) dan Mackenyu (Zoro).

Kisah musim ketiga ini akan langsung melanjutkan petualangan setelah kru Topi Jerami mendarat di Alabasta, tanah kelahiran Putri Vivi. Mereka harus berpacu dengan waktu untuk menghentikan perang saudara yang diam-diam didalangi oleh Sir Crocodile (diperankan oleh Joe Manganiello) bersama organisasi kriminalnya, Baroque Works. Dengan proses syuting yang sudah rampung di Cape Town, Afrika Selatan, kita tinggal menghitung hari untuk melihat mahakarya Eiichiro Oda ini hidup di layar kaca!

Analisis Pakar

Sebagai pengamat budaya pop yang mengikuti One Piece sejak zaman komik fisik, saya melihat keputusan casting untuk Season 3 ini sangat berani sekaligus brilian. Memilih Emilio Sakraya sebagai Koza adalah langkah tepat. Koza bukanlah karakter hitam-putih; dia adalah sosok tragis yang dipaksa memimpin pemberontakan karena manipulasi informasi. Emilio memiliki tatapan mata yang intens, sangat cocok untuk menggambarkan kemarahan sekaligus keputusasaan seorang pemuda yang merasa dikhianati oleh rajanya sendiri.

Lalu, mari kita bicarakan tentang Jamie Ward sebagai Pell. Kita semua tahu adegan Pell membawa bom raksasa ke langit demi menyelamatkan ibu kota Alabasta adalah salah satu momen paling legendaris (dan paling diperdebatkan karena dia entah bagaimana bisa selamat) dalam sejarah anime. Ekspektasi fans terhadap efek visual (CGI) buah iblis tipe Zoan milik Pell dan Chaka akan sangat tinggi. Jika Netflix gagal mengeksekusi transformasi hewan mereka dengan mulus, ini bisa menjadi bumerang yang merusak estetika serius dari arc Alabasta.

Kehadiran Xolo Maridueña sebagai Ace juga menjadi magnet terbesar musim ini. Setelah sukses besar di serial Cobra Kai dan film Blue Beetle, Xolo memiliki karisma alami sebagai "kakak pelindung" yang usil namun sangat kuat. Chemistry-nya dengan Iñaki Godoy akan menjadi fondasi emosional yang sangat krusial. Mengingat takdir Ace di masa depan, membangun kedekatan emosional antara penonton dan karakter Ace sejak dini adalah investasi jangka panjang yang sangat cerdas dari para produser.

Namun, tantangan terbesar bagi co-showrunner Joe Tracz dan Ian Stokes adalah masalah pacing atau tempo cerita. Alabasta adalah arc yang sangat panjang dengan banyak sekali pertarungan satu lawan satu yang ikonik (seperti Zoro vs Mr. 1 atau Nami vs Miss Doublefinger). Menjejalkan intrik politik, perjalanan gurun yang melelahkan, hingga klimaks pertempuran besar dalam jumlah episode yang terbatas membutuhkan keahlian adaptasi tingkat tinggi. Untungnya, keterlibatan langsung Eiichiro Oda sebagai produser eksekutif tetap menjadi jaminan bahwa jiwa dari One Piece tidak akan hilang dalam proses adaptasi ini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Siapa saja aktor baru yang diumumkan untuk One Piece Season 3?
A: Pemeran baru yang diumumkan antara lain Emilio Sakraya (Koza), Omid Abtahi (Toto), Jamie Ward (Pell), Nabeel Khan (Chaka), Xolo Maridueña (Portgas D. Ace), Cole Escola (Bon Clay), Daisy Head (Miss Doublefinger), dan Awdo Awdo (Mr. 1).

Q: Di mana lokasi syuting untuk One Piece Live-Action Season 3?
A: Proses syuting untuk musim ketiga ini telah selesai dilaksanakan di Cape Town, Afrika Selatan, yang memiliki studio dan lanskap alam yang sangat mendukung untuk visual gurun Alabasta.

Q: Apa fokus cerita utama dalam One Piece Season 3?
A: Musim ketiga akan berfokus pada busur "The Battle of Alabasta", di mana Luffy dan kru Topi Jerami membantu Putri Vivi menghentikan perang saudara dan melawan organisasi Baroque Works yang dipimpin oleh Sir Crocodile.

Meow! Tanya Nesi!
😸