Jay Idzes Diparkir, Lini Belakang Sassuolo Kocar-Kacir Dihajar Atalanta di Laga Pembuka Serie A!

Olahraga
Eka SaputraEka Saputra
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Jay Idzes Diparkir, Lini Belakang Sassuolo Kocar-Kacir Dihajar Atalanta di Laga Pembuka Serie A!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Jay Idzes absen dari starting XI Sassuolo saat takluk 1-2 dari Atalanta di laga pembuka Serie A 2026/2027.
  • Pelatih Alberto Aquilani sengaja memarkir Idzes demi menghindari risiko cedera kambuhan pasca-laga uji coba.
  • Gol dari Cas Odenthal sempat menyamakan kedudukan, namun gol Nikola Krztovic memastikan kemenangan Atalanta.

Laga pembuka Serie A musim 2026/2027 langsung menyajikan drama tingkat tinggi! Sayangnya, kabar kurang sedap datang untuk pencinta sepak bola tanah air. Bek tangguh sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, terpaksa harus menyaksikan perjuangan rekan-rekannya dari bangku cadangan saat Sassuolo dipaksa menyerah 1-2 oleh tuan rumah Atalanta di Stadion Atleti Azzurri d'Italia, Senin (24/8) dini hari WIB.

Pelatih anyar Sassuolo, Alberto Aquilani, membuat keputusan berani dengan tidak memasukkan nama Idzes dalam starting XI. Tanpa kehadiran sang "Bang Jay" di jantung pertahanan, lini belakang Neroverdi tampak rapuh sejak menit awal. Terbukti, laga baru berjalan enam menit, gawang Sassuolo langsung jebol oleh aksi kilat Giacomo Raspadori yang memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan yang tampak kehilangan komando.

Sassuolo sempat menunjukkan mental petarung mereka setelah turun minum. Tepat di menit ke-55, bek asal Belanda, Cas Odenthal, sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat skema bola mati yang ciamik. Namun, euforia itu tak bertahan lama. Sepuluh menit berselang, tepatnya menit ke-65, gawang Sassuolo kembali bobol lewat sontekan dingin Nikola Krztovic. Skor 2-1 untuk keunggulan Atalanta bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Usut punya usut, keputusan Aquilani memarkir Idzes murni karena alasan taktis dan medis. Idzes baru saja pulih dari cedera ringan yang didapatnya saat laga uji coba pramusim. Meski sudah kembali berlatih penuh menjelang laga kontra Atalanta, Aquilani enggan berjudi dengan memaksakan pemain berusia 26 tahun tersebut tampil 100 persen di laga seketat ini.

Analisis Pakar

Bung Dimas Pratama di sini, dan jujur saja, kekalahan Sassuolo ini adalah bukti nyata betapa krusialnya peran seorang Jay Idzes di lini belakang! Absennya Jay bukan sekadar kehilangan satu pemain bertahan, melainkan hilangnya sosok leader yang mampu mengorganisasi pertahanan. Gol cepat Giacomo Raspadori di menit ke-6 adalah contoh konkret dari hilangnya konsentrasi dan koordinasi yang biasanya menjadi kekuatan utama pertahanan yang dikomandoi oleh Idzes. Barisan belakang Sassuolo terlihat sangat canggung dan sering salah posisi dalam mengantisipasi transisi cepat Atalanta.

Secara taktis, keputusan Alberto Aquilani untuk memarkir Idzes sebenarnya sangat bisa dipahami dan patut diapresiasi dari sudut pandang manajemen risiko jangka panjang. Serie A adalah kompetisi yang sangat melelahkan dan menuntut fisik yang luar biasa. Memaksakan pemain yang baru pulih dari cedera pramusim di pekan pertama adalah tindakan bunuh diri taktis. Jika Idzes dipaksakan main dan cederanya kambuh, Sassuolo bisa kehilangan sang kapten untuk waktu yang jauh lebih lama. Aquilani sedang bermain catur, bukan sekadar checkers; dia mengorbankan satu pion di laga pembuka demi menjaga 'Raja' mereka tetap aman untuk sisa musim.

Menariknya, situasi ini sangat mirip dengan apa yang dialami Idzes musim lalu saat baru bergabung dari Venezia. Kala itu, dia juga tidak langsung menjadi starter di pekan perdana karena masalah adaptasi dan kebugaran, namun langsung meledak dan menjadi pilar tak tergantikan sejak pekan kedua. Saya sangat meyakini skenario yang sama akan terulang. Dengan waktu pemulihan ekstra satu minggu ini, Jay Idzes diprediksi akan kembali dalam kondisi 100 persen bugar dan siap mengomandoi lini belakang Sassuolo di pekan berikutnya.

Bagi para pendukung Timnas Indonesia, tidak perlu panik! Absennya Jay di laga perdana ini justru menjadi berkah terselubung. Ini memastikan bahwa kondisi fisiknya akan terjaga dengan baik dan terhindar dari risiko cedera yang lebih parah, yang tentunya sangat kita butuhkan saat dia memimpin skuad Garuda di kancah internasional nanti. Mari kita nantikan comeback tangguh sang jenderal lapangan tengah di laga berikutnya!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Mengapa Jay Idzes tidak bermain dalam laga Sassuolo melawan Atalanta?
A: Jay Idzes diparkir oleh pelatih Alberto Aquilani karena baru saja pulih dari cedera ringan yang didapat saat laga uji coba pramusim, sehingga pelatih tidak ingin mengambil risiko memainkannya sebelum fit 100 persen.

Q: Berapa skor akhir pertandingan antara Sassuolo dan Atalanta?
A: Pertandingan berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Atalanta, di mana gol Sassuolo dicetak oleh Cas Odenthal, sementara gol Atalanta dicetak oleh Giacomo Raspadori dan Nikola Krztovic.

Q: Kapan Jay Idzes diprediksi akan kembali bermain untuk Sassuolo?
A: Jay Idzes diprediksi akan kembali bermain dan berpotensi masuk dalam starting XI pada pertandingan pekan kedua Serie A, serupa dengan pola adaptasinya pada musim lalu.

Meow! Tanya Nesi!
😸