⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Infantino Gigit Kesempatan di Turnamen Junior Dominika: Duel Politik FIFA Menggila!

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Infantino Gigit Kesempatan di Turnamen Junior Dominika: Duel Politik FIFA Menggila!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Gianni Infantino berencana hadir di turnamen U14 Boys Challenge di Republik Dominika, menargetkan dukungan sebelum pemilihan presiden FIFA 2025.
  • Concacaf, UEFA, dan AFC menekan Infantino, bahkan mengusulkan kongres luar biasa FIFA untuk mosi tidak percaya.
  • Infantino berharap memecah blok Concacaf dengan merangkul negara‑negara Karibia kecil, sambil menanggapi kontroversi FIFA Forward Enterprise.

Dominika, 21 September 2026 – Presiden Gianni Infantino menyiapkan langkah taktisnya di panggung sepak bola junior. Pada akhir pekan ini, ia akan menginjakkan kaki di Republik Dominika untuk menyaksikan U14 Boys Challenge yang digelar oleh Caribbean Football Union (CFU). Turnamen yang diikuti 21 asosiasi berhak suara di FIFA ini menjadi arena strategis bagi Infantino untuk mengumpulkan dukungan menjelang pemilihan presiden FIFA tahun depan.

Namun, langkah ini tidak lepas dari sorotan tajam. Beberapa pejabat Concacaf secara terbuka meminta sang presiden FIFA untuk menghindari kehadiran di acara tersebut. Bersama UEFA dan AFC, mereka menekan Infantino dengan agenda peninjauan independen atas FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah proposal komersial yang menimbulkan polemik setelah rencana penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta mendapat tentangan keras.

Di balik ketegangan ini, Infantino memiliki peluang emas: bertemu langsung dengan Victor Montagliani, presiden Concacaf yang menjadi salah satu penantang paling kredibel dalam perebutan kursi FIFA. Jika Infantino berhasil memecah blok Concacaf, ia dapat mengamankan dukungan dari negara‑negara kecil di Karibia, seperti Grenada dan Saint Kitts and Nevis, yang hingga kini masih setia mendukungnya. Sementara itu, Meksiko tetap menjadi sekutu penting di wilayah tersebut.

Di sisi lain, UEFA, Concacaf, dan AFC tengah menyiapkan kemungkinan menggelar kongres luar biasa FIFA. Menurut statuta FIFA, minimal 43 dari 211 asosiasi anggota harus mengajukan permintaan tertulis agar Dewan FIFA dapat menyelenggarakan kongres tersebut, yang harus dilaksanakan dalam tiga bulan setelah permintaan diterima.

Analisis Pakar

Secara taktis, kehadiran Infantino di turnamen junior ini bukan sekadar aksi simbolik. Ia memanfaatkan momen kompetisi usia muda untuk menampilkan kepemimpinan yang “dekat dengan akar” sepak bola, sekaligus mengirim sinyal kuat kepada asosiasi kecil bahwa suara mereka dihargai. Ini adalah strategi klasik dalam politik organisasi: menggalang dukungan di level mikro untuk memperkuat posisi di level makro.

Namun, risiko yang dihadapi tidak kalah besar. Concacaf, bersama UEFA dan AFC, telah menyiapkan senjata diplomatik berupa permohonan kongres luar biasa. Jika mereka berhasil mengumpulkan dukungan 43 asosiasi, Infantino dapat terpaksa menghadapi pemungutan suara tidak percaya yang dapat mengguncang kepemimpinannya. Oleh karena itu, setiap langkahnya di Dominika harus diiringi dengan negosiasi intensif, bukan hanya sekadar foto bersama anak‑anak muda.

Strategi memecah blok Concacaf juga menuntut pemahaman mendalam tentang dinamika politik regional. Negara‑negara Karibia kecil memang memiliki suara, namun mereka biasanya dipengaruhi oleh aliansi tradisional dengan Meksiko atau Brasil. Infantino harus menawarkan insentif konkret—misalnya, peningkatan dana pengembangan sepak bola atau akses lebih besar ke program pelatihan FIFA—agar dukungan mereka tidak sekadar bersifat simbolik.

Terakhir, kontroversi FIFA Forward Enterprise tetap menjadi batu sandungan utama. Tanpa penyelesaian yang memuaskan bagi semua pihak, tekanan terhadap Infantino akan terus berlanjut, terlepas dari keberhasilan taktiknya di Dominika. Jadi, mata dunia olahraga kini menanti tidak hanya hasil pertandingan di lapangan, melainkan juga hasil “pertandingan” diplomasi di ruang rapat FIFA.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Mengapa Infantino ingin hadir di turnamen junior di Republik Dominika?
    A: Untuk mencari dukungan asosiasi kecil sebelum pemilihan presiden FIFA 2025 dan memecah blok Concacaf.
  • Q: Apa itu FIFA Forward Enterprise dan mengapa menjadi sumber kontroversi?
    A: FFE adalah proposal komersial FIFA yang mencakup penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta, yang ditolak oleh banyak asosiasi karena khawatir mengurangi kontrol FIFA.
  • Q: Bagaimana cara menggelar kongres luar biasa FIFA?
    A: Minimal 43 asosiasi anggota FIFA harus mengajukan permintaan tertulis; setelah itu, Dewan FIFA wajib menyelenggarakan kongres dalam tiga bulan.
Meow! Tanya Nesi!
😸