Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Hampir Bikin Kejutan! Janice Tjen Beri Perlawanan Sengit Sebelum Tunduk dari Wonderkid Rusia di Cincinnati Open

OlahragaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Hampir Bikin Kejutan! Janice Tjen Beri Perlawanan Sengit Sebelum Tunduk dari Wonderkid Rusia di Cincinnati Open
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Ringkasan Singkat Janice Tjen harus mengakui keunggulan unggulan kelima, Mirra Andreeva, di babak ketiga Cincinnati Open dengan skor 1-6, 6-7(5-7).
  • Sempat tertekan di set pertama, Janice menunjukkan mental baja di set kedua dengan menggagalkan match point dan memaksakan tie break.
  • Perjuangan luar biasa petenis Indonesia ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan tenis tanah air di kancah dunia.

Ringkasan Singkat

  • Janice Tjen harus mengakui keunggulan unggulan kelima, Mirra Andreeva, di babak ketiga Cincinnati Open dengan skor 1-6, 6-7(5-7).
  • Sempat tertekan di set pertama, Janice menunjukkan mental baja di set kedua dengan menggagalkan match point dan memaksakan tie break.
  • Perjuangan luar biasa petenis Indonesia ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan tenis tanah air di kancah dunia.

Luar biasa, luar biasa, dan angkat topi untuk perjuangan srikandi tenis Indonesia kita! Langkah petenis kebanggaan tanah air, Janice Tjen, memang harus terhenti di babak ketiga turnamen bergengsi Cincinnati Open setelah kalah dari petenis tangguh asal Rusia yang juga unggulan kelima, Mirra Andreeva, dengan skor akhir 1-6, 6-7(5-7) pada Rabu (19/8) dini hari WIB. Namun, skor akhir sama sekali tidak menggambarkan betapa gigihnya perlawanan yang ditunjukkan Janice di atas lapangan!

Sejak awal set pertama, Andreeva langsung menekan dengan pukulan-pukulan presisi yang membuat Janice langsung tertinggal 0-2 setelah terkena break cepat. Janice sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 berkat servis pertamanya yang tajam. Sayangnya, konsistensi Andreeva dalam reli-reli panjang memaksa Janice kembali kehilangan servis di gim kelima dan tertinggal 1-4. Set pertama akhirnya ditutup dengan kemenangan 6-1 untuk keunggulan petenis Rusia tersebut.

Nah, di sinilah mental juara Janice Tjen benar-benar diuji! Masuk set kedua, Janice mengubah taktik. Ia bermain lebih agresif, berani menekan ke arah baseline, dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Momen paling mendebarkan terjadi di gim kesepuluh. Berada di ujung tanduk saat lawan memegang match point, Janice melepaskan pukulan baseline super akurat yang menyelamatkan nyawanya! Skor pun menjadi imbang 5-5, lalu berlanjut ke 6-6, memaksa terjadinya babak penentuan alias tie break.

Di fase krusial ini, tensi pertandingan semakin memuncak. Janice sempat tertinggal 0-2, namun dengan dingin ia menyamakan skor menjadi 3-3 lewat forehand geledeknya. Sayang seribu sayang, setelah duel melelahkan yang menguras fisik dan emosi, Mirra Andreeva akhirnya menyudahi perlawanan Janice dengan skor 7-6(7-5) setelah pukulan backhand Janice melebar tipis di luar garis lapangan.

Analisis Pakar

Bung Dimas di sini, dan jujur saja, saya sangat bangga melihat determinasi Janice Tjen di turnamen sekelas Cincinnati Open ini. Di set pertama, kita melihat Janice agak terlambat panas dan kesulitan keluar dari tekanan heavy topspin yang dilepaskan Andreeva. Andreeva, yang kita tahu merupakan salah satu talenta muda paling bersinar di sirkuit WTA saat ini, sangat cerdik mengeksploitasi area lapangan Janice yang terbuka. Namun, transisi taktis yang dilakukan Janice di set kedua adalah sebuah mahakarya mentalitas. Ia tidak lagi sekadar bertahan dalam reli, melainkan berani mengambil inisiatif serangan lebih awal.

Menyelamatkan match point di gim kesepuluh set kedua melawan pemain top dunia bukanlah perkara mudah. Itu membutuhkan ketenangan tingkat tinggi dan akurasi pukulan yang luar biasa. Janice membuktikan bahwa secara mental, ia sejajar dengan para pemain elit dunia. Pukulan-pukulan baseline-nya di set kedua sangat berani dan presisi. Ia memaksa Andreeva melakukan kesalahan-kesalahan sendiri (unforced errors) yang jarang kita lihat dari petenis Rusia tersebut di set pertama.

Namun, sebagai pengamat, kita juga harus realistis melihat area yang perlu dievaluasi. Konsistensi servis pertama Janice masih perlu ditingkatkan, terutama di poin-poin kritis. Di set pertama, persentase servis pertamanya yang masuk agak menurun, dan ini langsung dihukum dengan kejam oleh Andreeva melalui return yang agresif. Selain itu, akurasi backhand di momen-momen penentu seperti saat tie break harus lebih diasah agar tidak menjadi bumerang di saat-saat krusial.

Secara keseluruhan, kekalahan ini bukanlah akhir, melainkan sebuah batu loncatan besar. Janice Tjen telah mengirimkan pesan kuat ke panggung tenis dunia bahwa Indonesia memiliki talenta yang patut diwaspadai. Jika ia terus mendapatkan jam terbang internasional melawan pemain-pemain berperingkat tinggi seperti Andreeva, saya sangat optimis peringkat dunia Janice akan meroket tajam dalam waktu dekat. Tetap semangat, Janice! Indonesia bangga!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Siapa lawan Janice Tjen di babak ketiga Cincinnati Open?
A: Janice Tjen berhadapan dengan Mirra Andreeva, petenis tangguh asal Rusia yang merupakan unggulan kelima dalam turnamen tersebut.

Q: Berapa skor akhir pertandingan antara Janice Tjen vs Mirra Andreeva?
A: Pertandingan berakhir dengan kemenangan Mirra Andreeva lewat skor 6-1, 7-6(7-5).

Q: Bagaimana performa Janice Tjen di set kedua pertandingan tersebut?
A: Janice tampil luar biasa di set kedua dengan menggagalkan match point lawan, menyamakan kedudukan menjadi 6-6, dan memaksa pertandingan berlanjut hingga babak tie break yang sengit.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ