Sassuolo Menggila 3-0 di Coppa Italia, Tapi Mengapa Jay Idzes Diparkir Alberto Aquilani?
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

- Ringkasan Singkat Sassuolo sukses melaju ke babak berikutnya Coppa Italia setelah membantai Cesena 3-0 di Mapei Stadium.
- Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, hanya menjadi penonton di bangku cadangan sepanjang laga.
- Pelatih baru Sassuolo, Alberto Aquilani, sukses menandai debutnya dengan kemenangan meyakinkan lewat gol Volpato, Adzic, dan Lipani.
Ringkasan Singkat
- Sassuolo sukses melaju ke babak berikutnya Coppa Italia setelah membantai Cesena 3-0 di Mapei Stadium.
- Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes, hanya menjadi penonton di bangku cadangan sepanjang laga.
- Pelatih baru Sassuolo, Alberto Aquilani, sukses menandai debutnya dengan kemenangan meyakinkan lewat gol Volpato, Adzic, dan Lipani.
Halo pecinta sepak bola tanah air! Bung Dimas Pratama di sini, membawa kabar panas dari panggung Coppa Italia! Sassuolo tampil begitu perkasa di bawah nakhoda baru mereka, Alberto Aquilani, dengan melumat Cesena tiga gol tanpa balas di Mapei Stadium. Namun, ada satu tanda tanya besar yang mengganjal di hati kita semua: ke mana perginya tembok kokoh kita, Jay Idzes? Ya, bek tangguh Timnas Indonesia itu harus puas duduk manis di bangku cadangan sepanjang 90 menit laga berjalan.
Meskipun tanpa kehadiran 'Bang Jayadi' di atas lapangan, Sassuolo langsung tancap gas sejak peluit pertama dibunyikan. Baru menit ke-13, publik tuan rumah sudah bergemuruh! Kerja sama apik dari lini tengah berhasil diselesaikan dengan dingin oleh Cristian Volpato setelah meneruskan umpan matang Simone Cinquegrano untuk membawa I Neroverdi unggul 1-0. Dominasi Sassuolo tak terbendung, taktis, dan sangat agresif!
Tepat sebelum turun minum, tepatnya di pengujung babak pertama, giliran talenta muda Vasilie Adzic yang mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-45. Gol ini benar-benar meruntuhkan mental bertarung Cesena. Masuk babak kedua, dominasi Sassuolo makin menjadi-jadi. Di menit ke-75, Luca Lipani menyempurnakan pesta gol tuan rumah menjadi 3-0. Cesena benar-benar dibuat mati kutu hingga peluit panjang berbunyi!
Analisis Pakar
Bung Dimas melihat keputusan Alberto Aquilani memarkir Jay Idzes di laga debutnya ini bukanlah tanda bahwa Jay tidak masuk dalam skema masa depan tim. Ini murni masalah taktis dan adaptasi awal musim. Aquilani, yang dikenal menyukai sepak bola menyerang berbasis penguasaan bola cepat, tampaknya ingin menguji duet Odenthal dan Macchioni terlebih dahulu dalam skema empat bek sejajar yang dinamis. Menghadapi tim kasta bawah seperti Cesena adalah momen eksperimen paling aman bagi pelatih baru untuk melihat kedalaman skuadnya tanpa harus mengambil risiko besar.
Namun, Jay Idzes tidak boleh terlena. Persaingan di lini belakang Sassuolo musim ini akan sangat sengit. Kehadiran Cas Odenthal dan bek muda Macchioni yang tampil solid di laga ini mengirimkan sinyal peringatan keras bagi Jay. Karakter bermain Jay yang lugas, kuat dalam duel udara, dan memiliki kemampuan membaca permainan yang mumpuni sebenarnya sangat cocok untuk sistem pertahanan Italia yang terkenal pragmatis. Tantangan terbesar Jay sekarang adalah membuktikan kepada Aquilani bahwa ia juga fasih dalam melakukan build-up serangan dari lini belakang, sesuatu yang sangat disukai oleh sang pelatih baru.
Di babak berikutnya pada bulan September, Sassuolo akan menghadapi ujian yang jauh lebih berat, yaitu Frosinone. Di sinilah mentalitas dan kualitas Jay Idzes akan sangat dibutuhkan. Frosinone memiliki lini serang yang jauh lebih agresif dibanding Cesena. Saya memprediksi Aquilani akan mulai melakukan rotasi dan memberikan menit bermain bagi Jay. Laga melawan Frosinone harus menjadi panggung pembuktian bagi bek andalan Garuda ini untuk merebut kembali tempat utama di jantung pertahanan I Neroverdi.
Bagi kita para pendukung di Indonesia, tidak perlu panik berlebihan. Ini baru awal musim dan perjalanan di Coppa Italia serta liga masih sangat panjang. Jay Idzes adalah pemain profesional dengan mentalitas Eropa yang sangat kuat. Saya yakin, di bawah asuhan Aquilani, Jay justru akan berkembang menjadi bek yang lebih modern dan taktis. Mari kita terus kawal dan berikan dukungan penuh untuk perjuangan Jay Idzes di Italia!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Mengapa Jay Idzes tidak dimainkan saat Sassuolo melawan Cesena?
A: Pelatih baru Sassuolo, Alberto Aquilani, memilih untuk melakukan rotasi dan menguji kombinasi bek lain seperti Odenthal dan Macchioni dalam laga debutnya melawan tim kasta bawah, Cesena.
Q: Siapa saja pencetak gol kemenangan Sassuolo atas Cesena?
A: Tiga gol kemenangan Sassuolo dicetak oleh Cristian Volpato (13'), Vasilie Adzic (45'), dan Luca Lipani (75').
Q: Kapan pertandingan Sassuolo berikutnya di Coppa Italia dan siapa lawannya?
A: Sassuolo dijadwalkan bertanding di babak kedua Coppa Italia pada bulan September mendatang melawan Frosinone.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

PSG kukuh di puncak Liga Champions, Barcelona kejar ketertinggalan setelah matchday keempat

Australia Rayu Mathew Baker, Piala Asia 2027 Diundur, Megawati Hangestri Debut di Liga Korea

Lepas dari BAM, Cheah Yee See Menikah dengan Teo Kok Siang di Bali
