Drama Comeback Marwan/Aisyah! Ganda Campuran Indonesia Tembus 32 Besar BWF 2026
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Ringkasan Singkat
- Pasangan muda Marwan Faza dan Aisyah Salsabila menaklukkan duo Serbia, Mihajlo Tomic & Andjela Vitman, 2-0 (21ā16, 21ā16) di Indira Gandhi Arena.
- Setelah tertinggal 0ā2 di awal game pertama, mereka bangkit dengan serangkaian poin beruntun dan menguasai jalannya pertandingan.
- Kemenangan ini mengantarkan mereka ke Kejuaraan Dunia BWF 2026 babak 32 besar, menambah harapan Indonesia di ganda campuran.
Di Indira Gandhi Arena pada Selasa (18/8), Marwan Faza dan Aisyah Salsabila Putri Pranata menampilkan taktik menawan yang membuat penonton terkesima. Meskipun memulai game pertama dengan defisit 0ā2, pasangan muda ini tidak gentar. Mereka menelan tekanan awal, bahkan tertinggal 2ā5, namun segera melancarkan serangan balik yang mematikan.
Empat poin beruntun pertama mengubah skor menjadi 6ā5 keunggulan mereka. Di akhir set pertama, Marwan/Aisyah menutup dengan 21ā16 berkat serangan smash yang tajam dan pertahanan yang solid. Mihajlo Tomic dan rekannya Andjela Vitman sempat menekan kembali, namun tak mampu menembus pertahanan ganda campuran Indonesia.
Game kedua kembali menegangkan. Tomic/Vitman memimpin 5ā2, namun Marwan/Aisyah menyiapkan comeback spektakuler dengan lima poin berturutāturut, memutar kembali skor menjadi 10ā9. Setelah jeda, intensitas serangan mereka meningkat, mencetak rangkaian poin 12ā11, 13ā11, hingga 18ā13. Akhirnya, mereka menutup laga dengan skor 21ā16, menandai kemenangan 34 menit yang penuh adrenalin.
Analisis Pakar
Penampilan Marwan/Aisyah dalam laga ini bukan sekadar kemenangan, melainkan pernyataan taktik yang matang. Mereka menunjukkan kemampuan membaca permainan lawan, terutama dalam mengantisipasi smash Tomic yang biasanya menjadi senjata utama. Dengan menempatkan shuttle tepat di net dan memanfaatkan rotasi cepat, pasangan Indonesia berhasil memaksa lawan melakukan kesalahan positional.
Selain itu, mentalitas comeback mereka patut diacungi jempol. Menghadapi defisit awal, mereka tidak terjebak dalam panic, melainkan menurunkan tempo, menunggu momen tepat untuk menyerang. Ini mencerminkan kedewasaan taktik yang biasanya baru terlihat pada pemain senior. Kombinasi antara kecepatan kaki Aisyah di forecourt dan kekuatan smash Marwan di backcourt menjadi kunci utama.
Dari perspektif timnas, kemenangan ini menambah kedalaman skuad ganda campuran Indonesia. Dengan menembus 32 besar, mereka tidak hanya mengumpulkan poin ranking, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga melawan pasangan Eropa yang berpengalaman. Ke depan, konsistensi dalam mengelola tekanan pada set awal dan meningkatkan variasi serangan akan menjadi fokus utama untuk melaju lebih jauh.
Secara keseluruhan, Marwan/Aisyah menunjukkan bahwa generasi baru Indonesia siap menantang dominasi negara-negara badminton tradisional. Jika mereka terus mengasah taktik, memperkuat kerja sama, dan menjaga kebugaran, peluang untuk menembus 16 besar atau bahkan podium bukanlah mimpi belaka.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Siapa lawan Marwan/Aisyah di babak 32 besar Kejuaraan Dunia BWF 2026?
A: Pasangan Serbia, Mihajlo Tomic & Andjela Vitman. - Q: Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pertandingan ini?
A: Pertandingan selesai dalam 34 menit. - Q: Apa skor akhir masing-masing game?
A: Game pertama 21ā16, game kedua 21ā16, keduanya dimenangkan Marwan Faza & Aisyah Salsabila.


