⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.1 di 19 km WNW of Tomohon, Indonesia pada 2/11/2026, 15.13.14. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.
Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Ruteng NTT di Hari Kemerdekaan, Dipicu Aktivitas Sesar Naik Flores

BencanaBudi SantosoBudi SantosoSumber: EarthquakeBot
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Ruteng NTT di Hari Kemerdekaan, Dipicu Aktivitas Sesar Naik Flores
BAGIKAN:

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Senin sore, 17 Agustus 2026, pukul 16:58:34 WIB. Peristiwa tektonik yang terjadi tepat pada hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ini sempat memicu kepanikan warga, meskipun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan bahwa aktivitas seismik ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Pusat gempa (episenter) terdeteksi berada di laut pada koordinat yang berjarak sekitar 32 kilometer arah utara Kota Ruteng. Dengan kedalaman hiposenter yang dikategorikan sebagai gempa dangkal, getaran dirasakan cukup kuat di wilayah Manggarai dan sekitarnya. Berdasarkan laporan sementara, guncangan dirasakan pada skala intensitas III-IV MMI (Modified Mercalli Intensity) di Ruteng, di mana getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan membuat beberapa benda gantung bergoyang. Hingga saat ini, otoritas penanggulangan bencana setempat masih melakukan asesmen cepat terkait dampak kerusakan infrastruktur.

Analisis Pakar Geofisika

Secara tektonik, wilayah utara Flores merupakan salah satu kawasan dengan tingkat seismisitas paling aktif dan kompleks di Indonesia. Gempa bumi magnitudo 5,0 yang berpusat di 32 km utara Ruteng ini dipicu oleh aktivitas deformasi batuan pada struktur Flores Back-Arc Thrust (Sesar Naik Busur Belakang Flores). Sesar ini merupakan zona penunjangan belakang yang membentang dari utara Bali hingga utara Flores, terbentuk akibat tekanan dari lempeng Indo-Australia yang bergerak menyusup ke bawah lempeng Eurasia di selatan, yang kemudian direspons dengan patahan naik di sisi utara busur kepulauan.

Sejarah kegempaan mencatat bahwa Flores Back-Arc Thrust adalah generator gempa yang sangat destruktif. Salah satu peristiwa paling mematikan dalam sejarah modern Indonesia adalah Gempa dan Tsunami Flores 12 Desember 1992 (Magnitudo 7,8) yang membangkitkan tsunami dahsyat dan merenggut lebih dari 2.000 korban jiwa. Kendati gempa kali ini memiliki magnitudo yang relatif sedang (M 5,0) dan tidak memiliki energi yang cukup untuk memicu deformasi vertikal dasar laut yang signifikan (syarat terjadinya tsunami umumnya memerlukan magnitudo di atas 6,5 dengan mekanisme sesar naik atau turun yang dangkal), masyarakat tetap diimbau untuk waspada.

Pasca-gempa utama, proses pelepasan tegangan (stress release) pada batuan di sekitar bidang patahan akan terus berlangsung dalam bentuk gempa susulan (aftershocks) dengan magnitudo yang cenderung meluruh secara eksponensial. Karakteristik batuan di utara Flores yang rigid namun rapuh berpotensi memicu serangkaian gempa susulan dalam beberapa hari ke depan. Masyarakat diimbau untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat guncangan pertama, serta selalu memverifikasi informasi dari kanal resmi BMKG guna menghindari disinformasi.

Meow! Tanya Nesi!
😸