Drama 14 Absensi! Persib Siap Guncang Sabah FC di Dewata Challenge Series
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ringkasan Singkat
- 14 pemain Persib absen dalam laga persahabatan melawan SabahFC di IWayanDipta, Bali.
- Pelatih IgorTolic menolak menurunkan rekrutan baru Danijel Loncar dan pemain timnas yang baru kembali.
- Tim tetap optimis, menyiapkan taktik fleksibel dan menunggu pemulihan pemain cedera untuk laga berikutnya.
Sabtu malam (15/8) nanti, Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali akan menjadi saksi pertarungan persahabatan internasional antara Persib dan Sabah FC. Meski Igor Tolic mengakui skuadnya belum lengkap, sang bos tak akan menyerah. Ia menegaskan, “Kami tetap bisa menerapkan beberapa opsi permainan di pertandingan ini nanti,” sambil menyiapkan taktik yang dapat beradaptasi dengan kondisi lapangan.
Masalah utama? Sebanyak 14 pemain harus absen. Danijel Loncar, si rekrutan anyar, masih butuh waktu berlatih dan beradaptasi. Sementara tujuh pemain yang baru pulang dari tugas membela Timnas Indonesia diberikan istirahat demi kebugaran jangka panjang. Rafi Rasyiq dan Nazriel Alvaro juga tidak dapat bergabung karena panggilan Garuda Muda U‑20. Empat “korban” Piala Presiden—Berguinho, Ramon Tanque, Dion Markx, dan Luchiano Guaycochea—masih dalam proses pemulihan, dengan Lucho diperkirakan butuh sekitar 15 hari lagi.
Meski belum mengetahui secara detail kekuatan lawan, tim pelatih Persib sudah menyiapkan video analisis dan akan membahasnya dalam sesi meeting. Dari sisi pemain, Gabriel Mutombo menilai Sabah FC sebagai tim yang kuat, mengingat ia telah menyaksikan highlight pertandingan mereka melawan Bali.
Analisis Pakar
Menurut saya, situasi ini justru menjadi peluang emas bagi Persib untuk menguji kedalaman skuad. Dengan 14 pemain absen, pelatih Igor Tolic dipaksa mengandalkan pemain cadangan yang selama ini kurang mendapat sorotan. Ini dapat mengungkap talenta tersembunyi yang siap melompat ke panggung utama. Jika mereka mampu menampilkan permainan yang disiplin dan taktis, maka kepercayaan diri mereka akan melonjak, sekaligus memberi pelatih lebih banyak opsi rotasi di kompetisi resmi.
Selanjutnya, taktik fleksibel yang disebutkan Tolic harus menjadi kunci. Mengingat kondisi lapangan di Bali yang cenderung lembab dan permukaan rumput yang agak licin, formasi 4‑3‑3 dengan pressing tinggi dapat memaksa Sabah FC melakukan kesalahan di lini tengah. Namun, jika lawan menurunkan formasi defensif, Persib dapat beralih ke 4‑2‑3‑1 untuk mengontrol tempo dan memanfaatkan kecepatan sayap.
Aspek psikologis juga tak kalah penting. Mengetahui bahwa banyak pemain inti tidak bermain, para pemain muda harus menyalakan semangat juang. Ini adalah momen pembuktian—bukan sekadar “mengisi kekosongan”, melainkan menunjukkan bahwa Persib memiliki budaya kompetitif yang kuat. Jika mereka berhasil menahan atau bahkan mengalahkan Sabah FC, maka momentum positif ini dapat dibawa ke laga kedua dan kompetisi domestik.
Terakhir, pemulihan pemain cedera harus dipantau secara ketat. Lucho yang diperkirakan butuh 15 hari harus menjalani program rehabilitasi yang terintegrasi dengan tim medis. Jika prosesnya berjalan lancar, kehadirannya di laga berikutnya dapat menjadi katalisator serangan Persib, mengingat kemampuan dribbling dan finishingnya yang tajam.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Mengapa Persib menurunkan 14 pemain untuk laga melawan Sabah FC?
A: Karena pemain baru kembali dari tugas Timnas, ada yang masih dalam proses pemulihan cedera, dan beberapa dipanggil ke tim nasional U‑20. - Q: Siapa pemain kunci yang diperkirakan akan bermain pada laga pertama?
A: Igor Tolic akan mengandalkan pemain cadangan yang sudah berlatih intensif, termasuk beberapa pemain yang belum banyak tampil di kompetisi utama. - Q: Kapan Luchiano Guaycochea diperkirakan kembali fit?
A: Diperkirakan membutuhkan sekitar 15 hari pemulihan sebelum dapat kembali beraksi.


