PSM Makassar Gandeng Playmaker Keturunan Toraja-Maluku, Navarone Foor – Siap Guncang Liga!
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Ringkasan Singkat
- PSM Makassar resmi menandatangani gelandang berbakat Navarone Foor yang memiliki darah Toraja-Maluku.
- Foor, mantan pemain VVV-Venlo, membawa pengalaman internasional dari Belanda, Uni Emirat Arab, Siprus, Latvia, dan Turki.
- Rekrutmen ini diharapkan memperkuat lini tengah PSM dan menambah daya serang bagi PSM Makassar musim ini.
PSM Makassar mengumumkan dengan gegap‑gempita melalui akun media sosial resmi klub bahwa mereka telah menandatangani kontrak dengan gelandang berpaspor Belanda, Navarone Chesney Kai Foor. Sang pemain, yang memiliki darah Toraja‑Maluku yang sangat kental, memutuskan untuk kembali membela tanah airnya pada musim 2024/2025. "Playmaker berpaspor Belanda dengan darah Toraja‑Maluku yang sangat kental, memutuskan untuk membela tim dari tanah leluhurnya musim ini," tulis PSM dalam rilis resmi.
Foor lahir di Opheusden, Gelderlan, Belanda pada 4 Februari 1992. Kariernya dimulai di akademi lokal Opheusden sebelum melanjutkan ke akademi NEC Nijmegen. Ia menapaki jalur profesional di NEC, kemudian menorehkan prestasi bersama Vitesse Arnhem. Selanjutnya, Foor menembus kancah internasional dengan bermain untuk Ittihad Kalba (UAE), Pafos FC (Siprus), Riga FC (Latvia), Karmiotissa (Siprus), dan Bandırmaspor (Turki). Pada musim 2025/2026, ia tampil impresif bersama VVV‑Venlo di kasta kedua Liga Belanda, mencatat 36 penampilan, 2 gol, dan 7 assist.
Selain prestasi klub, Foor pernah memperkuat skuad nasional Belanda pada level U‑19, U‑20, dan U‑21, meski belum pernah menembus tim senior De Oranje. Warisan Indonesia-nya bersumber dari kakek dan neneknya: neneknya, Christina Seru, berasal dari Kalimbuang, Kapala Pitu, Toraja Utara, sementara kakeknya berasal dari Kepulauan Kei, Maluku Tenggara.
Analisis Pakar
Penambahan Navarone Foor ke dalam skuad PSM Makassar bukan sekadar langkah pemasaran, melainkan strategi taktis yang sangat cerdas. Sebagai seorang playmaker, Foor memiliki visi lapangan yang tajam, kemampuan mengatur tempo, serta kreativitas dalam menciptakan peluang. Pengalaman lintas liga yang ia miliki—dari Belanda hingga Timur Tengah—akan memberikan dimensi baru pada pola serangan PSM, terutama dalam transisi cepat dan penguasaan bola di lini tengah.
Keberadaan darah Toraja‑Maluku pada Foor menambah nilai emosional yang kuat bagi suporter. Fans PSM, yang dikenal fanatik, akan merasakan kebanggaan melihat pemain keturunan lokal beraksi di level profesional. Ini dapat meningkatkan ikatan emosional antara tim dan komunitas, yang pada gilirannya dapat memacu moral pemain dan atmosfer stadion menjadi lebih bergelora.
Dari sisi taktik, pelatih Darije Kalezic dapat memanfaatkan Foor sebagai penghubung antara lini belakang dan depan. Dengan kemampuan mengoper dua kaki dan akurasi umpan yang tinggi, Foor dapat membuka ruang bagi penyerang seperti Makan Konate atau Sigit Hermawan. Selain itu, kemampuan set‑piece Foor—baik dari tendangan bebas maupun corner—akan menambah ancaman gol dari situasi mati.
Namun, tantangan terbesar tetap adaptasi. Meskipun berpengalaman, Foor harus menyesuaikan diri dengan intensitas fisik Liga 1 Indonesia yang berbeda dengan Liga Eropa. Jika ia berhasil menyesuaikan ritme permainan, PSM berpotensi menjadi tim yang lebih seimbang, menggabungkan kecepatan serangan dengan kontrol tengah yang solid. Ini akan menjadi kunci bagi PSM untuk bersaing di papan atas klasemen.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Berapa lama kontrak Navarone Foor dengan PSM Makassar?
A: PSM belum mengumumkan detail durasi kontrak, namun diperkirakan kontrak berlangsung minimal dua musim. - Q: Apakah Foor akan langsung menjadi starter di tim utama?
A: Mengingat kebutuhan lini tengah PSM, pelatih Kalezic diprediksi akan memberi kesempatan utama kepada Foor sejak awal musim. - Q: Bagaimana latar belakang keluarga Indonesia Foor memengaruhi popularitasnya di Indonesia?
A: Keturunan Toraja‑Maluku membuat Foor sangat diminati oleh suporter lokal, meningkatkan dukungan dan eksposur media di tanah air.


