Lamborghini Temerario Hybrid: Kecepatan Gila 920 HP Kini Tersedia di Indonesia!
Membawa perspektif segar dalam dunia otomotif roda dua dari kacamata perempuan.

Ringkasan Singkat
- Model Temerario resmi masuk pasar Indonesia dua tahun setelah debut global.
- Hybrid V8 twin‑turbo + tiga motor listrik menghasilkan 920 hp, 0‑100 km/h dalam 2,7 detik, top speed 343 km/h.
- Hanya dua unit tersedia lewat PrestigeImageMotorcars di Jakarta, dengan garansi pabrikan.
Lamborghini kembali menggebrak dunia supercar dengan meluncurkan Temerario, generasi kedua yang mengusung hybrid berteknologi tinggi. Importir resmi Prestige Image Motorcars mengumumkan kehadirannya di Jakarta pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kendaraan ini diimpor langsung dari Inggris, sehingga spesifikasi dasarnya identik dengan varian setir kanan yang dipasarkan di Eropa.
Di balik desain yang menggetarkan, Temerario menampung mesin V8 twin‑turbo 4.0 L yang mampu berputar hingga 10.000 rpm – angka yang biasanya hanya ditemui pada mobil balap. Tiga motor listrik terintegrasi menambah tenaga total menjadi 920 hp (≈ 685 kW) dan torsi puncak 730 Nm. Sistem penggerak menggunakan transmisi otomatis 8‑speed AMT, menyalurkan daya ke empat roda dengan respons yang hampir instan.
Performa? 0‑100 km/h dalam 2,7 detik, kecepatan maksimum 343 km/h, dan mode listrik murni yang memungkinkan jarak tempuh sekitar 10 km berkat baterai berkapasitas 3,8 kWh – teknologi yang diadopsi dari Revuelto. Harga belum diungkap secara resmi, namun perkiraan pasar menilai di kisaran Rp20 miliar ke atas, dengan kemungkinan penurunan sedikit di bawah angka tersebut untuk pasar domestik.
Prestige saat ini hanya memiliki dua unit siap kirim – satu berwarna kuning, satu hijau – sementara batch selanjutnya diperkirakan tiba dalam tiga hingga enam bulan, tergantung kondisi logistik yang masih dipengaruhi oleh situasi Selat Hormuz.
Analisis Pakar
Sebagai seorang reviewer yang telah menelusuri setiap evolusi Lamborghini, saya melihat Temerario sebagai titik balik penting dalam strategi elektrifikasi merek Italia ini. Menggabungkan V8 twin‑turbo dengan tiga motor listrik bukan sekadar gimmick; ini menandakan Lamborghini serius menyeimbangkan performa ekstrem dengan regulasi emisi yang semakin ketat. Nilai 920 hp menempatkannya di antara supercar paling bertenaga di dunia, namun kehadiran mode listrik 10 km menunjukkan komitmen pada penggunaan harian yang lebih ramah lingkungan.
Teknologi motor listrik terpisah pada setiap poros (front‑mid‑rear) memungkinkan distribusi torsi yang sangat presisi, meningkatkan traksi pada kondisi jalan basah atau berpasir – sebuah keunggulan yang jarang dimiliki supercar tradisional. Namun, kapasitas baterai 3,8 kWh masih terbilang kecil; ini berarti mode listrik lebih bersifat “showcase” daripada solusi praktis untuk perjalanan jauh. Saya berharap Lamborghini akan meningkatkan kapasitas baterai pada generasi berikutnya, mengingat pesaing seperti Ferrari dan Porsche sudah menawarkan jarak tempuh listrik yang lebih signifikan.
Di sisi dinamika, mesin V8 yang dapat berputar hingga 10.000 rpm memberikan sensasi “high‑rev” yang menjadi DNA Lamborghini. Kombinasi ini, dipadukan dengan transmisi 8‑speed AMT, menghasilkan perpindahan gigi yang halus namun tetap agresif. Namun, saya mencatat bahwa penggunaan AMT alih‑alih dual‑clutch (DCT) dapat menimbulkan sedikit keterlambatan pada perubahan gigi pada zona tengah akselerasi – sebuah kompromi yang mungkin terasa pada track day.
Terakhir, harga yang diperkirakan di atas Rp20 miliar menegaskan posisi eksklusif Temerario. Dengan hanya dua unit tersedia saat peluncuran, Lamborghini menciptakan aura kelangkaan yang akan memicu persaingan di kalangan kolektor. Bagi pasar Indonesia, kehadiran mobil ini menandai era baru di mana supercar hybrid tidak lagi menjadi impian jauh, melainkan realitas yang dapat diakses – meski dengan harga yang hanya dapat dijangkau oleh segelintir orang.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Berapa tenaga maksimum yang dihasilkan oleh Lamborghini Temerario?
A: Total tenaga gabungan mencapai 920 hp (≈ 685 kW) dengan torsi puncak 730 Nm. - Q: Apakah Temerario dapat dijalankan dalam mode listrik penuh?
A: Ya, dengan baterai 3,8 kWh, mobil dapat menempuh sekitar 10 km dalam mode listrik murni. - Q: Kapan unit tambahan Lamborghini Temerario akan tersedia di Indonesia?
A: Batch selanjutnya diperkirakan tiba dalam 3‑6 bulan, tergantung kondisi logistik internasional.


