Khazzanah Dominasi Pameran CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026: Peluang Bisnis Umrah & Haji Meningkat

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Khazzanah Dominasi Pameran CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026: Peluang Bisnis Umrah & Haji Meningkat
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Khazzanah Umrah & Haji Plus menampilkan booth M8 & M9 di Jakarta Selatan pada CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026.
  • Menteri Haji Republik Indonesia, Gus Irfan Yusuf, dan Presiden Direktur CNN Indonesia mengunjungi booth, menegaskan dukungan pemerintah dan media.
  • Talkshow bertema strategi memilih Haji Khusus digelar, menampilkan CEO Khazzanah Group, A. Zaky Zakariya, sebagai narasumber utama.

Dalam rangkaian CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026 yang berlangsung di Mall Kota Kasablanka, Khazzanah Umrah & Haji Plus menegaskan posisinya sebagai pemain utama pasar ibadah dengan menempati booth M8 dan M9. Selama empat hari (29 Juli‑2 Agustus), perusahaan tidak hanya memamerkan paket Umrah dan Haji, tetapi juga menonjolkan KhazzanahUmrahHajiPlus sebagai solusi pembiayaan syariah dan layanan Haji Khusus serta Haji Mujamalah.

Kunjungan resmi MenteriHajiRepublikIndonesia Gus Irfan Yusuf bersama Presiden Direktur CNN Indonesia, Titin Rosmasari—yang juga alumni program Umrah Plus Aqsha—menambah kredibilitas brand di mata calon jamaah. "Kehadiran mereka di booth kami menjadi penyemangat bagi seluruh tim Khazzanah Tours untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada setiap Tamu Allah," ujar Mochamad Zenal, staff Khazzanah Tours.

Strategi pemasaran yang dipilih Khazzanah tidak sekadar mengandalkan display produk. Pada Sabtu, 1 Agustus, perusahaan menggelar talkshow bersama CNN Indonesia dengan tema "Strategi Memilih Haji Khusus yang Aman dan Resmi". Narasumber utama, CEO Khazzanah Group sekaligus Sekretaris Jenderal AMPHURI, A. Zaky Zakariya, membahas prosedur haji yang benar, risiko penipuan, serta pentingnya pembiayaan syariah. Kegiatan ini menegaskan peran edukatif pameran dalam membangun kepercayaan konsumen.

Secara bisnis, kehadiran Khazzanah di event ini membuka peluang dua arah: (1) meningkatkan lead generation melalui interaksi langsung dengan lebih dari 10.000 pengunjung harian, dan (2) mengukuhkan posisi sebagai penyedia layanan yang mendapat dukungan pemerintah. Dengan lebih dari 59.950 jamaah Umrah yang telah dilayani, perusahaan kini berada pada titik kritis untuk memanfaatkan pertumbuhan pasar haji yang diproyeksikan mencapai US$ 12 miliar pada 2027, terutama di segmen premium yang mengutamakan layanan terintegrasi dan pembiayaan syariah.

Analisis Pakar

Sebagai seorang ekonom makro, saya melihat kehadiran Khazzanah di CNN Indonesia Islamic Travel Connect 2026 bukan sekadar aksi branding, melainkan langkah strategis dalam mengakselerasi penetrasi pasar ibadah yang tengah mengalami transformasi digital. Pemerintah Indonesia menargetkan peningkatan jumlah jamaah haji tahunan menjadi 2,5 juta pada 2030, sementara permintaan akan paket haji khusus dan pembiayaan syariah terus menguat. Khazzanah, dengan jaringan yang sudah teruji, berada pada posisi yang menguntungkan untuk memanfaatkan kebijakan subsidi pemerintah dan skema pembiayaan berbasis mudharabah.

Namun, tantangan utama tetap pada persaingan yang semakin ketat. Operator travel ibadah tradisional kini bersaing dengan platform online yang menawarkan harga lebih rendah melalui model marketplace. Keunggulan kompetitif Khazzanah harus beralih pada nilai tambah: transparansi proses, sertifikasi kualitas layanan, dan kemitraan strategis dengan lembaga keuangan syariah. Talkshow yang digelar bersama CNN Indonesia merupakan contoh konkret upaya membangun trust capital, yang pada gilirannya dapat meningkatkan conversion rate dari prospek menjadi jamaah.

Dari perspektif makroekonomi, sektor travel ibadah berkontribusi signifikan terhadap devisa negara. Setiap jamaah haji menghasilkan rata‑rata US$ 4.500 dalam pengeluaran domestik, termasuk akomodasi, transportasi, dan konsumsi. Dengan lebih dari 59.950 jamaah Umrah yang telah dilayani, Khazzanah secara tidak langsung menyumbang hampir US$ 270 juta bagi perekonomian nasional. Jika perusahaan dapat meningkatkan pangsa pasar haji khusus hingga 5% dari total target pemerintah, kontribusi tersebut dapat melambung menjadi lebih dari US$ 600 juta.

Kesimpulannya, kehadiran Khazzanah di pameran ini menandai fase ekspansi yang terukur. Kunci keberhasilan selanjutnya terletak pada kemampuan perusahaan untuk mengintegrasikan teknologi (misalnya aplikasi mobile untuk tracking perjalanan), memperluas jaringan pembiayaan syariah, dan menjaga standar layanan yang tinggi. Investor yang mencari eksposur pada sektor travel ibadah sebaiknya menilai Khazzanah sebagai kandidat dengan fundamental kuat dan prospek pertumbuhan yang selaras dengan kebijakan pemerintah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa saja paket yang ditawarkan Khazzanah pada Islamic Travel Connect 2026?
    A: Khazzanah menampilkan paket Umrah reguler, Umrah Plus Aqsha, Haji Khusus, dan Haji Mujamalah dengan opsi pembiayaan syariah.
  • Q: Bagaimana cara mengakses layanan pembiayaan syariah Khazzanah?
    A: Calon jamaah dapat mengisi formulir di booth atau mengunjungi situs resmi Khazzanah untuk mengajukan permohonan pembiayaan melalui mitra bank syariah.
  • Q: Apakah Khazzanah memiliki dukungan resmi dari pemerintah?
    A: Ya, Khazzanah mendapat kunjungan dan dukungan dari Menteri Haji Republik Indonesia, yang menegaskan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi dan standar kualitas.
Meow! Tanya Nesi!
😸