Shin Tae Yong Guncang Persija: Latihan Fisik Dua Kali Sehari di Thailand, Siap Tampil Ganas!
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ringkasan Singkat
- Pelatih ShinTaeYong menuntut latihan fisik intensif dua kali sehari bagi pemain Persija di HuaHin, Thailand.
- 22 pemain, termasuk bintang Timnas Indonesia di PialaAFF2026, berangkat pada Senin, sementara sisanya pada Jumat.
- Program latihan dipersonalisasi: pengukuran kekuatan, massa otot, dan lemak tubuh untuk beban yang tepat bagi tiap pemain.
Ketika Persija Jakarta menjejakkan kaki di negeri Gajah Putih pada Senin (10/8), suasana di kamp latihan HuaHin terasa lebih dari sekadar rutinitas. Di bawah komando ShinTaeYong, skuad merah-putih menjalani bootācamp fisik yang menantang: dua sesi latihan setiap hari, satu di pagi hari untuk penguatan otot, dan satu lagi di sore hari untuk taktik tim.
Tim inti yang turut berangkat meliputi Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, dan Rayhan Hannanāsemua pemain yang diprediksi menjadi tulang punggung PialaAFF2026. Sementara itu, pemain asing Kwon Chang Hoon dan Mauro Zijlstra absen karena sedang dalam proses rehabilitasi cedera di Korea dan Belanda.
Shin menegaskan bahwa setiap pemain mendapat beban yang disesuaikan. āKami mengukur kekuatan, massa otot, dan kadar lemak tubuh masingāmasing. Dari data itu, kami rancang program latihan yang unik untuk tiap individu,ā ujarnya. Pendekatan ini tak baru bagi Shin; bahkan saat melatih Timnas Indonesia, ia pernah menuntut pemainnya melakukan tiga sesi latihan dalam sehari demi menyiapkan kondisi fisik prima sebelum kompetisi besar.
Dengan kondisi fisik yang terasah, mentalitas pejuang para pemain diharapkan mencapai puncak performa. Shin yakin, tanpa fondasi kebugaran yang kuat, taktik sekalipun tidak akan maksimal di lapangan.
Analisis Pakar
Sebagai pengamat olahraga yang telah menyaksikan evolusi taktik dan kebugaran dalam sepak bola Indonesia, saya melihat langkah Shin Tae Yong sebagai terobosan strategis yang jarang dilakukan oleh klubāklub lokal. Latihan dua kali sehari bukan sekadar menambah beban, melainkan menciptakan sinergi antara fisik dan taktik. Pada fase awal pemusatan, fokus pada kebugaran dasar memberi ruang bagi pemain untuk menyesuaikan diri dengan intensitas pertandingan internasional, terutama menjelang PialaAFF2026.
Personalisasi beban latihan berdasarkan data fisiologis menandakan era dataādriven coaching di Indonesia. Dengan mengukur massa otot, kekuatan, dan persentase lemak, Shin dapat menghindari overtraining yang berisiko menurunkan performa atau memicu cedera. Ini sangat penting mengingat beberapa pemain kunci, seperti Kwon Chang Hoon dan Mauro Zijlstra, masih dalam proses pemulihan. Pendekatan ini juga memberi sinyal kepada pemain bahwa mereka diperlakukan sebagai aset individu, bukan sekadar angka dalam skuad.
Namun, tantangan terbesar terletak pada implementasi taktik setelah fase kebugaran. Shin mengakui bahwa Piala Presiden menghambat sesi taktik sebelumnya, sehingga kini harus menyeimbangkan antara physical conditioning dan tactical drilling dalam satu hari. Kunci keberhasilan akan terletak pada kemampuan asisten pelatih untuk mengintegrasikan skema permainan ke dalam sesi sore tanpa mengorbankan pemulihan otot. Jika berhasil, Persija dapat menampilkan permainan yang lebih dinamis, dengan transisi cepat dan pressing tinggi yang didukung stamina luar biasa.
Terakhir, saya menilai bahwa strategi ini dapat menjadi contoh bagi klub lain di Liga 1. Jika Persija mampu mengkonversi kebugaran tinggi menjadi hasil positif di kompetisi domestik dan internasional, maka model latihan terpersonalisasi ini akan menjadi standar baru bagi pelatih Indonesia yang ingin bersaing di level Asia.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Mengapa Shin Tae Yong menuntut latihan dua kali sehari?
A: Untuk mempercepat peningkatan kebugaran dasar dan mengintegrasikan taktik tim secara simultan, memastikan pemain siap secara fisik dan mental menjelang kompetisi. - Q: Siapa saja pemain Persija yang ikut pemusatan latihan di Thailand?
A: Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Dony Tri Pamungkas, Rayhan Hannan, serta pemain lain yang menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. - Q: Apakah semua pemain mendapatkan program latihan yang sama?
A: Tidak. Shin melakukan pengukuran fisik individu (kekuatan, massa otot, lemak) dan menyesuaikan beban latihan sesuai kebutuhan masingāmasing pemain.


