Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Gagal Total di Piala AFF! John Herdman Dipanggil PSSI, Kursi Kepelatihan Timnas Indonesia Mulai Memanas!

OlahragaEka SaputraEka SaputraSumber: CNN Olahraga
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Gagal Total di Piala AFF! John Herdman Dipanggil PSSI, Kursi Kepelatihan Timnas Indonesia Mulai Memanas!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Timnas Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026 setelah hanya finis di posisi ketiga Grup A di bawah Vietnam dan Singapura.
  • PSSI di bawah pimpinan Erick Thohir menjadwalkan evaluasi total terhadap pelatih John Herdman dalam waktu dekat.
  • Evaluasi ini sangat krusial demi mempersiapkan skuad terbaik menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 pada September-Oktober mendatang.

Bung dan Nona pecinta sepak bola tanah air, kabar mengejutkan sekaligus menyesakkan dada datang dari skuad Garuda! Langkah Timnas Indonesia di ajang bergengsi Piala AFF 2026 harus terhenti secara tragis di fase grup. Kegagalan total ini langsung memicu reaksi cepat dari federasi. PSSI bergerak cepat dan dipastikan bakal segera memanggil sang juru taktik asal Inggris, John Herdman, untuk mempertanggungjawabkan hasil minor ini!

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menegaskan bahwa evaluasi ini adalah prosedur wajib yang selalu dilakukan demi menjaga marwah sepak bola kita. "Ya biasa, sebagaimana yang selalu dilakukan oleh Ketua Umum [Erick Thohir], baik itu Timnas kita berprestasi maupun tidak, akan ada diskusi dan evaluasi dari semua event yang dilakukan, termasuk dengan Timnas Indonesia yang AFF kemarin gagal," ungkap Yunus di Kantor Kemenpora, Senin (10/8). Sejatinya, pertemuan panas ini dijadwalkan berlangsung Senin malam, namun harus tertunda karena kesibukan mendadak Erick Thohir.

Mengapa evaluasi ini begitu krusial? Jawabannya jelas: Erick Thohir membidik momentum kebangkitan di ajang FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar 21 September hingga 3 Oktober mendatang, di mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah! Erick menegaskan bahwa turnamen mendatang masuk dalam kalender resmi, yang berarti seluruh pemain terbaik—termasuk pilar-pilar abroad kita—bisa dipanggil untuk memperkuat Merah Putih secara maksimal.

Mari kita bedah sedikit rapor merah Herdman. Di debut turnamen Asia Tenggara ini, mantan pelatih timnas Kanada tersebut gagal total meramu strategi jitu. Rizky Ridho dan kolega hanya mampu finis di peringkat ketiga Grup A dengan raihan 6 poin (2 menang, 1 imbang, 1 kalah). Kekalahan telak 3-0 dari Vietnam di Stadion Pakansari serta hasil imbang 1-1 yang antiklimaks kontra Singapura menjadi hantaman keras yang menutup rapat pintu semifinal bagi Garuda.

Analisis Pakar

Bung, mari kita bicara jujur secara taktis. Kegagalan John Herdman di Piala AFF 2026 ini bukan sekadar masalah "kurang beruntung", melainkan ada tactical blueprint yang tidak berjalan dengan semestinya. Herdman, yang sukses membawa Kanada ke Piala Dunia, tampaknya gagap memahami dinamika sepak bola Asia Tenggara yang sangat mengandalkan kecepatan transisi dan determinasi fisik yang tinggi. Formasi dan rotasi pemain yang ia terapkan di fase grup terasa sangat kaku. Kita kehilangan kreativitas di lini tengah, dan transisi dari menyerang ke bertahan sangat rapuh—terbukti saat kita diobok-obok Vietnam tiga gol tanpa balas di Pakansari!

Selain masalah taktik, ada problem chemistry dan mentalitas bertanding yang sangat mengkhawatirkan. Sebagai pelatih kelas dunia, Herdman seharusnya mampu mengangkat moral pemain setelah kekalahan dari Vietnam. Namun, apa yang kita lihat di laga penentu melawan Singapura? Skuad Garuda bermain tanpa determinasi, minim pressing ketat, dan seolah kehabisan bensin di babak kedua. Hasil imbang 1-1 itu adalah cerminan dari keputusasaan taktis di atas lapangan. Rizky Ridho dkk seperti kehilangan arah instruksi dari pinggir lapangan.

Sekarang, PSSI di bawah Erick Thohir harus mengambil keputusan super tegas. Evaluasi ini tidak boleh sekadar formalitas minum kopi! FIFA ASEAN Cup 2026 sudah di depan mata (September-Oktober). Sebagai tuan rumah, taruhannya adalah harga diri bangsa di hadapan publik sendiri. Keuntungan turnamen ini adalah masuknya agenda ke kalender FIFA, yang berarti kita bisa memanggil kekuatan penuh, termasuk para pemain keturunan yang merumput di Eropa. Tapi pertanyaannya: apakah Herdman adalah sosok yang tepat untuk memimpin skuad "bintang" ini? Jika dalam evaluasi nanti Herdman tidak bisa memaparkan rencana taktis yang realistis dan revolusioner, PSSI jangan ragu untuk mengambil tindakan ekstrem, bahkan jika itu berarti mendepaknya!

Kita tidak punya banyak waktu untuk meratap. Sepak bola modern menuntut akselerasi cepat. Publik sepak bola Indonesia sudah sangat haus akan prestasi nyata, bukan sekadar janji proses. Herdman harus membuktikan bahwa reputasi besarnya di Amerika Utara bukan sekadar CV di atas kertas. Saatnya membuktikan kapasitasnya, atau bersiap angkat kaki dari bumi Nusantara. Garuda harus kembali terbang tinggi!

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Mengapa Timnas Indonesia gagal lolos ke semifinal Piala AFF 2026?
A: Timnas Indonesia gagal lolos karena hanya finis di posisi ketiga Grup A dengan 6 poin, kalah bersaing dengan Vietnam dan Singapura setelah menelan kekalahan 3-0 dari Vietnam dan ditahan imbang 1-1 oleh Singapura.

Q: Apa langkah yang akan diambil PSSI setelah kegagalan ini?
A: PSSI akan segera memanggil pelatih John Herdman untuk melakukan evaluasi total terkait kinerja tim kepelatihan dan performa Timnas Indonesia di Piala AFF.

Q: Kapan turnamen terdekat Timnas Indonesia dan apa targetnya?
A: Turnamen terdekat adalah FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada 21 September - 3 Oktober 2026, di mana Indonesia menjadi tuan rumah dan ditargetkan meraih prestasi maksimal dengan kekuatan skuad terbaik.

BERITA TERKAIT (Olahraga)

Meow! Tanya Nesi!
😸