Gila! Sempat Tercecer di Posisi Buncit, Veda Ega Pratama Ngamuk di Menit Akhir FP1 Moto3 Inggris 2026!
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

- Ringkasan Singkat Veda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi ke-6 di FP1 Moto3 Inggris 2026 setelah sempat terpuruk di posisi paling bawah.
- Sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Silverstone ini dipimpin oleh David Almansa sebagai yang tercepat.
- Performa Veda menunjukkan mentalitas baja dengan peningkatan catatan waktu yang signifikan di menit-menit krusial akhir sesi.
Ringkasan Singkat
- Veda Ega Pratama berhasil mengamankan posisi ke-6 di FP1 Moto3 Inggris 2026 setelah sempat terpuruk di posisi paling bawah.
- Sesi latihan bebas pertama di Sirkuit Silverstone ini dipimpin oleh David Almansa sebagai yang tercepat.
- Performa Veda menunjukkan mentalitas baja dengan peningkatan catatan waktu yang signifikan di menit-menit krusial akhir sesi.
Luar biasa! Mental petarung sejati ditunjukkan oleh rider muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, dalam sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3 Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Sempat membuat senam jantung para pendukungnya di tanah air karena terlempar ke posisi buncit, Veda membuktikan kelasnya dengan merangsek naik ke posisi ke-6 di detik-detik akhir!
Sesi dimulai dengan tensi tinggi. Pada lima menit pertama, Veda masih tertahan di urutan ke-14 sementara Alvaro Carpe langsung tancap gas memimpin catatan waktu. Tim mekanik Veda terlihat bekerja keras mengoptimalkan kinerja mesin di sirkuit legendaris Sirkuit Silverstone yang terkenal menuntut teknis tinggi ini.
Drama dimulai ketika Veda sempat melorot drastis hingga ke posisi paling bawah dengan gap 2,961 detik dari pembalap tercepat. Hingga menit ke-15, belum ada tanda-tanda kebangkitan. Maximo Quiles sempat merebut posisi puncak dari Carpe, disusul Marco Morelli yang mencatatkan waktu fantastis 2:11,075 detik. Veda? Masih berjuang keras di posisi ke-14 setelah sempat naik perlahan.
Sisa waktu 7 menit setelah keluar dari pit stop menjadi momen krusial. Ini adalah kesempatan terakhir bagi Veda untuk melakukan time attack. Sempat melorot lagi ke posisi 16 saat waktu tersisa 5 menit—di mana rival regionalnya, Hakim Danish asal Malaysia, berada di posisi ke-11—Veda tidak panik. Dengan dingin, ia melakukan flying lap yang luar biasa! Dari posisi ke-9, ia terus menekan hingga akhirnya mengunci posisi ke-6 di akhir sesi FP1. Sementara itu, David Almansa keluar sebagai yang tercepat dengan waktu 2:10,533 detik, hanya terpaut tipis 0,532 detik dari Veda!
Analisis Pakar
Bung, mari kita bedah apa yang sebenarnya terjadi di Silverstone sore ini. Silverstone bukan sirkuit yang ramah untuk pembalap debutan atau mereka yang belum menemukan setup suspensi yang pas. Karakter trek yang cepat, mengalir, namun memiliki beberapa tikungan 'bumpy' menuntut kestabilan sasis yang luar biasa. Di awal sesi, terlihat jelas Veda dan timnya sedang melakukan eksperimen dengan geometri motor dan mapping elektronik. Keputusan untuk membiarkan Veda terpuruk di awal demi mengumpulkan data telemetri adalah langkah taktis yang sangat berani, meski membuat kita yang menonton jantungan!
Yang membuat saya angkat topi adalah ketenangan mental Veda Ega Pratama. Di kelas Moto3, di mana selisih waktu antar pembalap sangat tipis, panik sedikit saja saat berada di posisi buncit bisa berakibat fatal—bisa crash atau kehilangan racing line. Tapi Veda menunjukkan kematangan luar biasa. Ketika kembali dari pit di sisa 7 menit, dia tahu persis kapan harus melakukan slipstream dan memanfaatkan towing dari pembalap di depannya. Ini adalah kecerdasan taktis tingkat tinggi yang jarang dimiliki pembalap seusianya.
Melihat gap yang hanya 0,532 detik dari David Almansa di posisi pertama, ini adalah sinyal bahaya bagi para rival. Ingat, ini baru FP1! Veda masih memiliki ruang improvisasi yang sangat besar di sektor 2 dan sektor 3 Silverstone yang terkenal tricky. Jika tim mekanik mampu menyempurnakan gear ratio untuk mengantisipasi angin kencang khas Inggris, saya sangat optimis Veda tidak hanya bisa lolos langsung ke Q2, tapi juga bertarung memperebutkan baris depan (front row) saat kualifikasi nanti.
Perjalanan akhir pekan ini masih panjang, tapi start seperti ini adalah suntikan moral yang luar biasa. Kita harus terus mengawal perjuangan talenta emas Indonesia ini. Tetap fokus, Veda! Publik Indonesia berdiri di belakangmu, siap melihat bendera Merah Putih berkibar tinggi di podium Silverstone!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q: Berapa posisi akhir Veda Ega Pratama di FP1 Moto3 Inggris 2026?
A: Veda Ega Pratama berhasil finis di urutan ke-6 pada sesi FP1 Moto3 Inggris 2026 setelah melakukan time attack di menit-menit akhir.
Q: Siapa pembalap tercepat dalam sesi FP1 Moto3 Inggris 2026?
A: Pembalap tercepat di FP1 adalah David Almansa dengan catatan waktu terbaik 2:10,533 detik.
Q: Di sirkuit mana balapan Moto3 Inggris 2026 diselenggarakan?
A: Balapan Moto3 Inggris 2026 diselenggarakan di Sirkuit Silverstone, Inggris, yang terkenal dengan karakter trek cepat dan teknis.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

PSG kukuh di puncak Liga Champions, Barcelona kejar ketertinggalan setelah matchday keempat

Australia Rayu Mathew Baker, Piala Asia 2027 Diundur, Megawati Hangestri Debut di Liga Korea

Lepas dari BAM, Cheah Yee See Menikah dengan Teo Kok Siang di Bali
