Single Baru Allequa Perucha 'Eternal Melody' Bikin Geger! Simak Cerita di Balik Lagu Rock Penuh Emosi Ini!
Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Ringkasan Singkat
- Allequa Perucha, penyanyi 19‑tahun yang naik daun lewat TheIconIndonesia, rilis single kedua berjudul EternalMelody.
- Lagu ini bergenre rock, ditulis dan diproduksi sendiri bersama produser AndreasArianto, mengekspresikan cinta dalam segala bentuknya.
- Proses produksi yang panjang di Senopati menegaskan keseriusan Allequa meniti karier musiknya.
Setelah menaklukkan panggung The Icon Indonesia, Allequa Perucha kembali menggebrak dunia musik dengan single kedua yang berjudul Eternal Melody. Lagu ini bukan sekadar melodi baru; ia menulis lirik, mengatur melodi, bahkan mengarahkan produksi bersama Andreas Arianto. “Aku bersyukur akhirnya single kedua aku sudah jadi dan siap dirilis. Proses produksinya lumayan panjang, karena nggak mudah buat lagu ini,” ungkapnya sambil duduk santai di kafe hits Senopati, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026).
Kenapa pilih rock? Allequa bilang, genre ini memberi kebebasan menumpahkan emosi—“kayak kamu lihat orang nge‑rock, mereka teriak, main gitar, wuaaa!”—yang tak bisa didapatkan dari genre lain. Pengalaman menonton konser rock jadi bahan bakar energi emosionalnya, dan ia ingin penikmat musik merasakan hal yang sama lewat Eternal Melody.
Liriknya? Lebih dari sekadar romansa. “Lagu ini tentang kesetiaan dan cinta—bisa ke pasangan, teman, saudara, bahkan passion diri sendiri,” jelas Allequa. Meski belum punya pacar, ia menaruh harapan agar suatu hari cinta itu hadir, sekaligus mengajak pendengar menafsirkan cinta dalam spektrum yang lebih luas.
Dengan single kedua ini, Allequa menegaskan satu hal: musik adalah jalannya, apa pun yang terjadi. “Single kedua ini jadi pembuktian diri kalau aku serius di musik. Baik nantinya benar-benar jadi penyanyi atau tidak, musik adalah jalanku,” pungkasnya dengan senyum penuh keyakinan.
Analisis Pakar
Sebagai pengamat budaya pop, saya melihat langkah Allequa Perucha ini sebagai contoh klasik dari artis muda yang mengukir identitas lewat kontrol kreatif penuh. Di era streaming, penulis‑lagu‑produser‑penyanyi serba bisa menjadi nilai jual utama. Dengan menulis lirik dan melodi, serta menggandeng produser berpengalaman seperti Andreas Arianto, Allequa tidak hanya menambah kredibilitas, tetapi juga mengamankan hak cipta yang lebih kuat—sesuatu yang penting bagi generasi artis digital.
Genre rock yang dipilihnya memang berani. Di pasar Indonesia yang didominasi pop‑dangdut‑R&B, rock masih menjadi niche yang menuntut loyalitas fanbase. Namun, ini juga memberi peluang bagi Allequa untuk menonjolkan keunikan suara dan penampilan panggung yang lebih “enerjik”. Jika ia berhasil menggabungkan melodi yang mudah diingat dengan energi rock yang autentik, ia bisa membuka celah baru bagi musik rock mainstream di tanah air.
Selain itu, tema cinta yang luas—dari romantis hingga self‑love—menunjukkan kedewasaan lirik yang jarang ditemui pada penyanyi seusianya. Ini memberi ruang bagi pendengar dari berbagai usia untuk menemukan resonansi pribadi. Strategi ini cerdas, karena meningkatkan replay value dan memperluas demografis pendengar.
Namun, tantangan terbesar tetap pada promosi. Tanpa dukungan label besar atau kampanye media masif, single indie seperti ini harus mengandalkan platform digital, playlist kurator, dan kolaborasi dengan influencer musik. Jika Allequa mampu memanfaatkan TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts secara optimal, “Eternal Melody” berpotensi menjadi viral, mengubahnya dari artis “niche” menjadi bintang pop‑rock nasional.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Kapan tepatnya single "Eternal Melody" akan dirilis?
A: Single tersebut dijadwalkan rilis pada akhir Agustus 2026, tepat setelah pernyataan resmi Allequa di Senopati. - Q: Siapa produser yang bekerja sama dengan Allequa pada lagu ini?
A: Allequa berkolaborasi dengan produser ternama Andreas Arianto untuk mengolah aransemen dan produksi akhir. - Q: Apakah "Eternal Melody" hanya berisi tema cinta romantis?
A: Tidak. Lagu ini mengangkat tema cinta dalam berbagai bentuk—romantis, persahabatan, keluarga, bahkan cinta pada diri sendiri.


