Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Cha Eun-woo Bayar Lunas Rp163 M, Tapi Masih Gak Puas! Banding Pajak Bikin Heboh!

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Cha Eun-woo Bayar Lunas Rp163 M, Tapi Masih Gak Puas! Banding Pajak Bikin Heboh!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Cha Eun-woo lunasi tagihan pajak senilai Rp163,9 miliar.
  • Agensi Fantagio tetap mengajukan banding ke Pengadilan Pajak meski pajak sudah dibayar penuh.
  • Jika banding diterima, uang pajak bisa dikembalikan; bila ditolak, masih ada opsi gugatan tata usaha negara.

Siapa sangka Cha Eun-woo, bintang ASTRO yang juga dikenal lewat peran di drama The WONDERfools, harus berurusan dengan pajak raksasa? Setelah Badan Pajak Nasional (NTS) menilai ia harus membayar 13 miliar won (sekitar Rp163,9 miliar), sang idol langsung melunasinya. Tapi ceritanya belum selesai.

Fantagio, agensi yang mengelola karier Cha, mengonfirmasi bahwa mereka sudah mengajukan petisi ke Pengadilan Pajak sejak awal bulan lalu. Tujuannya? Meminta penetapan pajak yang lebih “adil” karena mereka menilai perhitungan NTS kurang tepat. "Cha Eun-woo telah mengajukan banding pajak melalui prosedur hukum yang diatur dalam Undang-Undang untuk mendapatkan keputusan hukum," kata pernyataan resmi agensi pada 2 Agustus.

Sebelumnya, kasus ini muncul karena dugaan pembagian penghasilan lewat agensi pribadi atas nama ibunya, yang sempat dikategorikan sebagai perusahaan cangkang. NTS sempat menagih lebih dari 20 miliar won, namun setelah penyesuaian pajak berganda, angka akhir turun menjadi 13 miliar won—angka yang sudah dibayar penuh oleh Cha.

Melalui proses banding administrasi ini, Cha berpeluang dapat mengembalikan uang yang sudah dibayarkan, asalkan Pengadilan Pajak mengabulkan petisinya. Jika tidak, ia masih bisa melanjutkan ke gugatan tata usaha negara. Sementara itu, sang bintang tetap menjalani wajib militer di korps musik sejak Juli 2025, jadi drama pajak ini berlangsung di sela-sela tugas militer yang ketat.

Analisis Pakar

Kasus Cha Eun-woo menyoroti betapa rumitnya sistem perpajakan bagi artis K‑pop yang memiliki banyak sumber pendapatan, mulai dari kontrak grup, iklan, hingga proyek akting. Penggunaan agensi pribadi atau “perusahaan cangkang” memang umum untuk mengoptimalkan pajak, namun hal ini juga membuka celah bagi otoritas pajak untuk menilai kembali keabsahan struktur tersebut. Dalam konteks ini, NTS tampaknya berusaha menutup celah yang dianggap mengurangi penerimaan negara.

Namun, penting untuk diingat bahwa pembayaran penuh tidak otomatis berarti setuju dengan penilaian. Banding pajak adalah hak konstitusional, dan bagi selebriti seperti Cha, proses ini bukan sekadar soal uang, melainkan reputasi. Jika banding berhasil, ia tidak hanya mendapatkan kembali dana, tetapi juga mengirim sinyal kuat bahwa selebriti dapat melawan keputusan yang dianggap tidak adil.

Dari sudut pandang agensi, langkah Fantagio mengajukan petisi ke Pengadilan Pajak menunjukkan strategi hukum yang terukur. Mereka tidak hanya menunggu keputusan akhir, melainkan aktif memperjuangkan interpretasi pajak yang lebih menguntungkan bagi klien. Ini juga menjadi contoh bagi agensi lain dalam mengelola risiko fiskal artis mereka.

Terakhir, dampak kasus ini pada industri K‑pop bisa jadi signifikan. Jika Pengadilan Pajak memutuskan mendukung banding, mungkin akan ada peninjauan kembali atas kebijakan pajak yang selama ini dianggap “longgar” bagi artis internasional. Sebaliknya, penolakan dapat memperketat regulasi dan menambah beban administratif bagi para idol yang sudah sibuk dengan jadwal promosi dan militer.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Mengapa Cha Eun-woo tetap mengajukan banding meski sudah bayar pajak?
    A: Karena ia dan agensinya merasa penetapan pajak tidak tepat dan berharap dapat mengembalikan sebagian atau seluruh uang yang sudah dibayarkan.
  • Q: Apa yang terjadi jika Pengadilan Pajak menolak banding Cha?
    A: Cha masih dapat mengajukan gugatan tata usaha negara untuk menantang keputusan tersebut di tingkat yang lebih tinggi.
  • Q: Bagaimana kasus ini memengaruhi artis K‑pop lain?
    A: Kasus ini menjadi preseden penting; artis dan agensi mungkin akan lebih berhati-hati dalam mengatur struktur keuangan dan siap menghadapi audit pajak yang lebih ketat.
Meow! Tanya Nesi!
😸