CCTV Ruben Onsu Hanya Ditayangkan Sepotong? Pengacara Ungkap Alasan Mengejutkan!
Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Ringkasan Singkat
- Pengacara Minola Sebayang mengakui video CCTV Ruben Onsu yang dipublikasikan hanya potongan.
- Potongan itu dipilih khusus untuk bukti soal perlindungan anak dalam sengketa hak asuh.
- Pihaknya memang punya rekaman lengkap, tapi tak dianggap perlu ditampilkan ke publik.
Jakarta — Kejadian pertengkaran antara Ruben Onsu dan mantan istrinya kembali menjadi perbincangan hangat setelah CCTV yang ditayangkan hanya sepotong. Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menjelaskan kenapa rekaman lengkap tidak diungkap ke publik.
"Memang kami tidak menampilkan utuh. Terus apa dong hebatnya kita 'Ini CCTV lengkapnya pertengkaran itu', terus apa hebatnya? Kami juga punya tapi kami nggak mau karena kami merasa nggak ada kepentingan kami tampilkan utuh," ujar Minola saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/8/2026).
Menurutnya, fokus bukan pada menayangkan seluruh drama, melainkan menyorot perilaku yang relevan untuk proses pembuktian, terutama terkait perlindungan anak. "Kami hanya ingin mengambil sepenggal tentang pertengkaran itu, bukan supaya anak‑anak mendengar atau melihat semuanya," tambahnya.
Minola menegaskan bahwa rekaman lengkap memang ada, namun demi kepentingan perkara hak asuh, hanya bagian yang memang diperlukan yang dipublikasikan. Ia meminta publik untuk tidak melenceng ke isu‑isu lain yang tidak berhubungan dengan inti kasus.
Analisis Pakar
Sebagai pengamat budaya pop, saya melihat fenomena ini sebagai contoh klasik bagaimana media dan publik sering menuntut transparansi total, padahal dalam ranah hukum ada batasan yang wajar. Pengacara memang berhak menyaring bukti demi melindungi kepentingan kliennya, terutama bila melibatkan anak‑anak yang sensitif.
Strategi menayangkan hanya potongan video dapat menjadi taktik defensif yang cerdas. Dengan menyorot perilaku tertentu, tim hukum dapat mengarahkan narasi publik ke arah yang menguntungkan tanpa mengorbankan seluruh konteks yang mungkin menimbulkan interpretasi berlawanan. Ini juga mengurangi risiko “viral” yang dapat mempengaruhi opini publik dan, pada gilirannya, proses peradilan.
Namun, ada risiko tersendiri. Di era digital, potongan video yang dipilih secara selektif dapat menimbulkan spekulasi dan teori konspirasi. Netizen cenderung mengisi kekosongan informasi dengan asumsi mereka sendiri, yang kadang‑kadang memperburuk citra publik tokoh. Oleh karena itu, transparansi yang terukur—misalnya, memberikan penjelasan resmi tentang apa yang dipilih dan mengapa—bisa membantu menenangkan kegelisahan publik.
Terakhir, kasus ini menyoroti pentingnya perlindungan anak dalam sengketa keluarga. Bila bukti video memang berfokus pada aspek tersebut, maka keputusan untuk tidak menayangkan keseluruhan rekaman menjadi langkah etis yang patut diapresiasi. Kita harus ingat bahwa di balik headline sensasional, ada nyawa kecil yang harus dilindungi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Mengapa hanya potongan CCTV yang ditayangkan?
- A: Karena potongan tersebut dianggap relevan untuk membuktikan perilaku selama pertengkaran dan melindungi kepentingan anak dalam kasus hak asuh.
- Q: Apakah pihak Ruben Onsu memiliki rekaman lengkap?
- A: Ya, kuasa hukumnya mengonfirmasi bahwa rekaman lengkap ada, namun tidak dipublikasikan demi kepentingan perkara.
- Q: Apa peran Minola Sebayang dalam kasus ini?
- A: Minola Sebayang adalah kuasa hukum Ruben Onsu yang bertanggung jawab memilih bukti yang akan ditampilkan dan menjelaskan alasan di balik pemilihan tersebut.


