Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Barbie 2 di Ambang Batal? Gosling & Robbie Minta Bayaran Miliaran!

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Barbie 2 di Ambang Batal? Gosling & Robbie Minta Bayaran Miliaran!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

Setelah Barbie meledak di box office 2023, harapan untuk Barbie 2 begitu tinggi. Namun, kabar terbaru mengungkap bahwa rencana sekuel ikonik ini kini berada di ujung tanduk. Warner Bros. menolak memberikan kenaikan bayaran hingga US$20 juta yang diminta oleh Ryan Gosling, sekaligus menolak pembagian keuntungan yang diharapkan Margot Robbie. Tanpa kesepakatan, studio akan kehilangan hak cipta Barbie ke Mattel pada Desember 2026.

Menurut The New York Times, CEO Warner Bros. Discovery, David Zaslav, menolak tawaran “big‑deal” yang melibatkan pembagian keuntungan. Juru bicara studio menegaskan belum ada kerangka kerja yang disepakati, meski gosip menyebut Gosling mengincar tambahan US$20 juta.

Uniknya, Greta Gerwig dan suaminya, penulis Barbie Noah Baumbach, sudah menyiapkan konsep sekuel. Namun mereka menahan bocoran sampai urusan kontrak dengan aktor dan Mattel selesai. Jika negosiasi gagal, Mattel berhak mengembangkan Barbie dengan sutradara, pemeran, dan konsep baru.

Jadwal para bintang juga menambah kerumitan. Robbie sibuk dengan prekuel Ocean's 11 yang baru rilis Juni 2027, sementara Gosling terikat pada film Marvel Ghost Rider (2028) dan promosi Star Wars: Starfighter (2027). Di sisi lain, Gerwig akan tur promosi Netflix Narnia awal 2024, menyulitkan koordinasi produksi.

Analisis Pakar

Secara industri, kegagalan mencapai kesepakatan dengan talenta utama bukan hal baru, namun dalam kasus Barbie 2 dampaknya terasa lebih dramatis karena film pertama mencetak rekor box‑office dan menjadi fenomena budaya. Negosiasi gaji tinggi mencerminkan nilai pasar para bintang setelah kesuksesan Barbie, namun studio harus menyeimbangkan antara profitabilitas jangka panjang dan kepuasan kreatif. Jika Warner Bros. terlalu kaku, mereka berisiko kehilangan IP berharga yang dapat dimanfaatkan oleh kompetitor atau bahkan oleh Mattel secara independen. deflasi dalam ekonomi global juga menjadi faktor yang memengaruhi keputusan investasi studio.

Strategi Warner Bros. yang menolak kontrak jangka panjang juga mengindikasikan keengganan untuk mengikat diri pada franchise yang belum terbukti di fase sekuel, sejalan dengan kebijakan ekonomi yang sedang dibahas di kalangan bisnis.

Di sisi kreatif, Greta Gerwig telah menunjukkan kemampuan mengubah materi klasik menjadi karya yang segar dan relevan. Ide sekuelnya, meski belum terungkap, berpotensi memperluas narasi feminis dan satir sosial yang menjadi ciri khas film pertama. Tanpa dukungan studio, ide-ide tersebut mungkin akan terpaksa “dibungkus” dalam format yang lebih aman secara komersial, mengurangi kebebasan artistik.

Kesimpulannya, pertarungan antara gaji bintang, hak cipta, dan visi kreatif menjadi titik krusial yang menentukan nasib Barbie 2. Penggemar dan industri film menunggu keputusan akhir—apakah franchise ini akan melanjutkan petualangannya di layar lebar, atau beralih ke platform lain dengan wajah baru.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Mengapa Barbie 2 terancam batal?
    A: Karena Warner Bros. menolak kenaikan bayaran dan pembagian keuntungan yang diminta oleh Ryan Gosling dan Margot Robbie, serta batas waktu hak cipta yang mendesak.
  • Q: Kapan hak cipta Barbie kembali ke Mattel?
    A: Hak cipta akan kembali ke Mattel pada Desember 2026 jika tidak ada proyek lanjutan yang disepakati.
  • Q: Apakah ada kemungkinan Barbie 2 diproduksi oleh studio lain?
    A: Jika Warner Bros. gagal mencapai kesepakatan, Mattel dapat mencari mitra produksi baru atau mengembangkan franchise melalui format lain seperti serial streaming.
Meow! Tanya Nesi!
😸