Mitsubishi Xforce Hybrid Menggebrak GIIAS 2026: SUV Pertama dengan Teknologi Plug‑In yang Bikin Geger!
Mengupas tuntas performa mobil terbaru dan memberikan tips otomotif terpercaya.

Ringkasan Singkat
- Mitsubishi meluncurkan Xforce Hybrid, SUV pertama mereka yang mengusung sistem plug‑in hybrid.
- Debut resmi di GIIAS2026 pada pekan ini, menampilkan desain agresif dan dimensi yang lebih besar dari generasi sebelumnya.
- Powertrain 2.0 L Turbo‑ECO dengan motor listrik 150 kW menghasilkan total output 280 hp, dilengkapi baterai 13,8 kWh yang dapat menempuh hingga 70 km secara listrik murni.
Di ICEBSDTangerang, Mitsubishi menampilkan Xforce Hybrid sebagai bintang utama GIIAS2026. SUV berukuran menengah ini mengusung arsitektur platform baru yang disebut e-Active, memadukan rangka high‑strength steel dengan aluminium untuk menurunkan bobot chassis hingga 120 kg dibandingkan varian konvensional.
Powertrain yang dipasang adalah mesin 2.0 L Turbo‑ECO yang dipasangkan dengan motor listrik berdaya 150 kW (≈203 hp) dan torsi listrik 350 Nm. Kedua sumber tenaga digabungkan melalui transmisi otomatis 8‑speed dengan mode e‑Boost yang memungkinkan akselerasi 0‑100 km/jam dalam 6,8 detik. Baterai lithium‑ion berkapasitas 13,8 kWh terletak di bawah lantai kabin, memberi ruang kaki yang lega serta menurunkan pusat gravitasi, sehingga handling menjadi lebih stabil di tikungan.
Fitur canggih lainnya meliputi sistem regeneratif braking hingga 30 % lebih efisien, mode EV‑Only dengan jarak tempuh listrik hingga 70 km, serta Hybrid‑Assist yang secara otomatis mengoptimalkan rasio mesin‑motor berdasarkan kondisi jalan dan gaya mengemudi. Interiornya dilengkapi layar infotainment 12,3 inci beresolusi UHD, dukungan AndroidAuto and AppleCarPlay, serta sistem audio premium 10‑speaker.
Dengan harga mulai Rp 750 jutaan, Xforce Hybrid menargetkan segmen SUV premium yang kini mulai beralih ke powertrain hibrida. Persaingan utama diperkirakan akan datang dari Toyota RAV4 Hybrid, Honda CR‑V Hybrid, dan Hyundai Ioniq 5 yang juga hadir di GIIAS kali ini.
Analisis Pakar
Sebagai seorang reviewer otomotif yang telah menelusuri ribuan unit di jalanan Indonesia, saya melihat Xforce Hybrid sebagai langkah strategis Mitsubishi untuk kembali merebut pangsa pasar SUV yang kini didominasi oleh kompetitor Jepang. Platform e-Active bukan sekadar gimmick; penggunaan aluminium pada sub‑frame dan rangka utama memang mengurangi bobot, yang pada gilirannya meningkatkan efisiensi bahan bakar and dinamika berkendara. Namun, tantangan terbesar terletak pada integrasi sistem hybrid yang harus tetap handal dalam iklim tropis yang panas dan lembab.
Teknologi plug‑in hybrid yang ditawarkan memberikan fleksibilitas luar biasa. Baterai 13,8 kWh memang tidak sebesar pada BEV kelas menengah, tetapi cukup untuk menempuh jarak harian rata‑rata di kota besar tanpa mengorbankan performa. Sistem Hybrid‑Assist yang secara otomatis menyeimbangkan tenaga mesin dan motor listrik akan sangat membantu pengemudi yang belum terbiasa mengatur mode EV secara manual. Di sisi lain, saya masih mengkhawatirkan ketersediaan jaringan pengisian cepat di Indonesia; tanpa infrastruktur yang memadai, potensi penggunaan mode listrik murni akan terbatas.
Performa 280 hp dan torsi 350 Nm memang mengesankan untuk segmen SUV menengah, terutama bila dibandingkan dengan RAV4 Hybrid yang hanya menghasilkan 219 hp. Akselerasi 0‑100 km/jam di bawah 7 detik menandakan bahwa Mitsubishi tidak hanya mengejar efisiensi, melainkan juga mengincar sensasi mengemudi yang sporty. Namun, penting untuk menguji bagaimana sistem pendinginan baterai bekerja pada suhu 35‑40°C yang umum di Indonesia, karena penurunan performa baterai dapat memengaruhi daya jelajah listrik.
Kesimpulannya, Xforce Hybrid adalah paket lengkap yang menggabungkan desain agresif, teknologi hybrid canggih, dan performa yang kompetitif. Jika Mitsubishi dapat memastikan keandalan sistem pendinginan dan memperluas jaringan layanan purna jual, SUV ini berpotensi menjadi pilihan utama bagi konsumen yang menginginkan kombinasi antara kepraktisan SUV dan efisiensi hibrida.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Berapa jarak tempuh listrik maksimal Xforce Hybrid?
A: Sekitar 70 km dalam kondisi ideal, cukup untuk perjalanan harian di dalam kota. - Q: Apakah Xforce Hybrid mendukung pengisian cepat?
A: Ya, mendukung pengisian DC hingga 50 kW, yang dapat mengisi baterai 80 % dalam kurang lebih 30 menit. - Q: Berapa harga resmi Xforce Hybrid di Indonesia?
A: Mulai dari Rp 750 jutaan, tergantung pada varian dan opsi tambahan.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Fang Cheng Bao Tembus 600 Ribu Unit Penjualan, BYD Akselerasi Produksi Hadapi Lonjakan Demand

Karma Automotive Luncurkan Eximius 1: Mobil Sport Hybrid Bertenaga 1.195 HP dengan Desain Kustom

Bantah Keraguan, Yamaha GEAR ULTIMA Tuntaskan 2.740 Km Ekspedisi Lintas Alam Selebes
