Takut Uang, Bukan Analisis Lawan! Bernardo Tavares Ungkap Prioritas Utama Persebaya
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Ringkasan Singkat
- Pelatih Bernardo Tavares menegaskan kekhawatiran utama bukan analisis taktik lawan, melainkan masalah keuangan.
- Persebaya Surabaya menjalani serangkaian laga pramusim, termasuk persahabatan melawan PSIS Semarang dan turnamen Piala Presiden 2026.
- Dengan Super League 2026 baru dimulai September, Tavares berencana memanfaatkan jeda untuk memperkuat skuad dan menilai performa pemain.
Dalam sesi latihan yang penuh energi pada Selasa (28/7), Bernardo Tavares, sang otak taktis Persebaya Surabaya, mengungkapkan apa yang sebenarnya menggelisahkan dirinya. "Takut? Tidak. Di sepak bola, kita tidak takut. Ada banyak hal yang lebih penting daripada sepak bola. Seperti tidak memiliki uang, tidak memiliki uang untuk membeli barang, untuk memberikan ke keluarga, tidak memiliki makanan," ujarnya dengan nada tegas.
Dia menegaskan bahwa masalah ekonomi dan kesejahteraan keluarga pemain adalah prioritas utama, bukan sekadar taktik atau analisis lawan. "Hal ini kita harus takut. Di sepak bola, kita harus bekerja keras dan menikmatinya," tambahnya, menekankan pentingnya kerja keras di atas lapangan.
Meski tidak menutup mata terhadap ancaman taktik, Tavares mengakui bahwa banyaknya pertandingan pramusim—termasuk laga persahabatan melawan PSIS Semarang dan kompetisi Piala Presiden 2026—memberi peluang bagi tim lawan untuk mempelajari gaya permainan Bajol Ijo. "Kita memang banyak bermain, jadi tim lawan di masa depan bisa merekam, bisa menganalisa," katanya.
Namun, ia menilai ancaman tersebut belum menjadi masalah mendesak karena Super League 2026 baru akan dimulai pada September. Jeda waktu lebih dari satu bulan ini, menurutnya, justru menjadi kesempatan emas untuk menelaah kekuatan lawan dan menyempurnakan strategi. "Kita juga akan memiliki waktu untuk menganalisa tim lawan di sana," papar Tavares.
Fokus utama pelatih asal Portugal ini kini beralih ke evaluasi internal. "Pertanyaan saya berada di tim kita. Siapa pemain yang memiliki performa terbaik? Siapa yang bisa memberi kita keamanan untuk mendekati Super League?" pungkasnya, menegaskan pentingnya kualitas internal sebelum mengkhawatirkan faktor eksternal.
Analisis Pakar
Sebagai pengamat olahraga yang telah menelusuri dinamika sepak bola Indonesia selama lebih dari satu dekade, saya melihat pernyataan Tavares sebagai langkah strategis yang cerdas. Mengangkat isu keuangan di atas taktik bukan sekadar retorika; ini mencerminkan realitas yang sering terabaikan dalam dunia sepak bola profesional. Ketika klub berjuang menyeimbangkan anggaran, pemain dapat terfokus pada performa di lapangan tanpa beban mental yang berlebihan.
Namun, ada dua sisi yang perlu diwaspadai. Pertama, terlalu menekankan masalah ekonomi dapat mengalihkan perhatian dari persiapan taktis yang esensial, terutama mengingat Piala Presiden 2026 menjadi ajang pembuktian formasi dan pola permainan. Kedua, fakta bahwa Persebaya telah menjalani banyak laga pramusim memang memberi lawan peluang mengumpulkan data, sehingga tim harus mengembangkan variasi taktik yang fleksibel untuk menghindari prediksi lawan.
Strategi Tavares untuk memanfaatkan jeda sebelum Super League 2026 dimulai sangat tepat. Selama periode ini, tim dapat melakukan analisis video mendalam, menguji skema baru, dan memperkuat mentalitas pemain. Ini juga saat yang ideal untuk mengidentifikasi pemain kunci yang dapat menjadi penentu kemenangan di fase kompetisi utama.
Kesimpulannya, prioritas pada kesejahteraan pemain dan stabilitas keuangan harus berjalan beriringan dengan persiapan taktis. Jika Persebaya mampu menyeimbangkan kedua aspek ini, mereka tidak hanya akan masuk ke Super League dengan skuad yang siap secara fisik, tetapi juga dengan mentalitas juara yang kuat.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Mengapa Bernardo Tavares menekankan masalah keuangan dibandingkan analisis taktik lawan?
A: Karena kesejahteraan pemain dan stabilitas keuangan klub menjadi fondasi utama untuk performa optimal di lapangan. - Q: Apa saja pertandingan pramusim yang telah dijalani Persebaya?
A: Laga persahabatan melawan PSIS Semarang dan partisipasi dalam turnamen Piala Presiden 2026. - Q: Kapan Super League 2026 akan dimulai dan bagaimana persiapan Persebaya?
A: Super League 2026 dimulai September 2026; Persebaya memanfaatkan jeda pra-musim untuk analisis lawan dan evaluasi internal pemain.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Panas Konflik Timur Tengah Picu Mundurnya Jadwal Piala Asia 2027

Usung Ambisi Besar di Umur 12 Tahun, Narantraya Jeihan Sabet Runner-up Piala Panglima TNI Menuju Porprov Jawa Barat

Judoka Muda Sashenka Persembahkan Medali Perunggu Historis bagi Indonesia di YOG Dakar
