Bangkitnya Pemimpin Perempuan! Danamon Luncurkan Women Mentorship Program Batch 2 yang Bikin Penasaran

Selebriti
Nadia PutriNadia Putri
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Bangkitnya Pemimpin Perempuan! Danamon Luncurkan Women Mentorship Program Batch 2 yang Bikin Penasaran
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Bank Danamon bersama grup MUFG gelar Women Mentorship Program Batch 2 di Jakarta.
  • Program ini menyatukan mentor senior dari Danamon, Adira Finance, Zurich, Home Credit, dan IGNITE untuk melatih calon pemimpin perempuan.
  • Direktur Utama Nobuya Kawasaki tekankan komitmen jangka panjang DEI untuk mencetak pemimpin masa depan.

Siapa bilang dunia keuangan hanya didominasi pria? Pada awal Juli 2026, Bank Danamon kembali menggebrak dengan Women Mentorship Program Batch 2. Acara yang digelar di jantung kota Jakarta ini bukan sekadar seminar, melainkan arena kolaborasi seru yang dipenuhi mentor-mentor kece dari ekosistem MUFG. Dari Danamon, Adira Finance, Zurich Asuransi, Home Credit, hingga startup inovatif IGNITE, semua berkumpul untuk menyalakan semangat kepemimpinan perempuan.

Menurut Evi Damayanti, Chief Human Capital & Operations Officer Danamon, ā€œKesempatan saja tidak cukup; perempuan butuh bimbingan langsung dari para pemimpin yang sudah menapaki jalan ini.ā€ Dan itulah mengapa batch kedua ini dirancang sebagai learning playground—tempat para peserta dapat menyerap wawasan, memperluas jaringan, dan mengasah kompetensi strategis yang dibutuhkan untuk menaklukkan pertumbuhan bisnis di masa depan.

Acara dibuka oleh Direktur Utama Danamon, Nobuya Kawasaki, yang menegaskan bahwa program ini bukan sekadar inisiatif sesaat. ā€œWomen Mentorship Program adalah bagian dari strategi DEI kami—menyiapkan talenta perempuan yang siap menggerakkan pertumbuhan bisnis di masa depan,ā€ ujarnya. Dengan mentor-mentor yang berpengalaman, peserta tidak hanya belajar teori, tapi juga mendapatkan insight nyata tentang tantangan dan peluang di industri perbankan serta jasa keuangan.

Selain menambah skill, program ini juga menjadi jembatan kolaborasi antar perusahaan dalam grup MUFG. Bayangkan, seorang peserta dapat berdiskusi langsung dengan eksekutif dari Zurich tentang asuransi, atau dengan tim Home Credit tentang fintech—semua dalam satu ruang! Hasilnya? Jaringan profesional yang lebih luas, perspektif yang lebih holistik, dan kesiapan yang lebih matang untuk memimpin proyek-proyek strategis.

Sebagai contoh, inisiatif serupa telah dilakukan oleh Bank Mandiri.

Analisis Pakar

Di era di mana keberagaman menjadi kunci inovasi, inisiatif seperti Women Mentorship Program Batch 2 menjadi contoh konkret bagaimana korporasi dapat mengoperasionalkan nilai DEI. Dari sudut pandang saya sebagai pengamat budaya pop, program ini tidak hanya meningkatkan representasi gender di level manajerial, tetapi juga menciptakan narasi baru tentang perempuan sebagai agen perubahan dalam sektor keuangan yang tradisional.

Namun, tantangan tetap ada. Mentoring yang efektif memerlukan komitmen jangka panjang, bukan sekadar satu rangkaian workshop. Perlu adanya mekanisme follow‑up yang terstruktur, seperti penugasan proyek bersama atau program rotasi kerja, agar pengetahuan yang didapatkan tidak cepat pudar. Selain itu, penting bagi perusahaan untuk memastikan bahwa jalur promosi setelah program ini transparan dan adil, sehingga peserta tidak hanya menjadi ā€œtalenta terlatihā€ tetapi juga ā€œpemimpin yang dipromosikanā€.

Kolaborasi lintas perusahaan dalam grup MUFG menjadi nilai tambah yang signifikan. Dengan menggabungkan perspektif perbankan, asuransi, dan fintech, peserta mendapatkan gambaran ekosistem keuangan yang lebih luas—sesuatu yang jarang didapatkan dalam program mentoring internal biasa. Ini dapat mempercepat proses inovasi, karena pemimpin masa depan akan terbiasa berpikir secara interdisipliner.

Terakhir, saya melihat potensi ripple effect yang besar. Ketika perempuan menempati posisi strategis, mereka tidak hanya mempengaruhi kebijakan internal, tetapi juga dapat menjadi panutan bagi generasi berikutnya. Dengan dukungan media dan publikasi yang tepat, kisah sukses mereka dapat menginspirasi ribuan perempuan muda untuk mengejar karier di bidang yang sebelumnya dianggap ā€œmaskulinā€. Inilah momentum yang harus dimanfaatkan oleh semua pemangku kepentingan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Siapa saja yang dapat mendaftar ke Women Mentorship Program Batch 2?
    A: Program ini terbuka bagi perempuan profesional yang bekerja di sektor perbankan, keuangan, atau fintech dengan minimal 2‑3 tahun pengalaman kerja.
  • Q: Berapa lama program mentorship ini berlangsung?
    A: Batch 2 berlangsung selama tiga bulan, dengan kombinasi sesi daring, workshop tatap muka, dan proyek kolaboratif.
  • Q: Apa manfaat utama yang didapatkan peserta?
    A: Peserta memperoleh akses ke mentor senior, jaringan lintas industri, serta pelatihan kompetensi kepemimpinan yang dapat mempercepat karier mereka.
Meow! Tanya Nesi!
😸