Drama 4 Gol Memukau! DPMM FC vs Tampines Rovers Imbang 2-2 di Si Jalak Harupat
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Ringkasan Singkat
- Hide Higashikawa membuka skor dalam 2 menit pertama, memberi Tampines Rovers keunggulan awal.
- DPMM FC bangkit di babak kedua, mencetak dua gol lewat Ali Rahman Azwan dan Santis Oscar.
- Gol penyeimbang dari Ramli Faris memastikan hasil akhir 2-2, menambah ketegangan grup A Piala Presiden 2026.
Pertandingan pembuka Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, menyuguhkan aksi menegangkan antara DPMM FC dan Tampines Rovers. Kedua tim menampilkan taktik agresif, pertahanan tinggi, dan serangan balasan yang memukau.
Sejak peluit pertama, Hide Higashikawa menunjukkan keberanian dengan menembus lini belakang lawan dalam dua menit pertama. Bola meluncur ke sudut atas gawang, menambah keunggulan 1-0 bagi Tampines. DPMM FC, yang terdesak, segera mengubah formasi menjadi lebih menyerang, menekan tinggi dan menutup ruang-ruang krusial.
Babak pertama berakhir dengan skor 1-0, namun tekanan DPMM tidak surut. Pada menit keā47, Ali Rahman Azwan memanfaatkan kesalahan pertahanan Tampines dan menyamakan kedudukan 1-1. Momentum beralih, dan DPMM FC terus menekan. Menit keā60, Santis Oscar menembak dari luar kotak penalti, menambah satu gol lagi untuk Brunei.
Terdesak, Tampines Rovers meningkatkan intensitas serangan. Kolaborasi apik antara Kenshin Yamazaki dan Ramli Faris di kotak penalti menghasilkan gol penyeimbang pada menit keā71. Skor 2-2 bertahan hingga peluit akhir, menutup laga dengan drama empat gol yang tak terlupakan.
Analisis Pakar
Secara taktis, Tampines Rovers memulai dengan strategi menahan bola di lini pertahanan, menunggu peluang cepat. Keputusan Higashikawa untuk menembus pertahanan lawan dalam dua menit pertama menunjukkan keberanian yang jarang terlihat pada tim yang biasanya lebih mengandalkan serangan balik. Namun, pendekatan defensif berlebihan pada paruh pertama memberi ruang bagi DPMM FC untuk menyesuaikan tekanan tinggi.
DPMM FC, di sisi lain, menampilkan fleksibilitas taktik yang mengesankan. Pergeseran ke pressing tinggi pada babak kedua tidak hanya memaksa kesalahan lawan, tetapi juga membuka celah di lini belakang Tampines. Gol Azwan dan Oscar adalah bukti bahwa DPMM mampu memanfaatkan transisi cepat dari pertahanan ke serangan, sebuah kualitas yang sangat penting dalam kompetisi grup.
Namun, yang paling menarik adalah kemampuan Tampines Rovers untuk bangkit kembali. Kolaborasi antara Yamazaki dan Faris di kotak penalti menandakan latihan standar situasi bola mati yang matang. Gol penyeimbang tersebut bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil dari persiapan taktis yang matang.
Ke depan, kedua tim harus meninjau kelemahan mereka. Tampines perlu menyeimbangkan antara pertahanan solid dan transisi menyerang yang lebih cepat, sementara DPMM FC harus menjaga konsistensi pressing tanpa mengorbankan keseimbangan lini tengah. Pertarungan selanjutnya di grup A akan menjadi ujian nyata bagi strategi masingāmasing.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Siapa pencetak gol pertama dalam pertandingan DPMM FC vs Tampines Rovers?
A: Hide Higashikawa mencetak gol pertama untuk Tampines Rovers pada menit keā2. - Q: Di mana laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026 digelar?
A: Pertandingan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung. - Q: Berapa total gol yang tercipta dalam pertandingan ini?
A: Empat gol tercipta, menghasilkan skor akhir 2-2.


