Bikin Candu! 18 Film dan Drakor Kim Go Eun Ini Wajib Masuk Watchlist, Mana Favoritmu?
Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Ringkasan Singkat
- Aktris Serba Bisa: Kim Go Eun dikenal memiliki kemampuan akting luar biasa yang membuatnya sukses menyabet penghargaan Aktris Terbaik di Baeksang Arts Awards 2024 lewat film Exhuma.
- Portofolio Ikonik: Sejak debutnya pada tahun 2012, hampir semua proyek film dan drama yang ia bintangi selalu populer, mulai dari drakor legendaris Goblin hingga serial unik Yumi's Cells.
- Proyek Masa Depan: Penggemar dimanjakan dengan deretan karya terbaru seperti The Price of Confession di Netflix dan film romansa hangat Love in the Big City.
Hey K-Drama lovers! Siapa sih di sini yang nggak kenal sama si cantik berwajah unik dan akting super jenius, Kim Go Eun? Lahir pada 2 Juli 1991, aktris satu ini emang nggak pernah gagal bikin kita terpukau. Bayangkan aja, sejak debut tahun 2012, hampir semua proyek yang dia sentuh selalu sukses besar di pasaran! Puncaknya, kemarin dia sukses menyabet penghargaan Aktris Terbaik di Baeksang Arts Awards 2024 lewat perannya sebagai dukun hits Hwa-rim di film horor fenomenal, Exhuma. Keren banget, kan?
Nah, buat kamu yang mau marathon karya-karyanya atau sekadar nostalgia, yuk intip 18 rekomendasi film dan drama Korea terbaik Kim Go Eun yang dijamin bikin kamu susah move on!
Pertama, ada drakor super gemas Yumi's Cells yang berjalan hingga tiga musim (musim ketiga tayang April-Mei 2026). Drama adaptasi webtoon ini unik banget karena menggabungkan live-action dengan animasi sel-sel otak Yumi yang lucu abis. Lalu, siap-siap dibikin tegang lewat serial thriller misteri Netflix mendatang, The Price of Confession. Di sini, Kim Go Eun bakal berperan sebagai Mo Eun, narapidana misterius berjuluk 'penyihir' yang beradu peran dengan aktris senior Jeon Do Yeon. Menegangkan banget!
Nggak cuma itu, Netflix juga siap merilis drama original emosional berjudul You and Everything Else pada September 2025, mengisahkan persahabatan penuh lika-liku antara Kim Go Eun dan Park Ji Hyun. Sementara di layar lebar, selain kesuksesan luar biasa Exhuma di awal tahun 2024, Kim Go Eun juga baru saja menyapa penggemar lewat film romansa modern Love in the Big City yang tayang Oktober 2024 kemarin bersama Noh Sang Hyun.
Mundur sedikit ke belakang, kita punya drakor thriller misteri penuh plot twist, Little Women (2022), di mana ia menjadi kakak sulung yang nekat demi melindungi adik-adiknya. Ada juga film musikal sejarah yang megah, Hero (2022), drakor fantasi romantis bareng Lee Min Ho dalam The King: Eternal Monarch (2020), serta film romansa manis yang bikin baper brutal bersama Jung Hae In, Tune in Love (2019).
Jangan lupakan juga karya-karya ikonik lainnya seperti film drama komedi Sunset in My Hometown (2018), film keluarga yang menguras air mata Canola (2016), hingga drakor legendaris sepanjang masa, Goblin (Guardian: The Lonely and Great God) yang tayang akhir 2016 lalu. Chemistry-nya dengan Gong Yoo di drama ini bener-bener legendaris dan melambungkan namanya ke kancah internasional!
Untuk melengkapi daftar tontonanmu, kamu juga wajib menyaksikan drakor romansa kuliah Cheese in the Trap (2016), film laga sejarah Memories of the Sword (2015), film misteri hukum The Advocate: A Missing Body (2015), film thriller menegangkan Monster (2014), film kriminal kelam Coin Locker Girl (2014), hingga film debutnya yang super berani dan kontroversial, A Muse (Eungyo) pada tahun 2012 yang langsung menyapu bersih penghargaan Aktris Pendatang Baru Terbaik di berbagai ajang bergengsi.
Analisis Pakar
Sebagai pengamat budaya pop, saya melihat Kim Go Eun bukan sekadar aktris yang 'beruntung' mendapatkan naskah bagus. Dia adalah definisi nyata dari bunglon industri hiburan Korea Selatan. Kemampuannya untuk bertransisi dari karakter siswi SMA yang ceria di Goblin, menjadi mahasiswi realistis di Cheese in the Trap, hingga dukun karismatik di Exhuma menunjukkan jangkauan akting (acting range) yang luar biasa lebar. Jarang ada aktris seangkatannya yang berani mengambil risiko sebesar Go Eun dalam memilih peran.
Keberanian ini sebenarnya sudah terlihat sejak awal kariernya lewat film debut A Muse (Eungyo). Di saat banyak aktris pendatang baru menghindari peran yang berisiko memicu kontroversi, Go Eun justru melompat tanpa ragu. Keputusan berani ini terbukti tepat karena langsung mengukuhkan posisinya sebagai aktris 'serius' di mata para kritikus film Chungmuro, bukan sekadar bintang hallyu yang menjual visual semata.
Menariknya lagi, Kim Go Eun memiliki kemampuan langka untuk membangun chemistry instan dengan lawan mainnya, siapa pun itu. Baik saat bersanding dengan aktor senior seperti Gong Yoo, aktor seumuran seperti Jung Hae In, hingga aktor yang lebih muda seperti Lee Do Hyun, interaksi mereka selalu terasa organik dan hidup. Inilah alasan mengapa setiap proyek yang dibintanginya selalu sukses membuat penonton terhanyut dan susah move on.
Ke depan, dengan proyek-proyek menantang seperti The Price of Confession di Netflix, Go Eun tampaknya masih enggan bermain aman. Dia terus mendobrak batas kemampuannya. Bagi industri hiburan global, Kim Go Eun adalah aset berharga yang membuktikan bahwa kualitas akting yang solid dan pilihan proyek yang cerdas adalah kunci utama umur panjang (longevity) seorang aktor di tengah gempuran tren yang


