⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5 di 57 km S of Sarangani, Philippines pada 25/7/2026, 13.46.06. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.

12 Pemain Naturalisasi Siap Gelar, Tapi Siapa yang Tinggal di Bangku? Daftar Absensi Piala AFF 2026 Terungkap!

Olahraga
Eka SaputraEka Saputra
Eka Saputra
Eka Saputra
Pakar MotoGP & Basket

Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

12 Pemain Naturalisasi Siap Gelar, Tapi Siapa yang Tinggal di Bangku? Daftar Absensi Piala AFF 2026 Terungkap!
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Pelatih John Herdman mengumumkan 26 pemain untuk Piala AFF 2026, hampir setengahnya berstatus naturalisasi.
  • 12 pemain naturalisasi terdaftar, namun beberapa nama besar seperti Maarten Paes, Emil Audero, Jay Idzes, dan Calvin Verdonk tidak masuk seleksi.
  • Bek, gelandang, dan penyerang dari klub Eropa tetap absen, membuka peluang bagi pemain lokal dan naturalisasi baru.

Ketua pelatih John Herdman baru-baru ini mengeluarkan daftar 26 nama yang akan memakai jersey Merah Putih pada Piala AFF 2026. Dari 26 nama tersebut, hampir separuh berstatus naturalisasi, menambah warna keberagaman bagi Timnas Indonesia.

Di lini bek, kita melihat Tim Geypens, Jordi Amat, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, dan Justin Hubner yang semuanya siap mempertahankan benteng. Sementara di tengah lapangan, Eliano Reijnders, Thom Haye, Marc Klok, dan Ivar Jenner mengatur tempo dengan kecerdasan taktis. Di depan, Ragnar Oratmangoen, Jens Raven, dan muka baru Mitchell Baker menancapkan harapan gol.

Namun, tidak semua naturalisasi berkesempatan. Dua kiper andalan, Maarten Paes dan Emil Audero, yang biasa berganti menjaga gawang dalam kualifikasi Piala Dunia 2026, tidak terdaftar, sehingga Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, dan M Riyandi menjadi pilihan cadangan. Selain itu, bek-bek andalan seperti Jay Idzes, Kevin Diks, Mees Hilgers, dan Dean James, serta winger Calvin Verdonk yang juga bisa bermain sebagai full back atau gelandang, tetap tercatat sebagai absen karena komitmen klub Eropa.

Di sektor tengah, Nathan Tjoe-A-On dan Joey Pelupessy, yang masih menjalani karier di Liga Belanda dan Liga Inggris, juga tidak 'pulang kampung' untuk turnamen pertengahan tahun ini. Sementara di lini depan, Ole Romeny, Adrian Wibowo, dan Miliano Jonathans, meski pernah mencetak caps untuk Timnas, terlihat tidak dipanggil oleh Herdman kali ini.

Analisis Pakar

Sebagai pengamat olahraga yang telah menikmati perkembangan sepak bola Indonesia selama lebih dari dua dekade, saya melihat keputusan John Herdman untuk mengandalkan pemain naturalisasi sebagai refleksi dari strategi panjang yang ingin membangun kedalaman skuad tanpa mengandalkan hanya bakat lokal yang masih dalam proses maturasi. Dengan menambahkan nama-nama seperti Justin Hubner yang masih aktif di Fortuna Sittard dan Mitchell Baker dari Georgetown Hoyas, pelatih menunjukkan kepercayaan terhadap pengalaman liga Eropa, meski ketersediaan mereka untuk turnamen regional masih menjadi tanda tanya.

Taktis, pilihan bek seperti Tim Geypens dan Jordi Amat memberikan kombinasi antara kekuatan fisik dan kemampuan membaca permainan yang diperlukan untuk menghadapi gaya cepat dan fisik tim-tim ASEAN. Di tengah lapangan, kehadiran Marc Klok dan Eliano Reijnders menambah variasi dalam pembangunan serangan, dengan Klok yang dikenal memiliki vision panjang dan Reijnders yang lebih menekan tekanan tinggi. Ini bisa menjadi kunci untuk mengontrol tempo melawan tim yang lebih menekan transaksi cepat seperti Vietnam atau Thailand.

Namun, absensi kiper seperti Maarten Paes dan Emil Audero mengangkat pertanyaan tentang kestabilan posisi gol. Meskipun Cahya Supriadi dan Nadeo Argawinata telah menunjukkan performa yang solid di liga domestik, pengalaman mereka di tingkat internasional masih terbatas. Ini bisa menjadi celah yang akan dieksploitasi oleh tim lawan yang mengandalkan serangan dari luar luas. Oleh karena itu, staf teknis harus menyiapkan rutin latihan khusus untuk meningkatkan kemampuan reaksi dan komunikasi lini belakang.

Terakhir, keputusan untuk tidak memanggil pemain seperti Jay Idzes, Kevin Diks, atau Calvin Verdonk mungkin dipengaruhi oleh faktor klub dan jadwal kompetisi Eropa yang masih padat. Meskipun kehilangan mereka mengurangi opsi variasi di flank, ini juga membuka jalan bagi pemain seperti Sandy Walsh dan Shayne Pattynama untuk memperluas peran mereka. Saya percaya bahwa dengan kombinasi yang tepat antara naturalisasi berpengalaman dan talenta lokal yang sedang tumbuh, Timnas Indonesia memiliki potensi untuk menorehkan prestasi maksimal di Piala AFF 2026, asalkan dapat mengatasi tantangan konsistensi dan kemahiran dalam situasi tekanan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Siapa saja pemain naturalisasi yang tidak terpilih untuk Piala AFF 2026?
    A: Maarten Paes, Emil Audero, Jay Idzes, Kevin Diks, Mees Hilgers, Dean James, Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, Ole Romeny, Adrian Wibowo, dan Miliano Jonathans adalah beberapa nama naturalisasi yang tidak masuk seleksi.
  • Q: Mengapa John Herdman tidak memanggil kiper seperti Maarten Paes dan Emil Audero?
    A: Kedua kiper tersebut masih berkomitmen dengan klub Eropa dan tidak dapat dijamin ketersediaannya untuk turnamen regional, sehingga pelatih memilih cadangan domestik seperti Cahya Supriadi, Nadeo Argawinata, dan M Riyandi.
  • Q: Apakah absensi bek seperti Jay Idzes dan Kevin Diks akan mempengaruhi pertahanan Timnas Indonesia?
    A: Meskipun kehilangan bek berpengalaman seperti Idzes dan Diks mengurangi opsi variasi di flank, pengganti seperti Tim Geypens, Jordi Amat, dan Sandy Walsh masih memberikan kekuatan fisik dan taktik yang cukup kompetitif untuk level ASEAN.
Meow! Tanya Nesi!
😸