Dua Konser Besar di Jakarta Ini Bikin Penasaran! Yuk, Intip Jadwalnya Sekarang!
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Ringkasan Singkat
- Konser Akbar Monas akan digelar secara gratis di Monas pada 18 Juli 2026 dengan kolaborasi Jakarta Simfonia Orchestra dan Jakarta Oratorio Society.
- Afgan mengadakan konser Retrospektif: The Concert di JICC untuk merayakan 18 tahun karier, menampilkan kolaborasi dengan Kris Dayanti, Mahalini, dan Petra Sihombing.
- Keduanya menjadi sorotan akhir pekan Jakarta, menawarkan pengalaman musik klasik dan nostalgia secara bersamaan.
Jakarta akan menjadi panggung utama bagi para penggemar musik pada Sabtu, 18 Juli 2026! Dari konser musik klasik gratis hingga perayaan karier legendaris, ada dua acara yang wajib diketahui. Yuk, kita bahas satu per satu agar tidak ketinggalan!
Konser Akbar Monas akan menghadirkan Stephen Tong sebagai maestro utama, menggiring lebih dari 200 musisi dari Jakarta Simfonia Orchestra dan Jakarta Oratorio Society. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum, mulai pukul 18.30 WIB di Monas. Penonton bisa menikmati lagu nasional dan karya orkestra klasik di bawah langit Jakarta. Jangan lupa, pintu area dibuka sejak 17.00 WIB, dan bisa diakses via Transjakarta di halte Balai Kota atau Gambir.
Sementara itu, Afgan mengadakan konser tunggal terbesar dalam rangka merayakan 18 tahun karier musiknya. Afgan Retrospektif: The Concert akan digelar di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan. Konser ini menampilkan kolaborasi dengan Kris Dayanti, Mahalini, dan Petra Sihombing, dipandu oleh Erwin Gutawa Orchestra. Penonton VVIP dan Diamond bisa ikut soundcheck experience mulai pukul 15.00 WIB, sementara konser utama dimulai pukul 20.00 WIB. Exhibition terbuka mulai 13.00 WIB, dan bisa diakses via Transjakarta di halte Gerbang Pemuda.
Analisis Pakar
Sebagai pengamat budaya pop yang selalu update, saya lihat dua acara ini sebagai cerminan dinamika musik Indonesia. Konser Akbar Monas justru menjadi kejutan menarik karena menggabungkan musik klasik dengan ruang terbuka publik. Ini bukan cuma soal hiburan, tapi juga upaya memperkenalkan musik klasik ke generasi muda yang mungkin belum pernah 'dekati' orkestra. Stephen Tong sebagai maestro pasti akan menambah pesona, apalagi dengan kolaborasi lintas organisasi musik. Saya yakin acara ini bisa jadi 'gateway' bagi pecinta musik untuk mengeksplor lebih dalam.
Di sisi lain, konser Afgan Retrospektif: The Concert justru terasa lebih personal. 18 tahun karier adalah angka yang mengagumkan, dan Afgan memang salah satu musisi yang konsisten menyuguhkan karya-karyanya. Kolaborasi dengan Kris Dayanti, Mahalini, dan Petra Sihombing justru menambah warna, karena masing-masing punya gaya unik yang bisa melengkapi eksistensi Afgan. Saya penasaran dengan konsep 'Grand Symphonic Universe' yang dipakai—apakah akan menggabungkan elem-elem orkestra dengan nuansa modern? Jika iya, ini bisa jadi konser yang tak hanya nostalgia, tapi juga inovasi.
Yang menarik, keduanya justru saling melengkapi. Konser Monas lebih ke arah edukatif dan inklusif, sementara konser Afgan lebih ke arah eksklusif dan emosional. Ini menunjukkan betapa musik di Indonesia punya ruang untuk berbagai kalangan. Saya yakin, penonton dari kedua acara ini akan pulang dengan perasaan yang berbeda-beda, tapi pasti akan menggugah.
Namun, saya juga ingin menyinggung tantangan logistik. Dengan dua acara besar di lokasi yang berbeda, Jakarta akan ramai. Semoga pihak penyelenggara sudah mempersiapkan strategi kemudahan akses, terutama untuk pengguna transportasi umum. Kalau tidak, bisa-bisa malah jadi 'konser macet'!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Apakah Konser Akbar Monas benar-benar gratis?
A: Iya, acara ini gratis dan terbuka untuk umum tanpa registrasi. - Q: Apa saja lagu yang akan dibawakan Afgan di konser Retrospektif?
A: Afgan diperkirakan akan membawakan sekitar 30 lagu pilihan dari seluruh fase kariernya, termasuk kolaborasi dengan Kris Dayanti, Mahalini, dan Petra Sihombing. - Q: Bagaimana cara menuju ke lokasi konser Afgan?
A: Penonton bisa menggunakan Transjakarta dan turun di halte Gerbang Pemuda, dekat dengan JICC.
BERITA TERKAIT

Wow! Ini Dia Daftar Artis yang Bakal Meriahkan Final Piala Dunia 2026!

Medan Kembali Lancar: Ini Strategi Hebat Patra Niaga dan BPH Migas Pulihkan Distribusi BBM!
